
"Selanjutnya kita akan membicarakan rencana selanjutnya." Jawab Gerry membuat semua orang kembali memasang wajah serius.
"Aku persilahkan untuk kepala sekolah Akademi sihir dunia yang akan menjelaskannya." Jawab Gerry mempersilahkan Viola untuk menjelaskan rencana selanjutnya.
"Seperti rapat sebelumnya bahwa setiap jamur herbal yang di dapat akan di serahkan langsung kepada perwakilan negara yang mendapatkan. Contoh, Pangeran Arlan yang berasal dari kerajaan Gasta adalah 500 buah jamur herbal yang berarti semua jamur herbal yang di dapat oleh pangeran Arlan adalah untuk pangeran Arlan sendiri. Begitu juga dengan yang lain termasuk dengan Alice dan Darren yang mendapatkannya jamur herbal maka itu adalah milik mereka sendiri. Tidak ada akademi yang ikut campur untuk hal mendapatkan jamur herbal. Dan semua sesuai kesepakatan tim bersama tentang pembagian jamur herbal, itu di perbolehkan." Jelas Viola yang mengingatkan kembali tentang rapat sebelumnya.
"Berarti kami boleh menyatukan jumlah dan membaginya menjadi dua?" tanya Aleda.
"Boleh, semua hanya kesepakatan tim. Orang luar tidak dapat menggangu gugat keputusan tim yang sudah di sepakati." Jawab Viola.
"......." Tim Haura dan Tim Evan saling bermusyawarah tentang hal ini dan mereka belum mau memutuskannya dan melanjutkan untuk mendengarkan penjelasan dari Viola kembali.
"Jamur ini akan digunakan sebagai bahan utama pembuatan obat herbal. Kalian boleh mengirimkan beberapa dokter yang mampu bekerjasama dalam tim dan mengerti ilmu pengobatan dan Alkemis. Untuk itu kalian bisa memberitahu kerajaan untuk mengirimkannya. Para dokter atau Alkemis akan belajar cara pembuatan obat penyembuh yang akan di pimpin langsung oleh Alice." Jawab Viola.
"Aku?" tanya Alice yang terkejut dengan wajah yang bingung.
"Iya sayang, Alice dan Mama yang akan memberikan pelajaran ini. Papa sudah mengatakan hal ini kepada Mama, dan mama setuju untuk membantu, papa juga merasa bahwa Alice tidak akan menolaknya karena semua ini untuk menyelamatkan banyak orang." Jawab Darren.
__ADS_1
"Iya Alice, paman harap kau akan menerima tugas ini. Semua ini dilakukan untuk persiapan perang yang mungkin akan segera terjadi." Jawab Ansel.
"Perang?" tanya beberapa orang yang belum mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan.
"Aku akan menjelaskannya secara singkat tentang hal ini. Mungkin sebagian orang sudah mengetahui dan yang lainnya belum. Aku akan mulai dengan cerita beberapa puluh tahun yang lalu." Jawab Ansel kepada semua orang yang ada di dalam ruangan. Di dalam ruangan itu hanya Ansel, Viola, Darren dan Arlan yang mengetahui apa yang akan di ceritakan oleh Ansel.
"Kami 5 kerajaan pernah mendapatkan sebuah pecahan harta Karun. Saat itu kami menyatukan kunci untuk mendapatkan harta Karun. Kami kira kami mendapatkan harta Karun tapi ternyata kami mendapat sesuatu yang lebih berharga daripada harta Karun. Yaitu sebuah buku. Mungkin sebagian orang kalian pernah mendengar tentang buku ramalan. Tapi kalian harus tau buku ramalan itu adalah harta Karun dari semua yang terjadi di masa lalu."
"Di dalam buku itu tertulis banyak hal tentang monster yang muncul di hadapan kita dan Fenomena alam yang terjadi. Bukan hanya itu, buku itu juga memberitahu tentang bagaimana cara mengalahkan dan juga menghadapi monster dan fenomena yang terjadi. Itulah kenapa kalian semua bisa membaca pecahan dari buku asli tentang berbagai macam monster yang pernah kalian temui."
"Raja Monster yang bernama King Mo. Monster yang memiliki 5 kepala berbentuk naga dengan mengeluarkan 5 elemen sihir yang berbeda. Setiap kepala memiliki kekuatan sihir yang berbeda dan dahsyat. Kekuatannya serangannya sekali dapat menghancurkan satu negara. Di dalam buku itu raja Monster yang bernama King Mo tidak akan bisa di jelaskan dengan kata-kata karena dia adalah raja di antara raja Monster."
"Namun, di dalam buku itu, ada beberapa halaman yang robek. Kami memperkirakan bahwa isi dalam informasi yang hilang adalah tentang mengalahkan monster King Mo. Karena hanya monster King Mo saja yang tidak di jelaskan bagaimana cara menghadapinya dan bagaimana kekuatan detail yang di milikinya. Kami hanya mendapatkan informasi bahwa king mo memiliki 5 kepala dengan kekuatan sihir yang berbeda yang berarti memiliki 5 elemen sihir yang berbeda."
"Jadi benar bahwa mereka mendapatkan buku catatan monster yang aku miliki? Tapi bagaimana dengan halaman tentang King Mo? Siapa yang menulis nya dan siapa yang mengambil halaman terakhir nya? Tapi apa benar itu adalah buku catatan monster yang aku buat?" tanya Alice dalam hati.
"Dan yang lebih jelas bahwa monster King Mo akan terlahir kembali di setiap 100 tahun sekali. Dan kemungkinan dalam perhitungan kami saat itu bahwa monster King Mo akan muncul 1 atau 2 tahun ke depan. Atau Bahkan lebih cepat dari perkiraan kami. Yang terpenting kami harus mempersiapkan hal itu."
__ADS_1
"Karena mendapatkan buku kuno yang berisi ramalan itu adalah anugerah tak terduga bagi kami. Dan kami memutuskan untuk membuat sekolah sihir, dan sekolah akademi sihir dunia yang ada saat ini adalah keputusan rencana yang kami buat untuk melatih generasi seperti kalian menghadapi ancaman di masa depan."
"Kami mulai membuat kerjasama dan juga meningkatkan kekuatan di masing-masing negara, bukan karena ingin mengalahkan satu sama lain tapi untuk menghadapi ramalan yang ada di buku kuno."
"Apa itu bisa di percaya raja?" tanya Gerry.
"Itu hanya ramalan, apakah ada bukti itu akan menjadi kenyataan?" tanya Dylan.
"Iya paman Ansel. Bagaimana mungkin para raja dapat percaya begitu saja tentang ramalan peperangan antara manusia dengan monster?" tanya Glen.
Mereka berkomentar setelah sekian lama mendengar penjelasan cerita dari Ansel.
"Awalnya kami tidak mempercayai hal itu, tapi setelah kami mempelajari isi dari buku itu tentang berbagai jenis monster dan cara menghadapinya dan bagaimana monster itu muncul di tempat seperti apa dan bagaimana ciri-cirinya. Kami sangat terbantu dengan informasi yang ada di dalam buku kuno itu. Kami benar-benar bisa mengurangi kematian untuk menghadapi berbagai monster yang muncul." Jawab Darren.
"Kami dan para raja yang hadir saat itu bukan hanya sekedar mempercayai begitu saja. Kami juga awalnya tidak percaya sampai tuan Darren membuktikan informasi yang ada di dalam kuno." Jawab Viola yang belum menyelesaikan ucapannya di potong oleh Gerry.
"Membuktikannya?" tanya Gerry yang masih belum paham dan mewakili yang lain untuk bertanya.
__ADS_1