
"Baiklah pangeran. Tapi bisakah anda menyampaikan semangat kepada pasukan?" tanya Jagger.
"Baiklah." Jawab Dylan.
"Perhatiannya semua prajurit, " Jagger memberikan perintah prajurit untuk diam.
"Pangeran Dylan silahkan." Jagger mempersilakan Dylan berbicara ketika semua pasukan sudah tenang.
"Berhati-hatilah dalam perang ini, lindungi nyawa kalian dengan menjaga satu sama lain. Aku hanyalah seorang pangeran lemah yang saat ini hanya seorang murid dari akademisi sihir dunia, aku harap kita semua bisa bekerjasama melawan monster dan melindungi negara atas komando tuan Jagger. Aku mohon bantuannya." Jawab Dylan yang membungkukkan badannya kepada para prajurit.
"Kami pasti akan menjaga negara Mizu." Jawab para prajurit dengan memegang senjata masing-masing dan perlengkapan perang. Mereka sudah siap untuk bertarung.
"Terima kasih. Sekali lagi mohon bantuannya." Jawab Dylan dan diberikan sorak semangat mereka semua.
"Nona, apakah aku tidak bisa keluar untuk ikut bertarung?" tanya Ema.
" Jangan dulu, lebih baik simpan tenaga mu. Aku pasti akan memanggil mu nanti pada waktu yang tepat." Jawab Alice kepada Ema dengan menggunakan komunikasi transisi.
"Tapi tunggu dulu, sepertinya ada yang harus kau lakukan." Jawab Alice yang menerangkan semua strategi kepada Ema. Ema hanya menganggukkan kepalanya.
Semua prajurit dan juga pasukan yang di bawa Aidan langsung turun dari tebing dan membuat formasi. Sedangkan Jagger berada di atas tebing untuk memimpin pasukan yang akan menyerang dari atas. Mereka juga sudah memblokir jalur tebing ke arah kerajaan di kota.
Di sisi lain, prajurit yang di perintahkan oleh Raja Koji untuk menghancurkan portal. Mereka yang pergi sesuai perintah raja sampai di lingkaran sihir dungeon. Orc akan keluar dari lingkaran sihir setiap satu menit berlalu. Mereka hanya punya waktu satu menit untuk bisa menghancurkan lingkaran sihir dungeon.
"Tuan, kita tidak mungkin bisa menghancurkan ini, jika memang bisa kenapa tidak sejak lama di lakukan?"
"Aku tau, tapi raja sudah mempercayakan hal ini. Jika tujuan utama adalah untuk tidak mencegah orc terus bermunculan maka menyegelnya saja sudah bisa."
"Benar juga, kita bisa menyegel sebulan."
"Benar. Tapi bagaimana kita bisa ke sana tanpa sepengetahuan orc lainnya? mereka semua berada di sana?"
__ADS_1
Mereka yang bingung untuk mencari jalan untuk melaksanakan misi yang sudah di perintahkan, tiba-tiba para orc tidak lagi berbaris dengan tidak teratur dengan mengelilingi lingkaran sihir, mereka berbaris dengan begitu baik dan berjalan ke arah istana Mizu dengan berjalan ke arah tebing.
"Mereka pergi? Apakah sudah tidak ada lagi orc yang akan muncul?"
"Tidak, lihat itu. Masih ada orc yang keluar dari portal dungeon."
"Beritahu pangeran Dylan dan Jagger bahwa pasukan orc mulai bergerak."
"Baik." Salah satu dari mereka yang di utus untuk menghancurkan lingkaran sihir pergi untuk melaporkan hal ini kepada Dylan dan Jagger.
"Bagus dengan begini kita tidak perlu untuk melawan orc untuk menghabiskan tenaga. Dengan begini kita bisa fokus pada penyegelan dan penghancuran. Mereka melihat sekitar sudah sunyi dan juga waktu semenit tinggal 30 detik.
"Sudah tidak ada orc lagi. Hitungan di mulai. Ayo kita segel lingkaran sihirnya." .
"Iya."
Mereka mulai untuk menyegel lingkaran sihir sebagai strategi pertama. Mereka yang sekuat tenaga membuat cela untuk menghancurkan lingkaran sihir. Tapi sayang ya mereka hanya mampu membuat sebuah retakan saja.
