Alice'S Magic Privalige

Alice'S Magic Privalige
Glen dan Freya Melaporkan Misi ke Guild Gasta


__ADS_3

Mereka berdua yang sudah menghabiskan waktu sepuluh hari di kerajaan Suhi. Setelah menyelesaikan administrasi guild Suhi yang akan mengambil dokumen laporan dan membawanya ke guild Gasta. Glen dan Freya segera menggunakan transfortasi teleportasi pada portal kerajaan hingga sampai ke kerajaan Gasta.


Mereka yang baru saja sampai langsung menuju guild Gasta memberikan hasil laporan yang sudah mereka bawa dari kerajaan Suhi.


"Kalian yang terakhir." Jawab Gerry yang melihat Glen dan Freya sudah tiba di dalam guild.


"Arlan sudah menyelesaikan misinya?" tanya Glen.


"Iya. Sudah seminggu yang lalu. Mereka hanya menyelesaikan misi dalam waktu 3 hari. Sedangkan Dylan dan Aleda baru saja tiba 3 hari yang lalu." Jawab Gerry menjelaskan kepada Glen.


"Ayo masuk ke ruangan."Jawab Gerry mengajak mereka ke ruangan private di guild Gasta.


"Ini dokumen yang harus kami sampaikan kepada Anda Pak." Jawab Glen memberikan dokumen yang di bawa olehnya dari kerjaan Suhi.


"Aku akan membaca hasil laporannya terlebih dahulu." Jawab Gerry


"Jadi bagaimana dengan mereka pak? Apa yang mereka lawan?" tanya Freya untuk memastikan apa yang sudah di lalui oleh Alice dan lainnya.


"Semuannya baik-baik saja. Bahkan di luar ekspektasi." Jawab Gerry yang masih fokus melihat hasil laporan yang di bawa oleh Freya dan Glen.


"Wah, kalian juga yang di seperti mereka. Sudah tidak terkejut lagi jika generasi sekarang melebih generasi sebelumnya." Jawab Gerry sendiri yang sedang melihat halaman terakhir dari hasil laporan.


"Kenapa?" tanya Glen.


"Monster cacing tanah yang kalian kalah itu bukanlah sembarangan monster cacing tanah. Dia adalah penyubur tanah yang menjadi perusak tanah itu sendiri. Seperti yang sudah di tuliskan pada laporan, aku juga pernah mendapatkan masalah ini beberapa kali. Dan ini yang paling mudah." Jawab Gerry.


"Paling mudah?" tanya Glen.


"Iya. Semakin suburnya tanah sebuah wilayah maka akan mengundang monster cacing tanah datang dengan membawa bencana. Lalu monster cacing tanah akan hibernasi untuk menyerap semua esensi kesuburan tanah itu sendiri untuk meningkatkan kekuatannya dan juga melahirkan bayi-bayi pada telur yang akan di tetaskan ya. Beberapa kali aku menerima kasus monster cacing tanah, selalu ada korban jiwa dan juga kehancuran yang cukup fatal. Tapi kalian menyelesaikan ini dengan begitu baik. Pantas saja Raja Steven menghadiahkan kalian lebih banyak daripada misi yang seharusnya. Aku juga akan melakukan hal yang sama jika itu terjadi." Jawab Gerry.


"Itu semua karena beberapa catatan salinan buku monster yang aku catat di perpustakaan. Sehingga kami bisa mengetahui situasi dengan cepat." Jawab Freya.

__ADS_1


"Iya. Karena bantuan dari buku itu kami bisa memahami situasi." Jawab Glen yang berfikir bahwa buku catatan yang ada pada Freya banyak membantu.


"Tidak juga, bukan hanya itu. Tapi kalian mampu membuat strategi yang tepat dalam menghadapi situasi seperti itu. Ingatlah, misi yang kalian jalanin selama ini semua karena untuk melatih kalian dalam membuat strategi yang tepat untuk menghadapi situasi yang kalian hadapi." Jawab Gerry.


"Benar juga yang Pak Gerry bilang. Ini semua karena strategi yang dibuat oleh pangeran Glen makanya kami bisa mengalahkan monster cacing tanah." Jawab Freya.


"Tidak juga, semua ini berkat kekuatan api Freya dan juga semua penduduk yang telah membantu ku." Jawab Glen.


