
Semua orang terlihat sangat segar bugar setelah dua hari istirahat di camp militer. Setelah menyelesaikan misi dari Hutan Larangan mereka semua beristirahat untuk memulihkan tenaga sihir. Kecuali Alice, Arlan dan Darren yang langsung sibuk dengan kegiatannya sendiri.
"Kalian semua sudah tidak apa-apa?" tanya Darren kepada semua orang ada di depan lingkaran sihir teleportasi yang berada di keluar gerbang camp militer. Mereka semua sudah bersiap untuk kembali ke Guild kerajaan Gasta.
"Aku sudah pulih Senior." Jawab Haura.
"Aku juga sudah baik-baik saja." Jawab Evan. Dan yang lainnya menjawab dengan keadaan yang baik tentang kondisi mereka.
"Baguslah, sekarang ayo kita kembali ke Guild ." Jawab Darren dan mereka semua menganggukkan kepalanya dan mengikuti Darren di jalan memasuki lingkaran sihir teleportasi. Mereka semua sudah berdiri di atas lingkaran sihir teleportasi dan langsung mengaktifkan.
Beberapa menit kemudian mereka sudah tiba di kerajaan Gasta. Mereka semua berjalan langsung ke arah guild.
"Kalian?" tanya Gerry yang sangat terkejut melihat sembilan orang yang dikenal olehnya tiba di dalam guild.
"Kenapa wajah mu terkejut seperti itu?" tanya Darren.
"Tidak apa-apa. Para senior tunggu di sini. Aku akan memberitahukan mereka untuk datang." Ucap Gerry yang langsung pergi untuk memerintahkan dua pengawal untuk memberitahukan kepada raja dan juga guru Viola.
Mereka semua di bawa oleh Gerry ke dalam aula untuk menunggu kedatangan raja dan juga Viola.
__ADS_1
"Bagaimana keadaan kalian?" tanya Gerry yang melihat keadaan mereka yang sepertinya baik-baik saja tanpa ada luka.
"Bersyukur bisa keluar dari hutan larangan." Jawab Aleda.
"Apakah hutan larangan sebegitu menakutkan?" tanya Gerry yang penasaran.
Tiba-tiba pelayan Guild datang membawa beberapa gelas minum dan juga makanan untuk mereka santap. Menunggu kedatangan Viola dan Raja Ansel. Setelah beberapa saat menunggu kedatangan Viola dan juga Raja Ansel, mereka datang dan laporan pada rapat di mulai. Semua orang memberikan penghormatan kepada Viola dan Ansel yang baru saja tiba dan juga duduk bersama untuk mendengarkan laporan pada rapat hari ini.
"Kita mulai, apa yang terjadi selengkapnya setelah mendapatkan surat dari mu Darren." Ucap Ansel kepada Darren.
"Baik raja. Aku mulai, kami masuk ke dalam hutan larangan berada di pinggir hutan yang dekat dengan sungai. Kami menemukan gua yang berada tidak jauh dari aliran sungai itu. Dan kami menemukan monster ular tanah yang sedang mengejar seekor monster tikus. Tanpa sengaja kami mengikuti mereka sampai di gua itu. Kami melihat ular tanah itu sedang menunggu di depan gua. Singkat cerita kami membunuhnya tanpa membuat keributan yang banyak dengan memancing banyak monster lainnya untuk mendekat. Aku menggunakan pelindung dan mereka berdua yang mengalahkan." Jawab Darren yang menceritakan dengan singkat apa yang terjadi saat pertama kali mereka datang ke Hutan Larangan.
"Lalu?" tanya Gerry.
"Aku mengumpulkan 200 jamur herbal. Alice mengumpulkan 300 jamur herbal. Dan paman Darren mendapatkan 500 jamur herbal." Jawab Arlan.
"Sebanyak itu?" tanya Gerry yang terkejut.
"Iya. Mungkin ini efek dari setelah badai yang terjadi selama berhari-hari. Aku juga lupa memberitahu kepada semuanya tentang kondisi cuaca yang ada di dalam Hutan Larangan. Aku baru mengingatnya bahwa kondisi cuaca yang ada di dalam hutan larangan itu terdapat dua jenis cuaca yaitu panas selama 1-2 hari. Sedangkan hujan badai bisa 3-4 hari." Jawab Darren.
__ADS_1
Semua yang mendengarkan hal itu benar-benar terkejut dan mereka juga merasa sangat beruntung karena keluar dengan cepat dari Hutan Larangan.
"Aku benar-benar terkejut saat mendengar bahwa kalian semua sudah keluar dari Hutan Larangan. Tapi ternyata kalian semua baik-baik saja setelah melewati misi di hutan Larangan." Jawab Viola.
"Hanya itu yang ingin kami laporkan sesuai dengan apa yang sudah saya ceritakan di dalam surat." Jawab Darren yang sudah menyelesaikan laporannya kepada guild.
"Baiklah. Aku ingin mendengar cerita selanjutnya." Jawab Ansel.
"Kami juga baru menyimpulkan tentang kondisi cuaca yang di katakan oleh senior Darren. Kami juga mengalami hal yang hampir sama. Kami bertemu dengan kelompok kadal api di pegunungan yang memakan monster lalat. Untuk menghindari Pertarungan, kami tidak mendekati monster kadal, diam-diam pergi. Kami terjatuh di jurang saat menghindari monster kadal dan jatuh dari pohon ke aliran sungai besar. Kami hanyut dan terjatuh dari air terjun lagi hingga ke dasar sungai. Kami juga bertemu dengan kelompok monster ikan Hypostomus plecostomus yang berada di bawah air terjun saat kami jatuh." Jawab Evan.
"Kawanan monster ikan Hypostomus plecostomus?" tanya Gerry yang sudah lama tidak mendapatkan monster ikan Hypostomus plecostomus.
"Iya. Kami juga membawanya." Jawab Evan yang menunjuk satu ekor monster ikan Hypostomus plecostomus yang sudah di bunuh mereka bertiga. Gerry benar-benar sangat suka dan langsung memegang sisik monster ikan Hypostomus plecostomus yang sudah mati berada di atas meja.
"Lanjutkan ceritanya." Jawab Viola.
"Kami mengalahkan mereka di dalam sarang maupun di luar sarang. Setelah itu kami mengalami hal yang sama seperti kelompok senior Darren yang harus berteduh dari badai hujan. Kami juga berteduh dan setelah itu kami mendapat jamur herbal di sekitar. Aku mendapatkan 97 buah jamur herbal. Glen mendapatkan 123 buah jamur herbal. Freya mendapatkan 80 buah jamur herbal yang di petiknya." Jawab Evan yang menjelaskan.
"Kami juga berfikir bahwa, tumbuhnya jamur herbal ini juga karena ada badai hujan yang terus menerus memberikan kesuburan pada tanah sehingga tanah memberikan hasil dengan menumbuhkan jamur herbal." Jawab Evan yang juga menyimpulkannya.
__ADS_1
"Kenapa begitu?" tanya Gerry.
"Apa yang dikatakan oleh senior Darren itulah yang kami simpulkan juga. Bahwa di dalam hutan larangan terdapat dua musim yaitu musim panas dan musim hujan. Tapi hujan yang ada di hutan larangan bukan hujan biasa melainkan hujan badai dan durasi hujan badai memakan beberapa hari tidak seperti cuaca panas. Kami sudah beberapa hari di dalam hutan larangan dan mendapatkan kesimpulan seperti itu. Maka saat senior Darren mengatakan hal itu sama dengan apa yang kami simpulkan." Jawab Evan.