Alice'S Magic Privalige

Alice'S Magic Privalige
Darren dan Arlan Menyerap Inti Buah Surga


__ADS_3

"Nona aku sudah selesai." Jawab Ema yang sudah menyerap semua kekuatan sihir yang ada di dalam tubuh monster Godzilla.


"Aku lihat dulu kekuatan mu " Jawab Alice yang melihat status Ema menggunakan sistem miliknya.


Terlihat jelas bahwa Ema sudah meningkatkan seluruh kekuatannya hingga sampai 80% sama seperti Alice. Mereka berdua benar-benar beruntung mendapatkan banyak kekuatan dari hutan larangan dan perjalanan selama hampir setahun ini.


"Kita benar-benar beruntung bisa memulihkan kekuatan hingga 80% selama ini." Jawab Alice yang menganggukan kepalannya dan tersenyum kepada Ema.


"Semua ini karena aku mengikuti nona. Karena nona kemampuan yang aku miliki perlahan hampir pulih seperti dulu." Jawab Ema.


"Sudah waktunya kita kembali " Jawab Alice kepada Ema. Alice yang sudah menyerap buah inti surga dan Ema yang sudah menelan semua tubuh monster Godzilla. Mereka berdua kembali ke tempat Arlan dan Darren.


"Papa." Panggil Alice yang menemui Darren masih mengumpulkan jamur herbal yang ada di sekitar sungai.


"Kau sudah kembali." Jawab Darren.


"Iya. Dimana Arlan Papa?" tanya Alice


"Dia di sana." Jawab Darren yang menunjukkan Arlan sedang mengumpul buah persik yang tidak jauh dari mereka. Pohon buah persik yang begitu besar dan juga buah yang begitu lebat.


Alice berjalan ke sana dan melihat Arlan sedang memetik dan memasukkan buah persik ke dalam kantong penyimpanan.


"Arlan, turunlah. Ada yang ingin aku katakan." Jawab Alice yang sedang di bawah pohon. Arlan yang turun dari pohon dan menghadap Alice.

__ADS_1


"Ada apa?" tanya Arlan. Alice hanya diam dan berjalan ke arah Darren. Arlan yang paham maksud dari Alice hanya mengikutinya dari belakang.


"Papa, Arlan. Ada yang ingin aku bicarakan kepada kalian." Jawab Alice yang berdiri di hadapan Darren dan Arlan.


"Ada apa?" tanya Darren.


"Ada yang ingin aku berikan kepada Papa dan Darren tapi jangan tanya apapun tentang apa yang aku berikan." Jawab Alice.


"Maksudnya?" tanya Darren.


"Apa dia mau memberikan inti buah surga?" tanya Arlan dalam hati.


"Aku ingin memberikan inti buah surga ini kepada kalian." Jawab Alice dengan mengeluarkan inti buah surga kepada Arlan dan Darren.


"Buah inti surga?" tanya Darren terkejut.


"Buah apa ini? Dari mana kau mendapatkannya?" tanya Darren yang tidak mengetahui buah apa yang diberikan oleh Alice kepadanya.


"Iya benar. Ini buah apa? Kenapa begitu aneh?" tanya Arlan yang berpura-pura tidak mengetahui.


"Jangan tanya hal apapun tentang inti buah surga ini. Papa dan Darren makan lah langsung buah ini, aku akan menjaga kalian. Kita tidak punya waktu banyak karena sebentar lagi akan gelap. Kita harus keluar dari hutan larangan ini karena misi kita sudah selesai. Kita sudah memilliki banyak jamur herbal." Jawab Alice yang langsung memberikan inti buah surga ke tangan Darren dan Arlan langsung. Alice memerintahkan mereka untuk segera menyerap inti buah surga.


Sesuai dengan kemauan Alice, Darren dan Arlan tidak bertanya apapun. Mereka menerima inti buah surga yang sudah di tangan mereka masing-masing dan mulai memakan dan bermeditasi menyerap seluruh kekuatan inti buah surga. Alice menjaga mereka berdua yang sedang menyerap kekuatan inti buah surga.

