Alice'S Magic Privalige

Alice'S Magic Privalige
Hujan Darah Awal Peperangan


__ADS_3

"Semuanya tenang, bisa aku bicara lagi?" tanya Alice yang mencoba menenangkan semuannya dan ia mulai berbicara untuk mengeluarkan idenya.


"Jika semuannya panik seperti ini, bagaimana bisa kita berfikir dengan jernih? Sekarang dengarkan aku. Bolehkah aku untuk mengusulkan pendapat?" tanya Alice kepada mereka.


"Aku kira itu ide yang bagus. Selama ini strategi yang diberikan oleh Alice adalah benar dan tepat." Jawab banyak orang yang sudah mengetahui bagaimana Alice saat membuat strategi.


"Kami setuju, silahkan katakan." Ucap mereka setelah menganggukkan kepala setuju untuk mendengarkan strategi yang diberikan oleh Alice.


"Sekarang masing-masing negara harus mengevakuasi penduduk Apakah semua negara sudah menyiapkan dungeon untuk evakuasi penduduk?" tanya Alice. Karta, Augie, Steven, Ansel dan Georgi menganggukan kepalannya.


"Bagus. Lakukan langkah pertama itu. Langkah kedua persiapkan semua prajurit yang akan di garis depan. Papa, Guru Haura, dan masing-masing jenderal kerajaan bisa mendekat kemari? Aku juga mau setiap putri dan pangeran kerajaan kemari," perintah Alice. Alice mengeluarkan sebuah peta.


"Jerry, beritahu pada ku tentang titik di mana monster yang tertidur itu berada." Jawab Alice.


"Baik nona." Jawab Jerry yang membantu Alice untuk menentukan tempat yang di lingkari oleh Alice di setiap negara untuk mempersiapkan orang-orang yang akan melawan monster tertidur di bawah tanah. Alice memberikan tanda dengan jarum di setiap tempat yang diberitahu oleh Jerry dan mulai menjelaskan kepada semua orang.


"Guru, Papa dan teman-teman. Lihat tanda jarum yang aku tancapkan pass setiap wilayah ini? Ini adalah kemungkinan wilayah yang akan ada kemunculan dari monster. Jika di tanya kenapa aku bisa yakin? mungkin hanya sebuah firasat. Jika salah pada firasat ku juga tidak akan merugikan kita. Karena memang setiap tempat mungkin saja akan ada kemunculan monster yang sudah di kendalikan oleh King Mo." Jawab Alice yang menjelaskan.


"Selain dari tempat-tempat ini, kita juga harus membagi prajuritnya setiap daerah menjadi beberapa bagian dan pasukan terdepan yang berlapis dalam pertahanan. Kalian harus membuat setiap tim memiliki orang yang dapat di percaya dan kemampuannya dapat di andalkan. Dan ingatlah setiap tim juga harus memiliki tim medis yang akan menjadi penyembuh kalian......" Jawab Alice menjelaskan dengan sangat detail setiap negara tempat-tempat yang harus di perhatikan.


"Bagaimana dengan King Mo?" tanya Augie.


"Serahkan itu kepada ku dan Arlan. Kami berdua sudah memiliki sebuah rencana untuk itu. Kalian jangan khawatir tentang hal itu, kalian hanya perlu fokus keselamatan penduduk dan juga diri kalian masing-masing." Jawab Alice.

__ADS_1


"Bagaimana dengan kalian berdua? Kalian jangan percaya diri sekali untuk mengalahkan King Mo." Jawab Ansel.


"Bukan seperti itu Ayah. Percayalah pada kami. Aku dan Alice mempelajari beberapa sihir penyegelan yang sudah kami latih secara diam-diam, kami akan mencobanya. Lagi pula, penyegelan ini kami dapatkan bersama dengan lembaran kertas itu. Di dalam gua tikus. Tidak ada cara lain Ayah, jika kami gagal masih ada cara kedua yaitu mengalahkan King Mo dengan kekuatan kita." Jawab Arlan.


"Bocah-bocah ini merasa bisa untuk menyelesaikan masalah besar ini." Jawab Ansel.


"Aku percaya." Ucap Alika yang tersenyum kepada Arlan dan Alice. Mereka semua terdiam dan menyetujui saja.


