Alice'S Magic Privalige

Alice'S Magic Privalige
Rencana Alice


__ADS_3

"Dari mana Alice bisa mengetahui tentang hal ini?" tanya Viola.


"Dari buku." Jawab Alice tersenyum.


Semuannya terkejut dengan jawaban Alice. Lagi-lagi mereka terkejut dengan ucapan penjelasan yang diberikan kepada Alice untuk mereka.


"Kristal biru ini terdapat di dalam bebatuan yang ada di lapisan bumi ke 3. Bisanya terdapat di dalam pegunungan. Aku rasa kita harus mengumpulkan banyak kristal biru untuk diri kita masing-masing sebagai pengisi daya energi sihir pada tubuh kita." Jawab Alice yang tersenyum.


"Maksudnya tambang kristal di setiap kerajaan?" tanya Ansel.


"Iya, apa itu yang kau maksud Alice?" tanya yang lain satu persatu dengan wajah Alice yang terus tersenyum tanpa menjawab.


"Iya. Tambang kristal itu memang berharga bagi setiap kerajaan. Tapi tambang kristal itu adalah nutrisi penambah kekuatan pasukan kita." Jawab Alice.


"Setiap raja akan berat mengeluarkan kristal biru dari tambangnya karena jika di ambil dengan jumlah banyak kemungkinan akan berkurang banyak. Namun bukan berarti tidak rela untuk mengeluarkan di saat perang terjadi. Karena kita bukan untuk mempertaruhkan wilayah namun mempertaruhkan segalanya. Jika kalian maka umat manusia akan punah. Bukannya itu sebanding?" tanya Alice.


"Yang kau katakan itu memang benar, tapi bagaimana bisa tambang kristal di setiap negara mampu memenuhi kebutuhan semua rakyatnya." Jawab Dylan.


"Benar, tidak akan pernah bisa memenuhi semua rakyat di negara itu sendiri. Tapi yang aku katakan bukan untuk memberikan secara cuma-cuma melainkan melatih mereka dengan benar dan memberikan kepada orang-orang tertentu yang memiliki katagori di atas level puncak dan jika memang kekuatan sihir nya benar-benar habis serta membahayakan nyawa penyihir maka kita akan membangunnya dengan kristal biru." Jawab Alice menerangkan rencana yang ingin di katakan.


"Semua ini dilakukan untuk rencana memberikan kekuatan kepada yang kuat dan memberikan nyawa kepada yang lemah. Tapi menurutku untuk penyihir di bawah level raja di wajibkan untuk ikut dengan warga desa untuk bersembunyi dan menjadi tameng untuk warga desa yang bersembunyi." Jawab Alice.

__ADS_1


"Bagaimana bisa seorang remaja 19 tahun berfikir tentang hal ini?" tanya Viola, Haura, Ansel dan yang lainnya memikirkan tentang pemikiran yang sedang di ucapkan oleh Alice.


"Itu hanya saran ku. Tidak perlu di setujui." Jawab Alice menghentikan penjelasan rencananya.


"Lanjutkan Alice, aku ingin mendengarkannya dengan detail." Jawab Ansel.


"Baik yang Mulia Raja. Setiap penyihir memiliki kekuatan untuk menyegel segala sesuatu mengunci kekuatan seseorang atau mengunci kejatahan seseorang. Jadi aku fikir penyihir itu harus bagaimana?" tanya Alice kepada mereka.


"Aku mulai paham dengan apa yang


ingin kau sampai kepada kami semua." Ucap Ansel.


"Kau ingin kami semua untuk menyentuhi peraturan ini?" tanya Viola


"Penyihir yang berada di atas level raja akan menjadi penyihir petarung yang akan menjadi prajurit dalam peperangan monster. Sementara penyihir level raja ke bawah menjadi seorang penjaga yang membuat segel di seluruh area persembunyian masyarakat atau rakyat dari setiap negara. Segel pelindung yang harus dibuat oleh mereka untuk melindungi dari segala serangan dan juga kekacauan yang terjadi di dunia."