"Semakin lama, aku melihat kalian semakin kompak saja." Jawab Gerry tertawa.


"Jadi pak, apa yang sudah dikalahkan oleh kedua grup itu?" tanya Freya yang sangat penasaran dengan monster apa yang sudah di kalahkan oleh Alice dan lainnya.


"Aku juga ingin mengetahuinya." Jawab Glen.


"Sebenarnya kalian bisa membacanya nanti setelah aku membuat buku hasil laporan kalian semua di perpustakaan. Tapi karena kalian sudah ada di sini. Aku akan menceritakan dengan singkat." Jawab Gerry dan Glen serta Freya siap mendengarkan.


"Alice dan Arlan mengalahkan monster belut listrik beracun di desa fungi."


"Kalian semua mengalahkan monster tingkat tinggi yang seharusnya di lawan oleh penyihir tingkat puncak level 9 sekitar 5-10 orang. Tapi kalian mengalahkan monster-monster itu dengan kekuatan kalian saja." Jawab Gerry.


"Apa mereka mengalahkan monster-monster itu sendiri?" tanya Glen.


"Alen dan Alice hanya mereka berdua. Aleda dan Dylan mereka di bantu oleh mantan prajurit, penyihir tingkat puncak akhir yaitu level 9. Tapi, mereka hanya mengalahkan 1 monster sedangkan kalian melawan banyak monster sekaligus." Jawab Gerry.


"Jika di bandingkan, monster yang mana yang lebih besar kekuatannya?" tanya Glen yang sangat mementingkan dirinya tidak boleh kalah kuat daripada sepupunya yaitu Arlan.


"Hmmmmmmm, mungkin monster belut listrik beracun." Jawab Gerry.


"Apakah aku kalah lagi?" tanya Glen.


"Pangeran Glen stop terobsesi mengalahkan pangeran Arlan." Jawab Freya dengan menepuk pundak Glen.

__ADS_1


"Kalian akan mengetahuinya jika melihatnya di gudang pemotongan monster." Jawab Gerry yang mengajak mereka ke gudang tempat pemotongan daging monster.


Gudang pemotongan monster yang berada di samping gedung guild. Gudang pemotongan ini bertugas untuk memotong daging monster hasil buruan dari para penyihir yang sudah menyelesaikan misi yang ada di guild.


Untuk memisahkan daging dari tulang dan semua hal yang ada pada monster.


"Haaaaaaaaa." Glen dan Freya terkejut dengan kepala monster belut listrik beracun yang sudah memenuhi setengah dari ruangan pemotongan.


"Kalian lihat sendiri seberapa besar monster belut listrik beracun yang mereka kalahkan." Jawab Gerry yang menunjukan bahwa kepala monster belut listrik sudah hampir selesai di pisahkan antara daging dengan tulangnya.


"Darah monster belut listrik ini juga mengandung racun yang dapat di jadikan penelitian untuk racun yang bisa digunakan mengalahkan hama pada pertanian dan perkebunan." Jawab Gerry.


"Sayangnya mereka hanya membawa kepalanya saja dan tubuh monster belut listrik beracun terbawa arus oleh air sungai." Jawab Gerry lagi.


"Pantas saja pak Gerry bisa mengatakan hal ini. Aku juga baru pertama kali melihat monster sebesar ini." Jawab Freya dalam hati


"Lagi-lagi aku kalah darinya." Jawab Glen dalam hati.


"Dan tulang-belulangnya akan digunakan untuk hal lain. Semuannya berguna." Jawab Gerry tertawa.


Setelah melihat monster belut listrik beracun di dalam gudang pemotongan, Glen dan Freya keluar dari guild dan pergi ke asrama akademi.


"Bagaimana mereka bisa mengalahkan monster sebesar itu?" tanya Freya yang bertanya sendiri saat berjalan ke asrama guild bersama Glen.


"Bahkan itu setengah dari ukuran monster yang kita kalahkan." Jawab Glen.


"Iya. Induk monster cacing tanah yang kita kalahkan." Jawab Freya.


"Hmm."


"Baiklah, kita akan lebih semangat dan harus meningkatkan kekuatan kita lagi untuk mengalahkan mereka." Jawab Freya.

__ADS_1


__ADS_2