
Disisi lain, Freya dan Glen sudah menunggu kedatangan induk monster cacing tanah. Sejak awal Glen dan Freya juga telah membuat jebakan untuk monster cacing tanah. Glen yang mengetahui keberadaan monster cacing tanah telah mengumpulkan batu basaltik untuk di hancur leburkan menjadi bubuk seperti pasir. Bubuk basaltik itu di taburkan sepanjang tempat induk monster cacing tanah akan keluar ke permukaan.
Saat induk monster tanah keluar ke permukaan, Glen langsung membuat dinding-dinding yang terbuat dari bubuk basaltik. Bubuk ini adalah bahan utama dalam pembuatan besi. Dinding yang di ciptakan oleh Glen adalah dinding besi yang mengelilingi seluruh wilayah monster cacing tanah.
Getaran yang di ciptakan oleh induk cacing tanah dan getaran yang di ciptakan oleh Glen bersatu padu sehingga orang yang melihatnya sungguh takjub. Induk monster cacing tanah yang begitu besar dengan sihir Glen yang mengurungnya dengan dinding besi.
"Apa itu?" tanya para penyihir lainnya saat melihat dinding besi.
"Aku baru mengetahui bahwa sihir tanah juga bisa menghaluskan bantu basaltik dan membuat dinding besi seperti ingin. Pangeran Glen benar-benar luar biasa." Jawab penyihir lainnya juga dan ada tukang besi yang mengetahui hal itu menjelaskan kepada penduduk yang takjub dengan kekuatan Glen.
"Berani-beraninya manusia seperti kalian mengurungku di sini." Ucap induk monster cacing tanah yang terkejut saat dirinya yang baru saja keluar dari tanah sudah di halangi.
Dengan kekuatan sihir yang dimiliki oleh cacing tanah ingin menerobos dinding yang di buat oleh Glen namun tidak bisa.
"Aku sudah memikirkannya untuk pertahanan ini, kau tidak akan bisa kemana-mana lagi. Tanah yang ada di bawah mu juga sudah berubah menjadi besi. Jangan berfikir untuk kabur." Jawab Glen.
"Kau kira kau bisa mengurungku dengan hal seperti ini?" tanya Monster cacing tanah dengan mudahnya mengeluarkan cairan yang ada pada tubuhnya dan membuat dinding besi yang di buat oleh Glen mencair. Sepertinya Aqua Regia yang memiliki zat asam kuat melelehkan besi.
"Monster cacing ini bisa mengeluarkan Aqua regia, kau harus hati-hati Glen." Ucap Freya dengan mengeluarkan serangan apinya ke arah induk monster cacing tanah dengan kekuatan 30 % sihir yang digunakan olehnya. ( Aqua Regia adalah campuran antara HNO3 dan HCl. Keduanya adalah cairan asam yang kuat dan sama-sama bersifat korosif. Mampu menghancurkan logam – logam masif macam besi dan baja.)
"Dasar manusia sia..........." Induk monster cacing tanah marah akibat tubuhnya yang sebagian sudah bolong-bolong akibat api yang di berikan oleh Freya. Tapi tidak membutuhkan waktu yang lama, tubuhnya kembali ke semula.
"Induk monster cacing tanah itu lebih kuat dan pangeran Glen bersama Freya berjuang di sana. Kita juga harus berjuang." Jawab penyihir lain yang melihat juga pertarungan yang dilakukan oleh Freya dan Glen. Mereka menjadi semangat karena melihat kerjasama yang dilakukan oleh Glen dan Freya. Penduduk wilayah Arm juga berdoa untuk keselamatan mereka yang sedang bertarung.
__ADS_1
"Pakai rencana B." Ucap Freya kepada Glen.
"Baik." Jawab Glen. Glen menggunakan sihirnya mengambil karung yang berisi garam dari dinding pembuatan penduduk ke arah dirinya dan menerbangkannya bersama pasir yang menjadi penopang garam. Garam dan pasir di satukan dan di taburkan ke kulit induk monster cacing tanah.
"Arghhhhhhhhhhhh." Induk monster cacing tanah merasa pedih pada kulitnya yang terkena garam dapur.