"Bukan hanya itu, kau juga berniat untuk menjadikan penyihir yang berada di level raja untuk menjadi tameng rakyat biasa ketika kita sedang melawan peperangan dengan para monster. Membuat mereka bergantian untuk menahan segel untuk melindungi seluruh rakyat. Sama seperti segel yang dibuat untuk menutupi Hutan Larangan." Jawab Ansel.


"Yang mulia raja benar-benar pandai dalam memahami apa yang aku maksud." Jawab Alice yang tersenyum.


"Aku akan setuju." Jawab Ansel.

__ADS_1


"Terima kasih raja Ansel. Aku akan sangat senang jika raja yang lain bisa menyetujui hal ini. Dan ingat, jika dampak mengkonsumsi kristal biru ini juga sangat besar. Dalam penelitian yang pernah aku lakukan bahwa pemakaian kristal biru hanya bisa digunakan sebanyak tiga kali dan tidak boleh lebih dari itu karena dapat menghancurkan tubuh seseorang, yang berarti kematian." Jawab Alice dan semua orang terkejut.


"Selama ini kristal biru dijual dengan sangat mahal harganya yang mahal dan juga hal ini tidak diperbolehkan terlalu terbuka untuk mendapatkan suatu kristal menambah energi sihir." Jawab Alice.


"Benar juga, selama ini hanya orang-orang tertentu yang memiliki kekuasaan dan juga uang yang dapat untuk membeli kristal biru. Mereka menggunakan kristal biru itu untuk memulihkan kekuatan mereka dalam pertandingan. Tapi memberitahukan kepada semua orang bahwa tidak mudah sampai di titik ini. Dan bisa di katakan bahwa kristal biru hanya bisa digunakan sekali."Jawab Alice lagi. Semua orang sudah mendapatkan konsep yang dirancang oleh Alice dan di jelaskan olehnya.


"Kami mengerti. Hal ini akan kami sampaikan kepada raja kami masing-masing." Jawab mereka yang mengatakan hal ini kepada Alice.


"Terima kasih Alice sudah memberikan informasi ini kepada kami." Jawab Gerry.


"Kita belum memulainya guru. Kita semua harus berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi kondisi krisis yang akan kita hadapi untuk melawan orang monster yang akan memusnahkan hidup manusia. Aku hanya memberitahu tentang apa yang aku tahu. Aku juga mohon bantuannya kalian semua ." Jawab Alice yang tersenyum dan membungkukkan kepalannya memberikan hormat kepada mereka semua.


"Baiklah, kalian semua sudah mendengarkan apa yang dijelaskan oleh Alice maka pertemuan ini kita sudahi sampai di sini dan sampai bertemu kembali di rapat selanjutnya. Aku harap kalian semua dapat memberikan penjelasan kepada para raja untuk menyetujui rencana yang dibuat oleh Alice." Jawab Gerry.


"Iya, kalian juga ingat untuk melaporkan semua apa yang kalian ketahui saat ini kepada para raja." Jawab Ansel.


"Baik yang mulia raja Ansel." Jawab mereka semua.


Pertemuan itu di bubarkan Setelah semua rencana yang dikatakan oleh Alice disampaikan. Alice dan Darren juga pergi dari ruang pertemuan itu dan kembali ke rumah. Sementara Dylan, Aleda, Freya, Haura, Evan, Glen dan guru akademik sihir dunia yang lain juga bubar dan kembali pergi ke asal mereka masing-masing.


"Alice, Ansel ingin bertemu dengan mu langsung." Jawab Darren berbisik. Dan Alice menyetujui hal ini. Ditemani oleh Darren mereka berada di ruangan yang sedang dengan Arlan dan Ansel. Mereka berempat berbicara banyak hal. Bukan hanya sekedar ucapan selamat yang di berikan oleh Ansel kepada Alice tapi juga mohon bantuan Alice.

__ADS_1


"Paman langsung saja, paman mohon maaf telah merepotkan mu dan Alika serta terima kasih sudah banyak membantu hingga saat ini." Jawab Ansel.


"Paman, semua yang aku lakukan untuk negera ku dan orang terkasih yang ingin selalu aku lindungi." Jawab Alice tersenyum mengakhiri pembicaraan mereka dan menyelesaikan pertemuan pribadi mereka.


__ADS_2