
Arlan yang pergi meninggalkan Fenrir dan Fenrir pergi mencari keberadaan serigala gunung. Fenrir pergi dari tempatnya berburu menuju ke pegunungan hutan awal menemui serigala gunung.
"Tuan Fenrir? Ada apa?" tanya King Wolf ketua dari serigala gunung.
"Aku dengar kalian telah kalah melawan sekelompok manusia." Jawab Fenrir yang melihat beberapa serigala gunung yang masih pingsan dan belum sadarkan diri di dalam gua.
"Sebagian kalah melawan para manusia itu. Tapi ada dua sosok manusia yang aura sihirnya tidak asing. Dan satu orang wanita yang memiliki aura itu berkomunikasi kepada ku untuk tidak melanjutkan pertarungan karena mereka bukan untuk mengacau hutan awal. Mereka semua bertujuan untuk masuk ke hutan larangan." Jawab King Wolf menceritakan semua yang di ketahui olehnya termasuk saat ia berkomunikasi dengan Alice
"Itu wanita suci dan satu orang lagi adalah yang mulia naga suci." Jawab Fenrir yang menjawab dengan santai dan membuka botol obat lalu meminumkan para serigala yang sedang pingsan.
"Naga suci? Yang mulia sudah kembali?" tanya King Wolf.
"Iya, dia berenkarnasi menjadi seorang pangeran dari kerajaan Gasta, namannya Arlan Sagasta. Dia yang memberitahukan ku tentang kalian. Dan dia juga yang memberikan pil penyembuh ini untuk kalian." Jawab Fenrir yang masih belum selesai memberikan obat kepada semua serigala yang pingsan.
King wolf dan serigala lainnya yang masih sadar membantu Fenrir memberikan obat kepada rekan mereka yang pingsan. Pil penyembuh yang cukup efektif untuk memberikan efek penyembuhan dengan cepat kepada tubuh serigala gunung.
"Jadi aura yang aku rasakan itu dari dirinya?" tanya King Wolf.
"Iya. Dia menekan kekuatannya untuk tidak mencolok. Dia juga menjadi seorang penyihir yang cukup kompeten. Dan lagi dia bersama dengan wanita suci. Aku fikir ini adalah hal yang baik selama ini daripada masa lalu." Jawab Fenrir.
"Kau benar. Aku juga harus semangat menjalani hidup ini." Jawab King Wolf.
__ADS_1
"Oh satu hal lagi yang harus aku katakan kepada kalian. Ini juga merupakan perintah langsung dari yang mulia Arlan Sagasta bahwa beberapa tahun ke depan, kita akan menghadapi Monster King Mo yang tecatat di buku kuno akan kembali muncul. Dan kita sebagai pemberantasan monster dan yang lainnya kita akan berhasil dengan baik. Tapi jika tidak, bagaimana dengan nasib generasi kita?" Ucap Fenrir menjelas kepada King Wolf.
"Oleh karena itu, yang Mulia mengatakan untuk meningkatkan kekuatan bertarung kita sekarang. Aku juga tidak tau mau memulai dari mana." Jawab Fenrir.
"Bagaimana mungkin yang mulai berenkarnasi menjadi seorang manusia?" tanya Wolf King.
"Jangan lagi di pertanyakan hal yang tidak perlu. Jadi lakukan hal-hal yang di perintahkan oleh yang mulia. Kita juga harus memberikan informasi ini kepada penduduk hutan awal. Oh ya lebih baik kita masuk ke dalam portal spiritual sendiri atau dungeon yang dibuat sendiri oleh kita bisa digunakan untuk meningkatkan latihan kita." Jawab Fenrir.
"Benar juga kita juga memiliki dungeon milik yang mulia dulu. Bagaimana jika kita semua menetap di sana untuk mempersiapkan diri meningkatkan kekuatan kita menghadapi King Mo. Walaupun kita tidak bisa mengalahkan King Mo tapi kita bisa membantu yang mulai mengalahkan monster lainnya yang akan datang di perang itu." Jawab King Wolf.
