
Sebelum perang itu juga, Alice sudah mengalahkan perkampungan orc di sana sehingga mengumpulkan taring orc yang di bunuh. Alice memiliki banyak taring orc yang sudah di kalahkan olehnya. Alice yang mengeluarkan sekitar 400 taring orc kepada Gerry.
"Apa?" Gerry semakin terkejut dengan melihat tumpukan taring orc yang ada di depan matanya.
"Aku akan datang kembali besok pagi untuk mengambil hasil penjualan yang aku lakukan. Aku harap semua siap tepat waktu." Jawab Alice yang keluar dari gudang itu meninggalkan Gerry yang masih tercengang melihat tumpukan taring orc dan yang lainnya.
"Eh, nona." Jawab Gerry yang mencoba mengejar Alice yang sudah keluar guild namun tak dapat mengejarnya.
Alice yang sudah kabur dari guild menggunakan jubahnya dan kembali lagi ke guild dengan memakai identitas miliknya. Alice yang masuk ke dalam guild mencari Gerry yang tidak ada.
"Dimana pak Gerry? " Tanya Alice yang melihat sekitar tidak menemukan Gerry. Ia berfikir bahwa diri masih berada di dalam gudang pemotongan monster.
"Eh Alice?" panggil Gerry yang sedang keluar dari ruangan bertemu dengan Alice.
"Pak, aku mau memberikan hasil dari misi yang aku ambil ." Jawab Alice.
"Kau sudah menyelesaikannya? Cepat juga." Jawab Gerry yang kembali ke depan kasir miliknya untuk melakukan transaksi kepada Alice.
Alice langsung mengeluarkan 20 jenis tanaman yang ada di dalam ruang penyimpanan spiritual miliknya.
"Pak, aku hanya mampu membawa beberapa tanaman herbal yang ada di dalam misi. Tidak semuanya mendapatkan tanaman herbal yang sesuai." Jawab Alice.
"Tidak apa-apa, setiap tangkai juga akan di beri hadiah koin emas." Jawab Gerry yang ingin melihat Alice.
"Baguslah, karena sangat melelahkan. Aku kira sangat mudah mendapatkannya. Tapi malah tidak menemukan banyak tanaman herbal." Jawab Alice lagi.
"Kualitas ini? Kenapa seperti orang yang tadi, bahkan tekstur pemotongannya sama " Jawab Gerry dalam hati.
"Alice, dimana kau mencari tanaman ini?" tanya Gerry.
"Hutan bagian barat dari istana kerjaan Gasta." Jawab Alice.
__ADS_1
"Dari mana kau mendapatkannya?" tanya Gerry lagi untuk memastikan.
"Hmmm, aku tidak terlalu ingat di mana saja aku mendapatkan tanaman herbal ini namun yang aku ingat bahwa tanaman herbal ini jatuh di ladang rumput. Seperti punya seseorang tapi aku ingin memilikinya. Mungkin ada sekitar 16 buah tanaman herbal yang aku dapatkan dari ladang rumput seperti sudah di petik seseorang namun di tinggalkan." Jawab Alice.
"Apakah itu dia?" tanya Gerry.
"Dia siapa pak?" tanya Alice.
"Apakah kau tidak bertemu dengan seseorang berjubah hitam dan memakai topi?" tanya Gerry
"Aku tidak melihatnya, bahkan aku hanya membunuh beberapa monster yang aku lihat di dalam hutan itu." Jawab Alice
"Mungkin dia datang setelah nona Queen Ice itu." Jawab Gerry dalam hati.
"Baiklah. Hanya ini saja?" tanya Gerry.
Alice ingin mengeluarkan semua tangkai tanaman herbal yang sudah diketik olehnya dan juga beberapa ginseng merah di dapatkan dalam hutan." Jawab Alice dalam hati.
Gerry yang menerima kertas misi, plakat yang diambil oleh Alice dan langsung memberikan poin dan koin dari hasil misi yang sudah selesai dilaksanakan oleh Alice.
"Terima kasih pak." Jawab Alice yang tersenyum menerima plakatnya kembali Yang sudah terisi dengan poin dan koin yang diberikan oleh Gerry sesuai dengan misi yang di ambil.
