Alice'S Magic Privalige

Alice'S Magic Privalige
Menemukan Jamur Herbal: Glen, Freya dan Evan


__ADS_3

Evan yang sangat suka dengan penampilan kerja sama Freya dan Glen saat bertarung melawan monster ikan Hypostomus plecostomus tersenyum lebar dan merasa bangga dengan apa yang di lihat nya ini.


"Pantas saja mereka sering bersama, selain memang bertunangan karena politik ternyata mereka juga memiliki daya tarik masing-masing dan terlihat serasi." Jawab Evan lagi dalam hati.


"Apakah kalian sudah selesai mengumpulkan semua daging ikan yang telah kalian hancurkan?" tanya Evan kepada mereka yang sedang mengumpulkan daging ikan Hypostomus plecostomus dan menyimpannya di kantong penyimpan.


"Sebentar lagi guru." Jawab Freya yang berada di ujung. Glen juga berada tidak jauh dari Freya. Evan juga mengumpulkan daging ikan Hypostomus plecostomus.


"Ini?" Freya yang terkejut dengan tumbuhan berwarna biru dengan bintik-bintik putih sedang berkumpul di sekitar tulang belulang yang berada di sebuah lubang besar seperti gua.


"Apa ini jamur herbal?" tanya Freya dalam hati melihat beberapa jamur yang tumbuh di sekitar tulang belulang.


"Guru, Glen kemari." Jawab Freya yang sedang menjerit memanggil mereka berdua untuk segera datang.


"Ada apa?" tanya Glen yang lebih dulu datang.


"Lihat itu." Jawab Freya yang menunjuk jamur yang hidup di atas tanah dengan tumpukan tulang belulang di sekitarnya.


"Ini kan jamur herbal. Kita menemukan jamur herbal. Kerja bagus Freya." Jawab Glen yang sedang jongkok dan mencabut beberapa tangkai jamur herbal.


"Ada apa?" tanya Evan.


"Lihat guru, aku menemukan jamur herbal." Jawab Freya.


.


"Bagus. Aku akan ikut memanennya." Jawab Evan yang juga turun tangan memetik jamur herbal bersama dengan Glen.


"Aku juga. Tapi tempat apa ini?" tanya Freya.


"Ini adalah sarang Monster ikan Hypostomus plecostomus. Monster ikan ikan Hypostomus plecostomus bisa hidup di dua alam, pertama darat yang kedua air tawar. Dia akan melakukan pelubangan di sekitar air untuk mencari tempat yang lembab dan dingin dalam pengembang biakan monster ikan ini." Jawab Evan.


"Tulang belulang ini mungkin adalah hasil buruan makanan dari monster ikan Hypostomus plecostomus. Jadi jangan khawatir." Jawab Glen.


"Apa ini juga yang membuat jamur herbal tumbuh di sini?" tanya Freya.

__ADS_1


"Iya. Mungkin saja karena elemen sihir bumi yang berada di sini menjadi terkumpul karena tulang belulang dan sisa makanan dari ikan Hypostomus plecostomus tumbuhlah jamur herbal di sini." Jawab Glen menjelaskan.


"Pas, penjelasan mu masuk akal Glen." Jawab Evan.


"Oh." Jawab Freya yang juga ikut memanen jamur herbal.


"Di lubang ini sudah habis. Hanya ada 20 jamur saja tapi membutuhkan waktu. Mencabutnya juga harus pelan-pelan dan hati-hati jika tidak hati-hati akan merusak khasiatnya." Jawab Evan.


"Iya guru. Kita berpencar saja mencarinya. Masih banyak lubang monster ikan Hypostomus plecostomus yang belum kita masuki." Jawab Glen.


"Baik. Aku juga akan membantu. Tapi kenapa hanya sedikit saja jamur herbal yang bisa di gunakan untuk obat?" tanya Freya lagi.


"Itu karena jamur herbal membutuhkan banyak energi sihir baik dan perpaduan yin dan yang. Jadi memang sulit untuk tumbuh dengan baik." Jawab Evan.


"Oke kita berpisah disini dan akan berkumpul lagi setelah ini." Jawab Glen


Freya, Glen dan Evan berpisah untuk masuk ke dalam lubang monster ikan Hypostomus plecostomus untuk mengumpulkan jamur herbal yang tumbuh di sarang mereka.


