
5 menit sebelum penyerangan Alice dan Ema kepada monster King Mo, Arlan memberitahukan kepada Naga Tanah bernama Abimata, Naga Udara bernama Abistya, Naga Api bernama Abiwara, Naga Petir bernama Abiyoga, Naga Air bernama Abisam untuk mengaktifkan penyegelan.
"Apa kalian semua sudah siap?" tanya Arlan.
"Iya." Jawab mereka berlima dengan mengaktifkan penyegelan.
"Abimata?" tanya Arlan.
"Sudah yang mulia." Jawab Abimata.
"Abistya?" tanya Arlan.
"Siap yang mulia." Jawab Abistya.
"Abiwara?" panggil Arlan.
"aku juga sudah." Jawab Abiwara.
"Abiyoga?" tanya Arlan.
"Sudah di mulai yang mulia." Jawab Abiyoga.
"Abisam?" tanya Arlan.
"Yang mulia aku sudah mulai sejak tadi." Jawab Abisam.
"Bagus. Kita mulai." Jawab Arlan
"Alice kau sudah siap? Kami semua sudah mulai." tanya Arlan lagi kepada Alice.
"Oke. Aku akan mulai. Setelah aku memenggal kepala monster King Mo kau sudah mulai bisa melakukan penyegelan." Jawab Alice.
"Oke."
"Jerry kau dengar apa yang kami katakan?" tanya Alice.
"Oke nona. Aku akan membuat mereka semua mundur dari Medan perang dan membuat pembatas selama 5 menit." Jawab Jerry.
"Bagus." Jawab Alice.
"Semuannya sangat apa yang aku katakan." Ucap Jerry yang sedang menyamar menjadi penyihir bertopeng di semua kerajaan.
"Kalian semua mundur ke belakang 1 km. Jangan mendekat, serahkan semua kepada ku. Gunakan kenkai pelindung selama 5. Apa kalian semua bisa?" tanya Jerry.
"Siap. Kami bisa." Ucap setiap prajurit yang berjuang dimasing-masing negara. Mereka semua mundur seperti yang diperintahkan oleh Jerry
__ADS_1
"Semuannya mundur."
"Mundur, menjauh 1 km dari pedang."
"Semua mundur."
"Ayo mundur."
Mereka semua berteriak kepada teman-teman untuk mengatakan mundur sejauh 1 km bersama-sama. Pertarungan antara monster yang muncul di setiap Negera mereka mundur sejauh yang dikatakan dan membuat kenkai pelindung agar semua monster tidak dapat mendekati mereka..
Jerry berada d perbatasan kenkai antara prajurit dengan monster. Mereka semua sudah berada di tempatnya masing-masing.
"Kami sudah siap nona." Jawab Jerry.
"Oke. Ema, kita mulai." Ucap Alice.
"Baik nona." Jawab Ema
Dengan bantuan Ema yang membawa Alice di punggungnya untuk melakukan serangan yang begitu sempurna mengalahkan monster King Mo dengan memenggal 5 kepala monster King Mo dengan sekali tebas. Darah yang mengalir deras dari leher kepala monster King Mo setelah kepala monster King Mo jatuh ke tanah.
"Aku sudah siap Arlan." Jawab Alice dan Ema yang langsung mundur menjauh dari tubuh monster King Mo.
"Oke." Jawab Arlan.
Cahaya terang muncul dari setiap kenkai yang di pasang dengan begitu sempurna membulat dan menyatu di seluruh dunia lalu membentuk seperti kaca transparan yang sedang menarik seluruh monster dan memperkecil ukuran terus menerus dengan titik penarikan berada di hutang larangan. Semua prajurit melihat para monster yang terbawa dengan cahaya putih yang menarik jauh dari mereka.
"Jangan ikuti, pada monster sedang di serap karena tubuh utama ku ada di hutan larangan. Dan pada monster ini akan kesana untuk di segel." Jawab Jerry menjelaskan di semua tempat disaat semua orang heran dengan apa yang di lihat oleh mereka.
"Baik." Ucap mereka semua.
"Sisanya aku serahkan kepada kalian. Aku harus ke tubuh utama." Jawab Jerry yang berjalan mengikuti kenkai yang semakin kecil.
"Apa yang terjadi?" tanya Glen, Freya, Aleda dan Dylan.
"Nona Alice dan Tuan Arlan sudah mengaktifkan penyegelan. Kita menjauh." Jawab Ana dan mereka semua mengikuti perkataan Ana. Melihat semua monster yang di lawan mereka di tarik oleh lingkaran penyegelan.
