
jam sudah menunjukan pukul 07: 00 membuat keluarga zei berkumpul di meja makan sedangkan Kevin dan neneknya sudah pulang sedari tadi ke apartemen Kevin begitu pun dengan Dara dan Bimo mereka pulang lebih awal dari pada nek Vivin dan Kevin karena masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan nya di perusahaan
mereka semua kenikmatan makanan mereka dengan lahap apalagi Yuli yang sangat asik mencincang cincang daging di piringnya dengan garpu
" sayang makan dagingnya ,kenapa cuma di biarkan saja seperti itu dicincang cincang " ucap Aidil yang sedari tadi melihat istrinya sangat senang bermain dengan daging sapi di piring nya
" gak tau , aku hanya senang aja seperti ini " jawab Yuli melanjutkan aktifitasnya
Aidil hanya bisa menggelengkan kepalanya dan melanjutkan makannya
" Aidil apa kamu sudah membeli test pack ?? tanya Zei papinya
" astaga Aidil lupa , habis ini makan aku akan membeli nya di apotek " ucap Aidil dan diangguki oleh zei
" Alfa ikut ya deddy " ucap Alfa yang ingin jalan jalan
" adek juga ikut " ucap Alfi tidak mau ketinggalan
" tapi ini sudah malam , mau hujan lagi sebaiknya Alfa sama Alfi tidak usah ikut ya " ucap Aidil membuat keduanya cemberut
" biarkan mereka ikut , lagian kamu bawa mobil " ucap zei
" iya benar kata kai kumis " ucap Alfa menyetujui ucapan zei
" baiklah " ucap Aidil yang membuat senyuman kedua putranya terukir manis di wajahnya
setelah makan Aidil dan kedua anaknya berangkat menuju apotek untuk membeli test pack
sesampainya di apotek Aidil langsung masuk menggendong Alfa dan Alfi membuat semua wanita yang melihatnya kagum dengan sosok Aidil yang tampan ditambah lagi dengan anak yang dibawa nya tak kalah ganteng dan imut
__ADS_1
Aidil menurunkan Alfa dan Alfi dan langsung membeli apa yang harus dibelinya
" mau beli apa mas ?? tanya wanita cantik tersebut
" mau beli ," ucapan Aidil perpotongan karena lupa nama pengecek kehamilan
" Alfa , apa yang tadi kai bilang ya , kita disuruh beli apa ?? tanya Aidil
" gak tau deddy " jawab Alfa yang memang tidak tau apa yang mau di beli deddy nya dia hanya ingin jalan jalan saja
" Alfi tau ?? tanya Aidil
" tau deddy" jawab Alfi yang membuat Aidil menghembuskan nafas lega
" apa ?? tanya lagi Aidil
" jadi mau beli obat apa mas ?? tanya lagi wanita yang melayani tersebut
" Deddy mau beli aunty " jawab Alfa yang membuat Aidil membulat kan matanya
" Kakak jangan macam-macam " ucap Aidil kesal membuat Alfa diam berbeda dengan wanita yang melayani Aidil Tersebut dia merona merah mendengar ucapan Alfa
" maaf mbak , saya mau beli alat untuk mengecek kehamilan ?? ucap Aidil
" ohh test pack ?? tanya lagi wanita tersebut dan diangguki oleh Aidil
" mau yang bagaimana pak ?? tanya wanita tersebut memperlihatkan berbagai merek
karena tidak tau Aidil langsung membeli semua nya
__ADS_1
" bungkus aja semua merek itu " ucap Aidil tidak mau ambil pusing
" istri bapak hamil semua ya ?? tanya lagi wanita tersebut yang membuat Aidil menatap nya tajam
" istriku cuma satu " ucap Aidil dingin
" ohh maaf pak "
" berapa semuanya ?? tanya Aidil
" 200 rb pak " jawab wanita tersebut
Aidil mengeluarkan uang merah 2 lembar dan memberikan ke wanita yang melayaninya tersebut
" Deddy mau yang merah juga " ucap Alfa
" gak ada yang merah sudah habis " ucap Aidil dan kembali menggendong Alfa dan Alfi
" pak boleh saya gendong anak nya sebentar , saya sangat gemes melihat nya " ucap wanita tersebut yang membuat Alfa tanpa banyak pikir merentangkan tangannya ke arah nya
Aidil yang melihat kegenitan anaknya hanya bisa menghembuskan nafas nya kasar
Alfa yang di gendongan wanita cantik tersebut hanya bisa mengedipkan mata nya ke arah Alfi dan Alfa
" kamu sangat tampan dan imut , wangi lagi " ucap wanita tersebut beberapa mencium pipi Alfa
" tidak pipi anakku sudah tidak perawan lagi " gumam Aidil
" Mbak maaf kami harus segera pulang " ucap Aidil dan mengambil Alfa lagi walaupun wanita Tersebut masih belum puas mencium pipi Alfa
__ADS_1