Membutuhkan waktu beberapa jam untuk menelusuri semua lubang yang dijadikan sarang Monster ikan Hypostomus plecostomus. Mereka berkumpul kembali di depan aliran sungai dan berfikir akan menetap dimana karena hari mulai gelap.


"Hanya 50 buah jamur herbal yang sama dengan 20 buah jamur herbal yang kita temukan pertama kali." Jawab Evan.


"Aku ada 53." Jawab Glen yang menghitung pencarian jamur herbal yang di lakukan oleh dirinya sendiri.


"Berarti aku yang paling banyak." Jawab Freya dengan tersenyum


"Berapa?" tanya Glen dan Evan.


"100 buah." Jawab Freya dengan menunjukkan keranjang kayu dari tembikar yang menjadi tempat jamur herbal. Freya yang menunjuk hasil pencarian jamur herbal nya kepada Glen dan Evan lalu menyimpan nya kembali ke dalam kantong penyimpanan agar tetap segar.


"Bagus. Sekarang kita harus mencari tempat untuk menetap sementara. Langit sudah hampir gelap." Jawab Evan.


"Iya juga guru. Bagaimana jika menelusuri hutan itu?" tanya Glen yang melihat ada sebuah jalan ke hutan yang di tumbuhi oleh beberapa pohon tinggi yang berada di atas jalan mendaki di antara dataran sungai dengan pepohonan.


"Oke." Jawab Evan dan Freya menganggukan kepalannya. Mereka melanjutkan perjalanan di untuk mendaki ke atas dimana jarak antara tanah dataran suangi dengan yang mereka tuju setinggi 7 meter.

__ADS_1


"Waahhh." Jawab Freya yang melihat banyak pepohonan tinggi dan juga gelap kesana.


"Sepertinya kita di sini saja. Ini lebih banyak menguntungkan karena dekat dengan aliran sungai." Jawab Evan.


"Oke. Disini lebih baik dari pada ke dalam hutan lagi." Jawab Freya yang melihat lurus bahwa sudah gelap.


"Baiklah. Aku akan mencari beberapa kayu bakar untuk kita." Jawab Glen.


"Aku juga akan mendirikan tenda untuk kita." Jawab Evan.


"Aku akan menyiapkan masakan untuk kalian." Jawab Freya.


Mereka bertiga bekerjasama pada masing-masing pekerjaaan yang akan di kerjakan oleh mereka. Evan sedang mendirikan dua tenda untuk mereka. Freya di tenda sendiri dan Evan bersama dengan Glen di tenda yang sama.


Glen yang mencari beberapa ranting kering untuk kayu bakar dan beberapa hal yang bisa di temukan oleh nya di dalam hutan. Tidak jauh dari tempatnya mereka berkemah. Glen menemukan sebuah pohon buah persik yang ukuran buah nya cukup menggoda.


Glen langsung melihat situasi sekitar dan merasa aman langsung menggunakan sihir terbang untuk naik ke atas dan mengambil buah persik. Setelah mendapatkan cukup di masukkan ke dalam kantong penyimpan dan berjalan pulang ke kemah mereka.


Glen yang berjalan pulang bertemu dengan seekor ayam hutan. Glen yang langsung memburu untuk menangkap ayam hutan itu.


"Cukup memuaskan. Aku menemukan beberapa hal yang bisa aku bawa ke mereka." Jawab Glen dengan tersenyum.


Freya yang mengeluarkan beberapa bahan rempah-rempah dan juga alat untuk memasak.


"Guru apa kita makan saja daging monster ikan tadi?" tanya Freya.


"Tidak perlu, aku membawa makan yang lebih layak di makan." Jawab Glen yang tiba di tempat mereka. Glen mengeluarkan ranting kering, ayam hutan dan buah persik.


"Hebat. Bagaimana bisa mendapatkan ini?" tanya Freya.


"Di hutan yang kaya ini pastinya." Jawab Glen tersenyum dan menceritakan kepada Freya.


"Biar guru yang akan memotongnya. Kalian siapkan saja bahan makanannya." Jawab Evan.


"Aku akan menyusun untuk tungku memasak. " Jawab Glen.

__ADS_1


"Siap." Jawab Freya yang langsung memotong beberapa rempah-rempah seperti bawang merah, cabai dan lain-lain.


__ADS_2