
"saya diam bukan berarti aku takut ,aku diam karena aku tidak mau mencari masalah , tapi nenek sungguh kelewatan dalam menghina kami , saya tau anda berkuasa disini tapi apa anda pikir kekuasaan anda bisa membuat mu bahagia , saya yakin anda tidak bahagia , anak anda pergi karena anda mengusirnya seperti seekor binatang , apa anda tau ayah saya selalu menceritakan tentang kebaikan anda membuat saya ingin sekali berjumpa dengan anda tapi apa yang terjadi setelah saya dan ayah saya datang hah ,apa yang anda perbuat ,kami pulang dengan kekecewaan yang mendalam" teriak Yuli yang sudah tidak tahan dengan hinaan perempuan tua tersebut
perempuan tua itu hanya bisa mematung dan mencerna dari kata kata wanita cantik yang ada dihadapan nya
" ma Mak maksudmu a apa?? tanya perempuan tua tersebut gugup
" apa anda tidak mempunyai seorang anak lagi selain pria yang ada dibelakang mu ?? tanya Yuli dengab suara yang ditekan
" seperti nya ada ,tapi mungkin dia sudah bahagia bersama wanita pilihannya dan melupakan ku sebagai seorang ibu yang melahirkan nya " ucap perempuan itu dengan tersenyum kecut
" apa anda bilang barusan , kata kata anda sungguh tidak nyaman didengar ditelinga nyonya, apa anda juga tidak mencerna dengan baik kata kata saya tadi ?? tanya Yuli dengab tatapan tajam
__ADS_1
" kalau saya mempunyai anak apa hubungannya denganmu hah , itu tidak membuat ku percaya pada penipu bodoh seperti kalian " teriak perempuan itu dengan suara yang tinggi
" ibu sudahlah jangan tambah tambah masalah, mereka tamu dan kita harus memperlakukan mereka, dengan baik " ucap Kevin menasehati ibunya
" sudahlah kamu sama Delvin sama saja , gak mau nurut sama ibu kalian sendiri" ucap nya dengan suara dingin
" jangan sebut nama itu dengan mulut kotor kalian " teriak Yuli membuat Kevin dan ibunya menatap ke arah Yuli
" hei perempuan gila , memangnya kenapa jika aku menyebut kan nama anak ku sendiri" ucap tegas perempuan tua itu yang membuat Yuli melangkah ke hadapan nya
Kevin yang melihat tatapan Yuli menjadi semakin yakin jika dia adalah anak kakaknya berbeda dengan ibunya yang menertawakan Yuli
__ADS_1
" hahahahahaha kenapa kamu begitu bodoh ,apa kamu orang suruhannya atau simpanannya untuk merebut harta yang kumiliki " ucap perempuan tua itu disela tawanya
tangan kanan Yuli siap melayang di pipi perempuan tua yang menertawakan nya dan menghinanya tapi Aidil lebih dulu menarik Yuli dalam pelukan nya
" aku tidak pernah menginginkan harta mu begitu pun dengan ayahku , jangan buat ayah ku terbebani dialam sana karena mempunyai ibu seperti mu " teriak Yuli memberontak untuk dilepaskan ,tapi Aidil semakin memluknya erat
" ayo kita pergi dari sini ,tidak ada gunanya berada di sini " ucap Aidil menopang Yuli
tapi langkah mereka terhenti setelah seseorang memanggilnya
" tunggu ," teriak Kevin
__ADS_1
dengan cepat Kevin berlari ke arah Yuli dan Aidil
" apa kamu anaknya kak Delvin ?? tanya Kevin dengan mata yang sudah berkaca kaca dan diangguki oleh yuli