
"Bagaimana dengan penampilan ku?" tanya Arlan yang mendatangi membisikkan hal itu.
"Lumayan, tapi jangan sering bermain-main seperti itu, itu seperti sedang meremehkan lawan mu. Padahal tadi, sepertinya dia benar-benar serius ingin melawan mu." Jawab Alice.
"Hmmm, suruh siapa dia ingin melawan ku?" tanya Arlan.
"Hmmmm, lelaki ini." Alice dalam hati menggerutu.
"Bagus, lain kali jangan terlalu membuang waktu dan berpura-pura terjebak seperti itu." Jawab Alice.
"Memang hanya Alice yang mengetahui itu." Jawab Arlan.
"Bagaimana keadaannya Rose?" tanya Aidan.
"Tidak apa-apa. Serangan Arlan tidak terlalu kuat, hanya membuatnya pingsan. Tapi jika bukan karena seragam sekolah memiliki sihir pelindung mungkin saja organ dalam Dylan akan rusak walaupun serangannya tidak terlalu kuat." Jawab Rose.
"Pangeran Dylan." Panggil Aleda.
"Jagger bawa pangeran mu ke kamarnya. Aku sudah memulihkan lukanya. Dia hanya kehabisan tenaga sihir." Jawab Rose.
"Baik senior." Jawab Jogger.
"Aku juga ikut." Ucap Aleda dengan melirik ke arah Aidan dan Jogger.
"Boleh." Jawab Jogger dan Aidan menganggukkan kepala.
Mereka membawa Dylan pergi ke kamarnya.
"Kenapa perempuan itu menempel sekali ke Dylan? Bukankah dia adalah putri kerajaan Sky? " tanya Freya.
"Hahahah. Dia sama seperti mu, karena dia di jodohkan oleh Pangeran Dylan. Tapi seperti yang kau lihat, pangeran Dylan itu sama seperti dia. Dingin, dan putri Aleda yang sangat terlihat mencintai Dylan." Jawab Glen.
"Benarkah?" tanya Freya.
__ADS_1
"Iya. Mereka baru bertunangan seminggu yang lalu sebelum penerimaan siswa baru di akademi sihir." Jawab Glen.
"Hmmm pantas saja. Tapi, apakah Pangeran Arlan dan Alice itu saling kenal?" tanya Freya.
"Entahlah, aku juga tidak mengetahui. Tapi dilihat sepertinya seperti itu. Bahkan aku melihat sisi lain Arlan di hadapan gadis itu." Jawab Glen.
"Gadis itu memang kuat." Jawab Freya yang mengakui bahwa Alice kuat.
"Iya." Jawab Glen.
"Ada lagi yang ingin bertarung malam ini?" tanya Aidan kepada semua orang. Semuanya hening tidak ada jawaban. Tidak ada lagi yang ingin bertarung malam ini. Mereka semua hanya saling melihat satu sama lain. Tapi tidak ada yang ingin mengajukan diri untuk melawan seseorang.
"Jika tidak ada yang bertanding lagi, kita sudahi malam ini. Selamat beristirahat. Sampai bertemu besok." Jawab Viola.
"Baik Bu." Jawab Mereka semua.
Semua orang kembali ke kamar masing-masing untuk istirahat.
Hari pertama sekolah di mulai, Alice yang sudah siap dengan seragamnya keluar dari kamar. Ema yang mengikuti Alice keluar bersembunyi di dahan pohon untuk melihat Alice yang belajar di dalam kelas.
Ruang kelas adalah ruang terbuka seperti lapangan, lapangan latihan untuk seluruh murid baru. Terkhusus kan murid elit yang baru saja bergabung. Mereka akan bergabung dengan murid elit lainnya.
"Pagi." Jawab Arlan yang mendatangi Alice yang baru saja tiba.
"Kenapa kau ada di sini? Atau aku yang salah masuk?" tanya Alice.
"Tidak. Sudah benar. Kita memang akan bergabung dalam kelas yang sama." Jawab Arlan.
"Maksudnya bagaimana?" tanya Alice yang tidak mengetahui tentang apapun di akademi ini.
"Berbeda dengan siswa lain yang harus melakukan tes pembelajaran dengan teori dan rekayasa penerapan teori. Sepertinya apa yang sudah kau lakukan saat ujian masuk." Jawab Arlan.