__ADS_1


Inti buah surga yang diserap oleh Arlan dan Darren mulai memberikan efeknya. Kekuatan sihir yang cukup besar masih tidak teratur di sekitar tubuh Arlan dan Alice. Arlan dan Darren cukup kewalahan dalam mengendalikan kekuatan sihir dari inti buah surga. Alice yang melihat hal itu membantu mereka untuk mengontrol kekuatan sihir yang ada didalam tubuh mereka.


Dengan bantuan yang dilakukan oleh Alice, akhirnya Darren dan Arlan sudah mulai mengontrol dengan cepat dan teratur ke dalam tubuh mereka. Alice yang sudah merasakan kekuatan sihir yang sudah stabil dalam tubuh Darren dan Arlan mengehentikan bantuannya untuk mereka.


Darren yang sudah berada di elemen sihir raja menjadi elemen setengah dewa. Darren mendapatkan kekuatan yang cukup menakjubkan setelah menyerap kekuatan dari inti buah surga yang di berikan oleh Alice. Sedangkan Arlan yang menyerap kekuatan inti buah surga dari elemen puncak level akhir menjadi elemen raja.


"Kali bukan karena bantuan yang diberikan oleh Alice. Ini semua cukup merepotkan. Ternyata mengendalikan kekuatan sihir yang ada di dalam inti buah surga ini sama seperti menyerap kekuatan sihir dalam bumi selama 50 tahun lamanya. Kekuatan sihir yang ada di dalam inti buah surga ini benar-benar menakjubkan. Alice, kau benar-benar reinkarnasi penyihir cilik waktu itu. Aku tidak menyangka bahwa kau memiliki pengetahuan tentang hal ini. Padahal inti buah surga ini sudah lama menghilang dari muka bumi. Terkahir kali aku melihatnya ada di 1000 tahun yang lalu." Jawab Arlan dalam hati saat sudah selesai mengontrol kekuatan sihir dengan stabil.


"Buah ini benar-benar menakjubkan, dia bisa memulihkan kekuatan milik ku dengan cepat. Memakan satu buah saja sudah membuat ku menjadi alam setengah dewa. Tapi aku harus menekan kekuatan ini agar tidak ada orang mengetahuinya." Jawab Arlan dalam hati yang sudah selesai menyerap kekuatan inti buah surga dan mulai raja menjadi setengah dewa sama seperti Darren.


Arlan yang menekan kekuatan miliknya agar orang-orang tidak akan merasakan kekuatannya yang sebenarnya. Arlan masih berpura-pura untuk bermeditasi sambil merasakan kekuatan sihir yang sedang mengumpul di dalam tubuh Darren. Darren masih berusaha menyerap kekuatan sihir dari inti buah surga untuk naik tingkat.


Setelah beberapa saat, akhirnya Darren sudah selesai. Darren membuka matannya dan merasakan kekuatan yang sudah di kendalikan oleh nya setelah menyerap inti buah surga. Arlan juga membuka matannya saat Darren juga sudah selesai.


"Guru benar-benar hebat. Anda adalah satu-satunya penyihir yang berada di elemen sihir setengah dewa. Memiliki tingkat sihir di alam setengah dewa." Jawab Darren.


"Hahaha, kau juga Arlan. Sepertinya kau sudah berada di tingkat 1 elemen raja." Jawab Darren yang melihat kekuatan muridnnya.


"Bagus. Papa dan Arlan sudah menyerap semua kekuatan inti buah surga. Jika sudah selesai, sudah waktunya kita kembali." Jawab Alice yang tersenyum.


"Iya tentu saja. Semua ini berkat mu putri ku." Jawab Darren.


"Ia, jika bukan karena bantuan dari Alice kami masih sulit untuk mengendalikan kekuatan inti buah surga ini." Jawab Arlan.

__ADS_1


"Sudah menjadi tugas ku. Tapi ingat, jangan beritahu yang lain tentang hal ini. Dan juga jangan tanyakan hal tentang inti buah surga. Aku akan menjelaskannya ketika sudah waktunya. Untuk saat ini jangan dulu." Jawab Alice.


"Aku mengerti, kau memiliki alasan sendiri untuk akan hal itu. Walaupun sedikit terkejut aku juga harus berterima kasih kepada mu." Jawab Arlan.


__ADS_2