Mereka yang menghancurkan dengan memberikan aliran sihir ke arah lingkaran sihir namun tidak terjadi apa-apa.
"Bahkan kita sudah mengeluarkan 60% kekuatan kita namun tidak dapat menghancurkannya. Apakah ini dungeon memang berada di level dasar?"
Namun mereka berhasil dengan membuat retak lingkaran sihir. Mereka berhasil menghentikan satu periode orc muncul. Namun tidak di sangka, kekuatan mereka yang semakin menipis membuat kekuatan orc yang tiba-tiba muncul dan membuat mereka untuk bertarung. Mereka sudah berimigrasi melindungi sekitar dan untung saja semua penduduk desa yang dekat dengan orang gila ini sudah tidak ada."
Mereka mengumpulkan kekuatan untuk melawan orc yang baru saja muncul dari lingkaran sihir. Kekuatan sihir mereka yang sudah terkuras habis membuat mereka menjadi lemah. Seperti seorang penyihir yang berada di tingkat menengah awal. Sihir air yang membuat orc tersebut tidak dapat menghindar membuat orc mati. Tapi, mereka yang sudah berhasil mengalahkan orc, lingkaran sihir kembali memunculkan orc . Orc yang harus aja muncul langsung berlari ke arah orc yang sudah mati. Orc itu memakan bangkai orc yang sudah mati. Dan tiba-tiba kekuatannya bertambah.
"Bagaimana bisa dia memakan sesamanya dan tiba-tiba dia sudah berada di elemen sihir menengah tingkat 9."
"Tidak ada waktu, ayo segera kita kalahkan dan cepat untuk menyegel lingkaran sihir."
"Baik."
__ADS_1
Mereka melempari kekuatan sihir ke arah orc yang berevolusi. Namun mereka sudah berhasil mengalahkan orc yang masih berevolusi belum selesai. Kekuatan mereka tinggal menipis karena 80% kekuatan sudah digunakan untuk menyegel lingkaran sihir dan melawan orc yang muncul.
"Jadi ini kenapa kita harus menutup lingkaran sihir? Benar-benar merepotkan."
Mereka yang duduk dan mulai mengalirkan kekuatan sihir untuk kembali menyegel lingkaran sihir yang belum selesai sejak tadi. Namun tiba-tiba Ema datang dengan tubuh besarnya, yaitu tubuh Chimera.
"Ha Chimera? Bagaimana kita bisa mengalahkannya lagi?"
"Bagaimana bisa dia datang ke tempat ini?"
"Kalian tenanglah, jangan panik. Aku tidak akan membunuh kalian. Aku kemari atas perintah tuan ku." Jawab Ema. Mereka berdua saling bertatapan.
"Siapa tuan mu wahai monster legendaris Chimera?"
"Kalian tidak berhak untuk mengetahui. Tapi menyingkirkan dari sana, aku akan mencoba menghancurkan lingkaran sihir dasar ini yang sudah tercipta dungeon. Menyegel bukan berarti untuk menghilangkan kemungkinan lingkaran ini akan berfungsi kembali." Jawab Ema.
"Baiklah, " mereka menuruti Ema dan pergi jauh dari lingkaran sihir. Ema yang mengangkat kaki depan sebelah kanan miliknya dengan kekuatan sihir petir yang dikeluarkan menginjak lingkaran sihir sehingga mengakibatkan retak yang sudah di buat menjadi lebih besar.
"Lihat, hewan legendaris itu benar-benar kuat."
"Aku setuju, untung dia bukan musuh, jika ia mungkin kita tidak akan baik-baik saja."
Ema kembali mengeluarkan kekuatan sihir api dari mulutnya ke lingkaran sihir dan membuat retakan semakin banyak.
"Aku tidak sabar. Aku keluarkan semua nya." Jawab Ema yang langsung mengeluarkan seluruh elemen yang dimiliki olehnya untuk menghancurkan lingkaran sihir dungeon.
"Brukkk srakkk." Suara lingkaran sihir yang telah di hancurkan oleh Arlan.
"Hebat."
"Jadi bagaimana kami akan melaporkan kepada raja dan bagaimana kami berterima kepada tuan mu?"
__ADS_1
"Tenang saja, laporkan aja apa adanya, kita akan bertemu kembali." Jawab Ema yang pergi