"Kau benar, kenapa kita tidak berfikir seperti. Baiklah, aku mohon bantuannya kepada kalian semua yang akan pulih besok. Aku ingin kalian datang melihat suasana yang bagus kita lihat. " Jawab Fenrir.
"Oke, aku akan mengajak semuannya untuk mengikuti hal ini." Jawab King wolf.
"Akan aku sampaikan jika bertemu dengannya." Jawab Fenrir.
Mereka berpisah di malam itu. King Wolf membantu menjaga anggotanya yang akan pulih setelah mengkonsumsi yang di berikan oleh Fenrir.
Sedangkan Alice yang kembali ke dalam tenda melihat suasana hutan seperti ada yang sedang melihatnya. Namun Ema mengatakan bahwa tidak ada yang berbahaya. Ema mengatakan bahwa itu hanyalah mata-mata hewan yang sedang melihat mereka menikmati tidur di tenda dengan dinding batu yang membuat mencurigakan.
"Tidak apa-apa nona, itu hanya mata monster." Jawab Ema.
__ADS_1
"Baguslah, aku akan mengabaikan yang lain dan fokus untuk besok." Jawab Alice.
Mereka akhirnya kembali tidur dengan tidak merasakan sesuatu apapun.
Pagi hari yang cerah, batu dinding menjadi rata lagi seperti tanah yang dilakukan oleh Glen. Dan lainnya juga sibuk membereskan tendanya untuk di masukkan kembali ke kantong penyimpanan.
"Kita sarapan menggunakan ini saja." Jawab Darren yang mengeluarkan makanan onigiri yang di buat oleh Alika yang dapat di simpan selama 1 Minggu. Mereka tidak lagi pergi mencari makanan karena di hutan sudah tidak ada lagi yang jualan. Mereka menikmati makanan yang di buat oleh Alika.
"Beberapa meter lagi kita akan sampai di depan hutan larangan. Kalian harus dengar apa yang dikatakan oleh pendamping kalian. Kami akan menjadi orang yang bertanggung jawab atas kesalahan yang akan kalian lakukan. Maka kalian harus melangkah dan melakukan hal lainnya harus berdiskusi terlebih dulu jangan gegabah. Kau harus bisa menjaga emosi diri yang egois." Jawab Darren memberikan nasehat kepada para wanita.
"Baik pak." Jawab Aleda dan Freya.
"Kalian ingat apa yang aku sampaikan sebelum kemari?" tanya Darren lagi.
"Ingat, jika ada sesuatu yang berbahaya segera lakukan teleportasi. Jika kehilangan arah dan tersesat maka gunakan batu ini untuk menuntun kembali." Jawab mereka bersama-sama.
"Baguslah jika kalian semua sudah mengerti. Kita akan berpisah di sini dan akan berkumpul lagi di sini. Ayo sama-sama masuk." Jawab Darren yang berjalan ke pintu masuk hutan larangan dengan menggunakan token. Mereka semua sudah menuju ke arah masing-masing. Haura dan Evan sudah miliki token pintu untuk masuk dan keluar dari hutan larangan yang memiliki sihir kenkai atau pelindung yang berlapis sepuluh. Jika bukan sihir pelindung itu, mungkin saja banyak monster yang bermunculan.
Pelindung yang melindungi hutan larangan ke hutan awal dan hutan awal juga sudah diberikan perisai pelindung. Hal ini untuk tidak keluar dari tempat yang semestinya.
Alice, Arlan, dan Daren menuju ke arah kanan. Aleda, Dylan, dan Haura ke arah tengah. Evan, Freya dan Glen menuju ke arah kiri. Mereka semua sudah pergi Menuju ke arah yang sudah di sepakati untuk masuk ke dalam hutan larangan.
__ADS_1
Darren, Haura dan Evan meletakkan token itu pada dinding pelindung dan mereka mengajak para murid nya untuk masuk ikut bersama dengannya sebelum pelindung itu tertutup kembali. Karena setiap pelindung akan tutup kembali selama 10 detik.