Alice pergi meninggalkan guild dan kembali ke dalam asrama akademi. Alice langsung membersihkan diri dan membaringkan tubuhnya di atas kasur karena situ lelah selama satu malam tidak tidur.
Gerry yang menyerahkan tugasnya di dalam guild. Dan ia sendiri pergi menemui raja. Namun ia terdiam dan mengurungkan niatnya. Gerry memanggil Aidan saja sebagai teman yang di percayai olehnya.
Aidan diajak oleh Gerry untuk melihat monster kelelawar yang sudah terbunuh di dalam gudang pemotongan daging.
"Dari mana kau mendapatkan ini? tanya Aidan biasanya terkejut melihat apa yang ada di depan matanya.
"Rahasia. Jadi, aku membawa mu datang hanya ingin meminta tolong untuk memastikan bahwa monster yang ada di hadapan kita ini merupakan kelelawar darah yang pernah kau temui waktu itu." Jawab Gerry.
__ADS_1
Aidan berjalan mengelilingi monster kelelawar sambil menyentuh bagian kulit monster.
"Benar, dia adalah monster kelelawar yang pernah aku temui waktu itu. Siapa yang sudah membunuhnya?" tanya Aidan yang penasaran melihat monster ada depannya.
"Aku didatangi oleh seseorang yang memiliki topeng di wajahnya dan menutupi seluruh tubuh dengan baik. Dia bukan hanya menjual tubuh monster kelelawar ini, namun aku juga menjual 20 jenis tanaman herbal dengan jumlah 50 buah setiap jenisnya. Bahkan ia juga menjual taring monster orc yang ada di belakang itu. " Jawaban Aidan.
"Siapa dia? Kenapa dia bisa mendapatkan begitu banyak hal seperti ini?" tanya Aidan lagi.
"Aku juga tidak terlalu mengenalnya karena dia baru pertama kali datang ke guild ini. Tapi aku harus memberitahu raja." Jawab Gerry.
"Baiklah. Apa boleh aku ikut?" tanya Aidan.
Mereka berdua pergi ke kerajaan untuk bertemu dengan raja Ansel. Mereka yang sudah tiba di istana harus menunggu Raja Ansel selesai rapat dengan petinggi kerajaan.
"Silahkan masuk." Jawab pelayan yang memberikan izin untuk mereka berdua masuk ke dalam.
"Salam Raja." Ucap mereka berdua yang memberikan salam kepada raja Ansel.
"Ada apa Gerry, Aidan? Kalian jarang berkunjung di kerajaanku jika bukan karena hal yang penting?" tanya Ansel.
"Aku ingin melaporkan tentang seseorang yang begitu misterius datang untuk menjual monster kelelawar, tanaman herbal dan taring orc dengan jumlah yang sangat besar. Sedangkan jumlah koin yang ada di dalam guild tidak cukup untuk membayarnya....." Jawab Gerry yang menceritakan semua tentang Queen Ice yang di kenal olehnya.
"Siapa dia? Bagaimana ciri-cirinya?" tanya Ansel.
"Dia mengatakan bahwa namanya adalah Queen Ice. Dia menggunakan jubah hitam dengan topeng. Aku tidak dapat melihat wajahnya maka dari itu aku menyebutnya dengan penyihir petualangan Queen Ice." Jawab Gerry.
"Aku juga berpikir bahwa monster kelelawar ini bunuh olehnya adalah konser kelelawar yang ada di hutan barat. Monster yang perlu ditemui oleh Aidan dan beberapa prajurit yang hilang jejaknya di hutan barat." Jawab Gerry.
"Ambil kekurangan koin yang harus dibayar kerajaan kita untuk Penyihir itu. Gunakan bahan-bahan yang sudah kita beli dengan sebaik mungkin, itulah alasanku memberikan tanggung jawab ini kepadamu. Lalu pantau dia, jika dia macam-macam kita harus menyiapkan diri menghadapinya." Jawab Ansel.
"Baik raja. Aku akan melakukan tindakan sesuai dengan arahan mu." Jawab Gerry.
__ADS_1
Mereka berdua keluar dari ruangan Ansel dan kembali ke tugas mereka masing-masing