Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
pertikaian di acara pernikahan


__ADS_3

setelah acara akad nikah selesai kini seperti biasa resep pernikahan terakhir tapi paling terakhir pasti malam pertama wkwk , tapi maaf untuk malam pertama tidak terlalu vulgar atau terlalu panas karena mengingat bulan ini bulan puasa


kini kedua pasangan suami istri yang masih buka palasik tersenyum hangat kepada para tamu yang hadir di acaranya


saat keluarga Aidil sedang menyantap makanan tiba tiba Nurul minta izin untuk pergi sebentar entah apa tujuannya


" mi pih Nurul mau ke sana sebentar ya" ucap Nurul langsung berdiri dari tempat duduknya dan pergi begitu saja


keluarganya hanya menatap Nurul menuju ke arah seseorang yang sedang tersenyum manis ke arah Nurul


tak lama kemudian Nurul datang dengan sosok laki-laki tampan yang sedang digandengnya


laki-laki tersebut agak sedikit tidak enak dengan keluarga Nurul apalagi lagi Aidil yang menatapnya dengan tatapan tajam


setelah melihat kedatangan Rey , Aidil menggeser kursinya agar lebih dekat dengan istrinya seperti sangat takut kehilangan istrinya


Yuli yang yang melihat suaminya sangat cemburuan hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya tidak mengerti dengan jalan pikiran suaminya


" ada apa kamu membawa laki-laki itu? tanya Aidil ke adiknya Nurul dengan suara datar


" loh memangnya kenapa , Rei kan kekasihku" jawab Nurul


" kamu bawa aja dia ketempat yang lain aku tidak suka melihatnya disini " ucap Aidil


" mas kenapa sih kayak anak kecil saja" ucap Yuli kesal dengan tingkah laku suaminya yang membuat dirinya malu sendiri


" kamu senang kalau dia di sini?? tanya Aidil datar

__ADS_1


" baiklah saya lebih baik pindah ke tempat duduk yang lain saja"; ucap Rei merasa tidak enak dengan keluarga Nurul


sedari tadi Rey mencoba untuk tidak melihat Yuli, dia sangat takut jika tidak bisa melupakan kisah cintanya kepada Yuli, tapi itu sangat percuma Rey tidak sanggup jika tidak melihat wajah Yuli


Rey melihat Yuli yang sangat cantik membuat jantungnya kembali berdegup kencang tapi bagaimanapun dia tidak mungkin bisa memilikinya


" jangan tatap istriku" ucap ideal dengan suara dingin dan ditekan


" Dil apaan sih , ayo nak Rei ikut duduk disini saja , saya juga ingin berbincang dengan mu " ucap Zei


" tapi ..." ucapan Rei terpotong oleh Nurul


" gak usah menolak, ayo lah " ucap Nurul menarik tangan Rei yang membuat Rei mau tidak mau ikut duduk


Rey duduk berhadapan dengan Yuli hanya meja yang memberikan jarak buat mereka yang semakin membuat Aidil terbakar api cembury


" mas cukup , lebih baik mas pulang kalau hanya ingin mencari masalah kepada orang yang tak bersalah sama sekali " ucap Yuli tak kalah emosi


" apa kamu bilang , dia tidak bersalah , sedari tadi dia menatap mu tanpa berkedip apa kamu pikir itu masih tidak masalah bagiku sebagai seorang suami dan apa jangan jangan kamu juga mencintai nya makanya kamu membelanya hah " ucap Aidil membentak Yuli yang membuat hati Yuli terasa sesak seketika , entah karena bawaan bayi atau Karen dia belum pernah di bentak suaminya setelah menikah tapi jujur hati Yuli sangat sakit mendengar ucapan kasar serta prasangka buruk suaminya


air mata Yuli mengalir tanpa mengeluarkan suara hatinya sangat sakit mendengar bentakan suaminya


" sayang ,ma.. maaf aku tidak sengaja , aku terbawa suasana " ucap Aidil panik


semua tamu undangan mengarah kepada mereka yang sedang terlihat bertengkar atau lebih tepatnya sudah bertengkar


" Bunda " ucap Alfa yang melihat Bundanya menangis tapi tidak dihiraukan oleh Yuli

__ADS_1


Yuli pergi meninggalkan mereka semua , hatinya sangat sesak dia berlari dengan berlinang air mata melewati para tamu yang melihatnya tapi Yuli sudah tidak memperdulikan hal itu yang ada dipikiran nya saat ini hanya kata kata suaminya


Aidil hendak mengejar tapi Alfa menarik tangan nya


" Deddy kenapa buat bunda nangis ?? tanya Alfa yang sudah berkaca-kaca ingin ikut menangis


" ini semua gara gara kamu sialan " teriak Aidil memukul meja makan menatap ke arah Rei


Alfa yang kaget ikut menangis histeris


" Aidil cukup , ini acara pernikahan Bimo bukan tempat pertikaian , makanya jangan terlalu cemburuan , apa kamu tidak melihat para tamu yang melihat ke arah kita


" maaf telah membuat semuanya berantakan , saya lebih baik pergi sebelum terjadi masalah lagi " ucap Rei


" tidak usah dipikirkan nak Rei ,ini memang salahnya si bodoh ini , duduk lah nikmati acara nya biarkan dia menanggung semua kesalahannya " ucap Zei


" Oma deddy jahat " ucap Alfa yang ada dipelukan Yani


Bimo yang melihat kejadian tersebut ingin turun tapi masih banyak tamu yang berbondong-bondong bondong memberikan nya selamat


" adek tidak mau main sama deddy lagi " ucap Alfi sinis


Aidil menoleh ke arah maminya memohon untuk bantuan tapi Yani malah mengacuhkan nya agar dia bisa belajar dengan kesalahan yang telah diperbuat


Aidil ikut keluar mengejar Yuli yang sudah entah kemana


" untung kita sudah foto foto ya " ucap Yani mencairkan suasana

__ADS_1


" ayo lanjutkan makannya, tidak usah dipikirkan dia pasti langsung menemukan Yuli nanti " ucap zei yang sebenarnya agak ragu karena Bimo sedang menikah jadi tidak ada yang menjadi Detektif


__ADS_2