"Apa kalian sudah menentukan di mana King Mo akan muncul?" tanya Dylan.


"Tentu saja. Bukannya kita sudah berkunjung ke markasnya? Apa kalian tidak merasakan ketika di tempat itu?" tanya Alice yang tersenyum.


"Baiklah, itu saja dulu untuk kita. Sekarang lakukan apa yang Alice katakan." Jawab Arlan.


"Oh ya, aku sudah membuat sebuah kerang sihir informasi. Kalian gunakan kerang ini sebagai alat komunikasi kita. Aku sudah membuatnya dan ini berhasil. Gunakan ini untuk kita saling memberikan informasi. Cara menggunakannya hanya masukan sedikit sihir dan tekan ini. Kalian bisa langsung mendengarkan apa yang di bicarakan." Ucap Alice kepada mereka memberikan handphone sihir dari kerang. Alice membagikan kerang itu kepada semua orang yang berada di aula.


Semua negara sibuk dengan evakuasi penduduk ke dalam dungeon.Dan mempersiapkan untuk tim pada prajurit melakukan sebuah tim dan berjaga di setiap tempat yang sudah di tentukan.Semua sibuk bersiap segala kemungkinan selama 2 hari setelah ucapan yang diberikan.


Disaat semua orang sibuk dengan evakuasi. Alice dan Arlan sedang merencanakan hal lainya.Mereka memerintahkan 5 naga yang sudah berevolusi untuk melakukan pembuatan segel di setiap negara. Arlan juga bergegas ke hutan larangan untuk melakukan segel utama.


"Aku mohon bantuan dari kalian Abimata, Abistya, Abiwara, Abiyoga, Abisam untuk membuat segel di setiap negara." Ucap Arlan.


"Baik yang mulia." Jawab mereka.

__ADS_1


Sudah dua hari berlalu mereka terus memberikan laporan persiapan dari apa yang sudah di rencanakan namun tiba-tiba awan hitam berkumpul di langit di suatu tempat. Hal itu membuat kecurigaan setiap prajurit penyihir yang melihatnya karena awan hitam itu hanya mengelilingi hutan di setiap kerajaan. Karena hal itu, mereka melakukan pemeriksaan.


"Lapor, hujan darah telah terjadi di hutan kerajaan Mizu."


"Apa?" Semua orang semakin takut untuk menghadapi hari dimana harus berhadapan dengan King Mo.


"Disini juga, kerajaan Gasta."


"Disini juga, kerajaan Suhi "


"Disini juga, kerajaan Niguis."


"Kerjaan Sky juga."


Semuannya melaporkan tentang hujan darah yang sudah terjatuh ke bumi akan memberikan dampak yang tidak baik. Fakta tentang hujan darah sebelum munculnya monster tanaman.


"Gawat, semuannya dengar yang aku katakan. Mohon penyihir dengan elemen tanah untuk mengirim 3 orang untuk datang ke setiap tempat dimana hujan darah ada. Jangan mendekat dari daerah hujan darah. Menjauh sejauh 100 meter. Aku mau kalian penyihir elemen tanah melalui bawah tanah untuk mencari jantung monster tanaman. Jauhkan pada prajurit dari daerah itu, pergi bergabung dengan prajurit pasukan utama. Apa kalian mengerti?" tanya Alice.


"Oke." Jawab mereka.


"Ingat bawa 1 ahli medis dan 1 prajurit lainnya untuk membantu kalian mencari jantung monster tanaman." Ucap Alice lagi.


"Baik nona." Jawab mereka. Penyihir elemen tanah langsung melakukan teleportasi ke setiap daerah kerajaan.

__ADS_1


"Jerry, pergilah menyamar untuk membantu mereka. Gunakan jubah hitam dan topeng ini untuk menjadi aku. Temukan jantung monster tanaman sebelum mereka tumbuh dalam waktu 3 hari." Alice sudah menceritakan tentang dirinya yang sering menyamar menjadi seorang bertopeng.


"Baik nona, aku akan melaksanakannya." Jawab Jerry yang langsung membagi tubuhnya menjadi 5 dan memakai jubah dan topeng seperti yang dikatakan oleh Alice untuk pergi di setiap negara.


__ADS_2