"Sepertinya yang mulia sudah berhasil." Jawab para raja hewan yang melihat penyegelan telah aktif.
Semua monster termasuk monster King Mo di serap habis di lingkaran sihir yang dibuat oleh Arlan. Membutuhkan waktu 5 menit untuk mengaktifkan dan 5 menit untuk bisa menarik semua monster dan menyegelnya.
Selamat anda telah menyelesaikan misi utama dari Reinkarnasi yang anda lakukan di hidupkan kedua ini. Hadiah sistem silahkan dipilih salah satunya. Hidup bahagia bersama dengan Arlan sebagai Alice Blossom atau hidup bahagia sebagai istri Arlan Sagasta?
"Kita berhasil Arlan." Ucap Alice yang berlari langsung ke arah Arlan setelah Arlan menyelesaikan penyegelan. Jubah dan topeng Alice di lepas dan berpelukkan dengan Arlan.
"Iya kita berhasil. Akhirnya kau tidak perlu melakukan hal yang sama seperti sebelumnya." Jawab Arlan yang memeluk Alice dengan erat.
__ADS_1
Semuannya berakhir sesuai dengan apa yang mereka rencanakan. Jerry yang sampai di tempat langsung mengundurkan diri dan berpura-pura tidak melihat.
"Jangan ganggu mereka. Biarkan saja mereka seperti itu dulu." Jawab Ema.
"Aku juga mengerti." Jawab Jerry yang masih membelah diri menjadi 5 bagian dan kembali menjadi satu ekor tikus.
Para raja hewan, Glen, Aleda, Dylan dan Freya berjalan masuk ke dalam hutan larangan dan melihat Alice dan Arlan masih dalam berpelukkan.
"Apakah kami mengganggu?" tanya raja Elang dalam komunikasi telepati.
"Maaf, aku terbawa suasana." Jawab Alice tersenyum.
"Sistem ini, apapun pilihan ku tetap saja bersama dengan Arlan." Jawab Alice yang tersenyum setelah melepaskan pelukannya dari Arlan.
"Jika bukan karena bantuan dari Arlan mungkin aku harus berenkarnasi kembali dan memulainya kembali." Jawab Alice dalam hati melihat semuannya sudah baik-baik saja.
"Kalian semua sudah berjuang dengan hebat." Jawab Alice yang mendatangi Glen, Freya, Aleda dan Dylan dengan memberikan jabatan tangan dan pelukan sebentar.
"Terima kasih atas bantuan kalian. Aku akan mentraktir kalian nanti." Jawab Arlan yang sedang mengirim telepati kepada para raja hewan dan 5 anggota klan naga.
"Kami senang telah membantu anda yang mulia." Jawab mereka semua.
"Bagaimana dengan pahlawan itu?" tanya Glen.
"Dia pergi dan menghilang begitu Selesai penyegelan." Jawab Alice dan Arlan bersama-sama setelah saling memberikan kode satu sama lainnya.
"Apa?" tanya Glen, Freya, Aleda dan Dylan yang kaget.
.
.
.
.
Keesokan harinya. Mereka semua berkumpul di akademik sihir dunia setelah selesai mengeluarkan semua penduduk di setiap negara dan juga memberikan perintah untuk perbaikan hutan dan sekitar yang telah rusak. 5 raja, guru-guru akademi dan pahlawan yang menjadi perwakilan datang berkumpul.
Alice dan Arlan tetap menyembunyikan jati diri mereka kepada orang lain. Dan memberikan cerita yang terjadi ada di dalam buku kuno. Memberikan ramalan yang sesuai dengan apa yang ingin mereka ceritakan.
Semuannya mempercayai apa yang di ceritakan oleh Alice dan Arlan. Mereka juga berterima kasih kepada Alice dan Arlan yang sudah memberikan kontribusi paling besar dalam perang ini. Semua orang benar-benar bahagia karena tidak ada korban jiwa, hanya beberapa orang yang terluka. Hal ini membuat mereka benar-benar bahagia.
Dan di saat pertemuan itu juga, Arlan melamar Alice sebagai tunangan resmi dan Alice menerima lamaran itu. Mereka semua mengucapkan selamat kepada Alice dan Arlan. Ansel dan Darren bersama istrinya masing-masing sudah membuat jadwal dan rencana untuk mempercepat pernikahan Alice dan Arlan setelah negara sudah membangun semua tempat yang telah rusak. Hal itu di setujui oleh Alice dan Arlan.
_T.A.M.A.T_
__ADS_1