
seminggu telah berlalu , hari ini adalah hari dimana Siska dan Kevin sangat ceria , ibu Kevin akan datang untuk membicarakan soal hari pernikahan anak bungsunya Kevin
jam sudah menunjukan pukul 06:00 dengan senyuman manisnya Siska bangun dari tempat tidurnya dan membersihkan dirinya
seusai mandi Siska langsung turun untuk ikut membantu pembantu bersih bersih dan menyiapkan hidangan
Yani dan zei yang baru turun hanya tersenyum tipis melihat putri sulung mereka yang sangat bersemangat hati ini
" pagi mami ,papi " sapa Siska dengan suara yang begitu manis dan ceria
" pagi sayang " sapa balik Yani maminya
" tumben sekali rajin Siska ?? tanya Zei Tersenyum tipis
" memang Siska selalu rajin " jawab Siska
" ayo Pi kita nonton aja , Siska hari ini sangat senang dan bersemangat sekali jadi gak perlu dibantu " ucap Yani kepada suami nya dan diangguki oleh zei
" oh iya mi nanti jam berapa Kevin dan ibunya datang?? tanya Siska
" tanya lah sama Kevin kamu kan pacar nya " ucap Yani Tersenyum tipis
" ok " jawab Siska
Kevin memang pulang dua hari yang lalu untuk menjemput ibunya , dia tidak ingin membiarkan ibunya datang sendirian
" Siska dimana Aidil dan Yuli ?? tanya Zei
__ADS_1
" ntahlah " jawab Siska
" mungkin masih tidur Pi " ucap Yani
" iya Pi " saut Siska
" ohh " jawab singkat zei
Aidil membuka matanya perlahan dan melihat istrinya Yang masih tertidur pulas hanya bisa tersenyum tipis melihatnya
Yuli yang masih belum menggunakan sehelai benang karena Aidil selalu memakannya setiap malam walaupun Yuli selalu memberikan berbagai alasan tapi Aidil tidak menghiraukan nya
Yuli sangat lelah setiap malamnya melayani suaminya yang tak ada henti hentinya , ditambah lagi ternyata Aidil selalu meminum obat kuat diam diam
Yuli yang tadi malam melihat suaminya meminum sesuatu sebelum melakukan hubungan suami istri langsung mengetahui apa yang diminumnya
Aidil yang terbangun duluan dengan jailnya dia menarik selimut yang dipakai keduanya
mata Aidil kembali tertuju pada tubuh indah istrinya yang masih polos tanpa menggunakan sehelai benang , yang pastinya si otong Aidil akan bangkit kembali melihat nya, Aidil diam diam M*rem*s2 ***** istrinya dengan rakus sedangkan tangan satu nya beralih ke bagian bawah untuk bermain
Yuli yang sedang tidur m*ndes*h karena merasakan hal hal yang selalu ia dapat kan setiap malamnya bersama suaminya aidil ******* ***** sebelah kanan sedangkan tangan kanan nya bermain di ***** sebelah kiri
Yuli perlahan membuka matanya saat rasa yang tadi malam kembali lagi , mata Yuli membulat sempurna saat mendapati suaminya sedang berm*in lagi dengan tub*h nya
" mas apa yang kamu lakukan ahg ,m..a..s ahhg " ucap Yuli disela dia m*nd**h
" membuat perutmu buncit hehe " jawab Aidil tanpa rasa bersalah sama sekali dan kembali m*lu**t ***** istrinya
__ADS_1
" aku ah..g "
Aidil mencium bibir kecil istrinya dengan lembut
" mas mulutmu bau " ucap Yuli tapi tidak dihiraukan oleh Aidil yang sudah kepanasan
Yuli hanya bisa pasrah dan membalas ciuman suaminya
tangan kanan Aidil beralih ke bagian bawa istrinya , Aidil Tersenyum tipis saat melihat p * n ya sang istri yang sudah basah
" sayang sudah keluar " ucap Aidil yang membuat istrinya sendiri malu
" aku sudah bilang kalau punyamu yang bikin seprei bau " ucap Aidil yang membuat Yuli membulatkan matanya
" tidak , itu cairan mu " jawab Yuli tak terima
" tapi buktinya ini " saut Aidil
" yasudah aku sudah tidak mau lagi ,cepat pindah dari situ aku mau mandi " ucap Yuli yang sudah gak mood
" ok sayang ,cantik , manjaku, dan manis ku aku mengakui jika cairanku ku yang bau " ucap Aidil Tersenyum manis mengalah demi memuaskan si dedek kecilnya
dan terjadilah perang antar suami istri didalam kamar yang penuh D*s*han
PUSING EPS INI SELALU DITOLAK
AKU GAK TAU LAGI GIMANA CERITANYA SUDAH TERLANJUR
__ADS_1