Freya melanjutkan serangan berikutnya dengan menggunakan kekuatan apinya yang di bentuk kecil-kecil seperti bola yang di terbangkan ke arah induk monster cacing tanah. Induk monster cacing tanah seperti sedang terkena hujan bola api ke seluruh tubuhnya.
"Arghhhhh." Induk monster cacing tanah terjatuh dan tak berdaya. Tubuhnya yang lambat beregenerasi seperti tadi.
Serangan yang dilakukan oleh Glen dan Freya membuat pengaruh yang kuat atas kekurangan daya sihir induk monster cacing tanah. Glen dan Freya fikir mereka sudah menang dengan menggunakan serangan terakhir untuk membakarnya. Tapi ternyata tidak.
"Kalian kira kalian bisa membunuh ku dengan mudah." Jawab induk monster cacing tanah. Induk monster cacing tanah menggunakan mulutnya mengeluarkan suara nyaring yang mengartikan dirinya sedang memanggil anak-anak. Seluruh bayi monster cacing tanah bergerak menuju ke arah induk monster cacing tanah.
"Jangan-jangan sama seperti saat melawan Orc." Jawab Freya.
"Semua dengar yang ku katakan. Segera kalahkan seluruh bayi monster cacing tanah. Halangi mereka sampai ke tubuh induk monster cacing tanah. Gunakan seluruh kemampuan kalian." Jawab Glen kepada neraka semua.
"Freya dengar perkataan ku, gunakan 10 kekuatan api mu untuk membuat panah besi sebanyak mungkin dari bubuk basaltik yang tersisa. Kita akan melakukan penyerangan secara total dengan menggunakan panah api yang akan kau jadikan serangan terakhir dalam hitungan ketiga. Jangan sampai membuatnya dapat menyerap bayi monster cacing tanah lainnya. Kau mengerti Freya?" tanya Glen.
"Aku mengerti." Jawab Freya.
"Bagus, aku akan mengalihkan perhatiannya. Aku mohon bantuan kalian semua." Jawab Glen kepada semua orang.
__ADS_1
"Baik pangeran Glen." Ucap mereka.
Sebagian penyihir tidak lagi menahan kekuatannya, mereka mengeluarkan kekuatannya habis-habisan. Mereka membunuh bayi monster cacing tanah dengan kekuatan penuh tanpa henti. Mereka semua berusaha untuk menghentikan bayi monster cacing tanah datang ke tubuh induk monster cacing tanah.
Begitu juga dengan Freya yang mengumpulkan bubuk basaltik yang tersisa dari dinding yang di buat oleh Glen saat penyerangan pertama. Freya menggunakan kekuatannya untuk memadatkan bubuk basaltik menjadi panah besi yang kuat. Setelah itu memanaskan semua panah besi lebih panas lagi sesuai perintah Glen.
Disisi lain Glen menggunakan kekuatan sihir tanahnya membentuk segitiga runcing dari tanah mengarahkan ke arah induk monster cacing tanah yang sedang memakan bayinya sendiri sebagai kekuatannya. Beberapa bagian kulitnya yang pulih kembali saat memakan anaknya sendiri. Sebagain penyihir sudah kelelahan sehingga beberapa bayi monster cacing tanah lolos dari mereka.
"Pangeran Glen, kami sudah tidak sanggup." Jawab penyihir lain.
"Kerja bagus, sekarang pergi selamatkan diri kalian, serahkan sisanya." Jawab Glen.
"Baik." Jawab mereka.
"Freya kau sudah siap?" tanya Glen.
"Sudah." Jawab Freya.
"Bagus. Dalam hitungan ke tiga. Serang dia dengan panah panas yang sudah di siapkan. Serang dia tanpa henti. Kau mengerti ?" tanya Glen.
"Baik." Jawab Freya. Glen menggunakan sisa garam yang ada untuk menaburkan ke arah induk monster cacing tanah yang sedang mulai berevolusi menjadi king monster cacing tanah. Tapi efeknya tidak sebaik yang tadi. Bahkan segitiga runcing yang menusuk tubuh monster cacing tanah telah lebur menjadi tanah lagi karena cairan yang di keluarkan monster cacing tanah.
"3, 2 serang." Ucap Glen kepada Freya.
__ADS_1