
Alice, Arlan dan Darren menggunakan sihir teleportasi untuk kembali ke dunia luar. Meninggalkan hutan larangan dan kembali ke camp militer. Mereka bertiga mengeluarkan jimat teleportasi dan mulai menggunakannya. Mereka semua masuk ke dalam portal teleportasi dan keluar dari hutan larangan.
"Akhirnya kita kembali." Jawab Alice yang berada di lingkaran portal teleportasi yang berada di luar camp militer kerajaan Gasta.
"Kita melaporkan keadaan dulu. Ayo masuk." Jawab Darren kepada Alice dan Arlan. Mereka berjalan ke arah pintu gerbang camp militer.
"Tuan Darren? Pangeran Arlan? Nona Alice." panggil penjaga yang melihat Darren datang bersama dengan Arlan dan Alice. Mereka bertiga hanya tersenyum saat masuk ke dalam gerbang. Penjaga itu langsung membuka pintu camp militer.
Darren, Alice dan Arlan langsung berjalan ke arah penginapan tempat tinggal mereka biasa di camp militer. Di dalam camp militer, Darren memang sudah memiliki gedung penginapan sendiri karena dia adalah jenderal tertinggi pasukan militer kerajaan Gasta. Sehingga semua orang mengenal Darren dan menghormatinya.
"Kalian pergilah membersihkan diri. Biarkan Papa yang akan melaporkan ke guild tentang kembalinya kita." Jawab Darren.
Darren memerintahkan salah satu anggota prajuritnya untuk menyampaikan keadaan mereka bertiga yang sudah kembali ke raja dan guild. Setelah memerintahkan hal itu, Darren langsung membersihkan dirinya. Prajurit yang bertugas memasak juga sudah menyiapkan makanan untuk mereka. Meraka makan malam bersama setelah itu istirahat.
"Sepertinya memang kita lebih dulu datang kemari. Jika mereka tidak mengerti tentang situasi cuaca yang ada di hutan larangan, mungkin kita akan menunggu mereka 5 hari lagi." Jawab Darren.
"Iya, tapi aku kira mereka akan paham situasi. Dan lebih memungkinkan jika mereka bertemu dengan monster hutan larangan yang tidak bisa di hadapi mereka akan segera kembali." Jawab Arlan.
"Aku harap mereka tidak apa-apa." Jawab Alice.
"Kita akan menunggu mereka sekalian, kalian istirahat lah selama menunggu mereka. Mungkin ini waktu yang bisa kalian gunakan untuk tidak memikirkan banyak hal." Jawab Darren.
"Apakah boleh kami latihan?" tanya Alice.
"Jangan. Putri Papa harus istirahat dengan baik selama beberapa hari ini karena ada hal yang harus Alice kerjakan setelah mereka semua berkumpul." Jawab Darren.
"Maksudnya?" tanya Alice.
__ADS_1
"Seluruh kerajaan akan mengutus beberapa dokter terbaik dan juga teman-teman mu juga akan ikut belajar untuk membuat obat herbal yang Alice buat bersama dengan Mama." Jawab Darren.
"Obat ini?" tanya Alice mengeluarkan botol.
"Iya. Alasan misi ini di gunakan adalah untuk membuat obat penyembuh secara massal. Harus memproduksi banyak obat penyembuh untuk menghadapi krisis di masa depan." Jawab Darren.
"Krisis?" tanya Alice yang tidak tau.
"Kau sudah dewasa sudah waktunya mengetahui alasan Papa dan Mama kembali di sini. Alasannya adalah tentang ramalan buku yang mengatakan bahwa kita akan menghadapi peperangan antara umat manusia dengan monster. Dan Monster terkuat dari para raja adalah monster yang bernama King Mo. Monster yang memiliki 5 kepala dengan tubuh naga dan kekuatan yang dahsyat. Kekuatan sihir elemen sempurna. Ini juga menjadi alasan kenapa para kerajaan menjadi sekutu untuk menghadapi hal itu di masa depan........" Darren menceritakan apa yang di ketahui olehnya di bantu oleh Arlan yang juga sudah mengetahui.
"Jadi mereka juga mengetahui bahwa King Mo akan terlahir kembali?" tanya Alice dalam hati setelah mendengar semua yang dikatakan oleh Darren.
