
jam sudah menunjukan pukul 5 soreh Yuli yang sedang Vidio call kedua putranya di kagetkan oleh Aidil yang langsung datang dari belakang
" hai anak Deddy" teriak Aidil yang membuat Yuli mencubit nya karena kaget
" hai Eddy ( hai Deddy) ucap Alfa dan Alfi barengan
" apa kalian tau sebentar lagi kakak sama adek akan mempunyai adek yang imut " ucap Aidil cekikikan yang membuat wajah Yuli merona merah
" cieeeeeeee bentar lagi ada acara dong hahahaha" teriak Nurul dari sebrang telfon yang membuat Yuli menutup wajahnya yang merah
" Eddy angan upa dedknya yang anteng miyip akak ya( Deddy jangan lupa dedeknya yang ganteng mirip kakak ya ) teriak Alfa senang
" gak oleh ilip akak ahat , aluc ilip adek okoknya( gak boleh Mirip kakak jahat ,harus mirip adek pokoknya) ucap Alfi tidak terima
" akak ( kakak) teriak Alfa
" adek teriak Alfi membuat Nurul langsung mengambil hpnya dari si kembar yang sedang berantem
kini dalam layar nampak ke dua kembar sedang gulat di lantai membuat Yuli yang melihatnya langsung bersuara dengan nada galak emak emak
" Alfa Alfi " ucap Yuli yang membuat kedua anak tersebut menghentikan aktivitas nya
kedua bocah tersebut menunduk saat melihat wajah bundanya yang sudah marah
" sudah lah Yul ,mereka masih kecil " ucap Nurul dari sana
" tolong jaga mereka ya Rul " ucap Yuli dan di angguki oleh Nurul
__ADS_1
" kalau begitu sudah dulu ,aku bosan lihat wajah mu yang jelek itu " ucap Aidil langsung merebut hp Yuli dan mematikannya
" apa apaan sih kamu " ucap Yuli dengan suara tegas
" aduh lagi marah ya " goda Aidil sambil mencolek hidung Yuli
" tau ah " ucap Yuli kesal dan berdiri dari tempat duduknya tapi Aidil langsung menarik Yuli membuatnya duduk di pangkuan Aidil
satu detik
dua detik
tiga detik
ya dedeknya bangun lagi
Yuli yang merasakan ada sesuatu dibawah sana yang menusuk bokongnya segera berdiri dan melihat
" ingin minta makan Yul " ucap Aidil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
" busssss "
Yuli langsung mengangkat kakinya dan menginjak dedeknya membuat Aidil langsung jatuh ke lantai memegang si dedek
" memangnya enak , dasar mesum , dan apa kamu pikir aku sekarang masih bodoh , yang kemarin aku pikir ular ternyata burung mu pria mesum " ucap Yuli dan pergi meninggalkan Aidil
" Yuli tanggung jawab " ucap Yuli dengan suara yang dipaksakan tapi tidak dihiraukan oleh Yuli
__ADS_1
gila sakitnya sampai ke perutku " gumam Aidil meringis kesakitan
10 menit
15 menit
dedeknya sudah membaik membuat Aidil segera berdiri dan melangkah mencari Yuli yang hampir saja membunuh dedeknya
seketika mata Aidil membinar saat melihat Yuli sedang asik mengunya cemilannya , dengan langkah pelan Aidil mendekati Yuli dari belakang dan langsung mencium pipi Yuli
cup
" aidilllllllll " teriak Yuli
Aidil hanya cengingisan kabur dari emak emak yang lagi mengamuk
saat asik memainkan ponselnya tiba tiba Yuli datang dan langsung menarik telinga Aidil
" ahhhhgg " teriak Aidil kesakitan
" rasain memangnya enak , " ucap Yuli tersenyum penuh kemenangan
" dasar emak emak " ucap Aidil pelan yang masih bisa didengar Yuli
" apa kamu bilang " ucap Yuli tegas dan dengan segera Aidil menggelengkan kepalanya
" Yuli bersiplah malam ini kita akan keluar gunakan baju yang bagus " ucap Aidil berdiri
__ADS_1
" memangnya mau kemana ?? tanya Yuli penasaran
" ada , rahasia intinya kamu dandan yang cantik ya " ucap Aidil mengedipkan matanya sebelah