"Masuk dungeon?" tanya Alice.
__ADS_1
"Iya Mereka masuk ke dalam dungeon buatan manusia. Tapi kita adalah murid elit yang kekuatan lebih besar dari mereka. Kita juga tidak akan masuk ke dungeon buatan pihak akademi, tetapi masuk ke dungeon sungguhan. Setiap tahunnya, kita akan di buat kelompok atau individu untuk menyelesaikan sebuah misi yang di berikan akademi. Setiap misi akan diberikan hadiah koin sesuai dengan misi. Tapi..." Arlan mengehentikan penjelasannya.
"Tapi kenapa?" tanya Alice yang penasaran. Tiba-tiba Aidan datang dan memerintahkan mereka semua berbaris.
"Untuk melukainya saja aku tidak bisa? Bagaimana mungkin bisa mengalahkannya?" tanya Dylan melihat Arlan yang berdiri di samping Alice.
"Semua sudah berkumpul?" tanya Aidan.
"Sudah pak." Jawab mereka semua.
"Baik, seperti biasanya tahun ini kita hanya mendapatkan 3 murid elit. Untuk yang lain sudah mengetahui dan untuk Dylan, Alice dan Aleda selamat datang di akademi sihir dunia. Tempat yang menciptakan pahlawan yang berani berkorban untuk dunia." Jawab Aidan.
"Kalian bertiga harus tau, bahwa menjadi murid elit bukanlah murid di istimewakan. Kalian memiliki tanggung jawab besar. Selain menjadi seorang pangeran atau putri kerajaan atau identitas lain yang kalian punya, kalian adalah benteng utama untuk dunia."
"Seperti yang sudah di sebarkan ke seluruh dunia bahwa kita akan mengalami krisis monster yang akan membuat manusia punah. Karena itu, kita harus menjadi kuat untuk melawan para monster. Kalian menjadi siswa di akademi ini bukan untuk belajar secara teori di ruang kelas. Tapi kalian akan belajar langsung di Medan perang."
"Kalian akan mendapatkan misi dan imbalannya mendapatkan koin emas dan pon sesuai dengan misi yang diambil. Kalian akan memilih atau di beri misi di dari guild kerajaan. Misi ini bisa berkelompok atau individu. Kalian sendiri yang menentukan. Imbalan emas dari hasil misi bisa kalian gunakan secara pribadi sedangkan poin dari setiap misi akan menentukan rangking keberhasilan dan kekuatan kalian. Misi ini akan selalu di beri bimbingan oleh guru bahkan jika misi ini tingkat sulit kalian akan di dampingi."
"Tapi, yang harus kalian ingat adalah misi yang kalian hadapi akan selalu mempertaruhkan nyawa kalian. Seperti para senior kalian yang telah meninggal di saat menjalankan misi. Oleh karena itu, apakah kalian akan tetap menjadi pahlawan dunia untuk menyelamatkan dunia dari krisis monster?" tanya Aidan mengakhiri penjelasannya dengan sebuah pertanyaan untuk Aleda, Alice dan Dylan.
"Siap." Jawab Alice yang tersenyum.
"Aku akan melindungi negara ku." Jawab Dylan.
"Aku ingin menjadi kuat untuk melindungi orang yang ku cintai." Jawab Aleda.
"Bagus. Jangan pernah meremehkan setiap misi yang akan kalian hadapi bahkan jika kalian sudah memiliki tingkat sihir yang tinggi. Apa kalian mengertilah?" tanya Aidan.
"Misi terbagi sesuai dengan tingkatan. Misi level S adalah yang paling tinggi. Misi di atas level S adalah level Alpa , misi ini adalah misi darurat yang harus di selesaikan dengan cepat. Di bawah misi S adalah misi A, B, C dan D."
"Setiap misi memiliki bermacam hal yang harus di lakukan, dimulai dari mengumpulkan tanaman obat, membunuh monster, masuk dungeon, menjadi bala bantuan tentara kerajaan, mengawal dan sebagainya."
"Semua misi akan datang dari berbagai daerah. Setiap Guild akan memberikan informasi misi antara guild yang harus di kerjakan. Bisa saja datang dari berbagai guild di seluruh dunia. Itu saja penjelasan yang ingin aku jelaskan kepada kalian bertiga, apakah kalian ada yang ingin bertanya?" tanya Aidan.
__ADS_1