"Tapi yang menjadi pertanyaan adalah, siapa yang sudah membuat ramalan itu?" tanya Alice dan hati.
"Buku ramalan?" tanya Alice yang mempertanyakan hal itu kepada Darren.
"Buku ini? Bukannya ini adalah buku catatan yang aku miliki?" tanya Alice dalam hati melihat cover dan beberapa catatan dan tulisan miliknya sendiri.
"Namun, di halaman terakhir telah sobek sehingga tidak ada yang mengetahui bagaimana kekuatan lengkap dari king mo dan juga bagaimana mengalahkannya. Dalam buku ini hanya mendeskripsikan tentang bentuk fisik monster king mo saja." Jawab Darren.
"Aku tidak pernah membuat tulisan tentang King Mo." Jawab Alice dalam hati.
"Baik Papa, aku akan siap membantu semua orang untuk membuat obat penyembuh yang banyak menggunakan jamur herbal ini." Jawab Alice.
"Baguslah. Makannya sekarang istirahat dengan baik. Kita tunggu kedatangan mereka." Jawab Darren.
Mereka mengakhiri pembicaraan malam itu untuk istirahat. Pagi harinya Arlan mengajukan diri untuk menjaga di perbatasan di depan pintu camp militer. Sedangkan Darren mengerjakan pekerjaan dirinya sebagai jenderal kerajaan. Sedangkan Alice pergi ke laboratorium camp militer untuk menguasai lebih dalam pembuatan jamur herbal menjadi obat penyembuh yang handal.
__ADS_1
Tiba-tiba portal teleportasi bercahaya. 3 orang datang dari portal teleportasi itu. Dylan, Haura dan Aleda keluar dari hutan larangan dan berada di portal teleportasi pintu gerbang camp militer.
"Guru Haura, Aleda, Dylan." Panggil Arlan yang langsung berdiri dan berjalan ke arah mereka.
"Apa yang terjadi? " tanya Arlan yang membantu Dylan untuk bangkit. Mereka semua dalam keadaan tidak baik-baik saja.
"Arlan?" panggil Haura yang memegang dadanya. Aleda dan Dylan yang sudah tidak memiliki tenaga membuat mereka lemas.
"Prajurit ambil tandu dan bawa mereka semua ke ruang pengobatan. Panggil dokter untuk memeriksa mereka." Perintah Arlan kepada mereka semua.
"Baik pangeran." Jawab prajurit dan langsung membawa mereka bertiga ke ruang pengobatan. Memanggil dokter untuk mengecek mereka.
Mereka yang di angkat menggunakan tandu dan di pindahkan ke kasur pasien rumah pengobatan. Di periksa dokter dan di bersihkan luka luarnya dan di gantikan pakaian mereka oleh pelayan lelaki untuk Haura dan Dylan. Dan pelayan wanita yang melayani Aleda.
Arlan menunggu di luar dan memerintahkan kembali beberapa prajurit untuk memberikan informasi keadaan Haura, Dylan dan Aleda kepada Darren dan juga Alice.
"Nona Alice kabar buruk." Ucap seorang prajurit.
"Ada apa?" tanya Alice yang sedang mengisi botol kosong dengan obat penyembuh yang baru selesai di buat oleh Alice.
"Pangeran Dylan, Putri Aleda dan guru Haura sudah kembali. Tapi mereka berada di rumah pengobatan saat ini. Aku di perintahkan oleh pangeran Arlan untuk memberitahu anda dan membawa anda ke sana.
Alice yang mendengar kabar ini dari prajurit langsung membawa beberapa botol obat penyembuh yang sudah selesai di buat olehnya. Dan beberapa obat penyembuh yang belum di kemas ke dalam botol di tinggalkan di dalam laboratorium.
"Apa mereka tidak apa-apa?" tanya Alice yang sudah tiba dan bertanya kepada dokter.
"Mereka terkena racun, racunnya sudah menyebar ke seluruh tubuh mereka sehingga membuat mereka kehilangan kendali sihir yang ada di dalam tubuh mereka nona Alice." Jawab dokter yang sudah memeriksa.
__ADS_1