Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
melahirkan 2


__ADS_3

Aidil melajukan mobilnya ke arah rumah sakit tanpa berkata apa-apa lagi , dia sudah khawatir dengan kakak nya sedangkan mami Yani di belakang tak henti hentinya berdoa


" selamat kan lah Siska dan calon cucuku serta kami yang di bawa oleh Aidil yang menyupir seperti orang gila " ucap mami Yani yang hanya bisa memejamkan mata nya tak sanggup melihat kedepan karena laju mobil yang sangat laju


" wow Deddy hebat , lihat banyak sekali orang yang kita lewati , mereka bukan tandingan Deddy " ucap Alfa


" iya , siapa dulu Deddy nya Alfi " ucap Alfi


" Deddy Alfa juga " saut Alfa


" anak nya Oma ya , jadi kalian berdua kalah " ucap mami Yani dengan mata yang masih terpejam


" kenapa Oma ikut ikutan , lihat Oma dek , mata Oma ditutup trus , Oma masih ngantuk ?? tanya Alfi


" bukan ngantuk tapi takut " jawab mami Yani jujur


tak lama mereka sampai ke rumah sakit dan dengan segera mereka melangsungkan masuk , Aidil mengambil ponselnya dan menghubungi papi nya dan tak lama langsung di angkat oleh papi nya


singkat cerita Aidil serta keluarga kecilnya melangkah kan kaki nya ke arah tempat yang di sebutkan oleh papi nya tadi

__ADS_1


mereka melihat papi Zai yang hanya mondar mandir didepan pintu operasi yang membuat mami Yani kembali pingsan , mami Yani mengira jika putrinya sedang di operasi


" mami , mas , mami pingsan lagi " ucap Yuli panik membuat Aidil menoleh ke belakang ku


papi Zei yang melihat istrinya kembali pingsan langsung berlari ke arah nya


" sus , cepat tolong istri saya sus " teriak papi Zei


" Oma tidur lagi kah Bun ?? tanya Alfa tapi dihiraukan begitu saja


mami Yani dibawa para perawat ke dalam ruang inap


" Siska didalam ruang bersalin , dan papi di depan pintu operasi karena menunggu Kevin selesai dengan tugas nya " ucap papi Zei


" mas Yuli ke tempat kak Siska dulu ya , aku khawatir dengan nya " ucap Yuli dan di angguki oleh Aidil , Aidil ingin melihat kakak nya tapi apalah daya dirinya , dia seperti tak mau melihat kakak nya sedang kesakitan , dia tidak sanggup melihat kakak nya


" kakak ikut ya Bun " ucap Yuli


" Adek juga Bun " saut Alfi tak mau ketinggalan

__ADS_1


" kakak Adek kalian disini saja ya , anak kecil tidak boleh masuk apalagi laki laki , lihat kau sama Deddy tidak masuk karena mereka laki laki seperti Alfa dan Alfi " ucap Yuli menerangkan dan hanya fi angguki oleh kedua nya dengan wajah masam


Yuli masuk dan melihat Siska berbaring


" kak Siska " ucap Yuli segera memeluk Siska agar tetap tenang


" Yuli , aku sebentar lagi mempunyai anak , doa kan ya Yul " ucap Siska lembut dengan senyuman manisnya yang dipaksakan


" maaf dokter Siska , apa dokter ingin melahirkan secara Normal atau operasi ?? tanya dokter yang menangani senior nya


" Normal Dok " jawab Siska


" kak Siska , tunggu dulu , paman belum tau , paman harus juga memberikan pendapat nya " ucap Yuli yang kaget karena Siska langsung memutuskan keputusan nya sendiri


" aku yang melahirkan , dan suami ku lagi menjalankan tugas nya Yul " ucap Siska


" paman akan segera datang kak , aku yakin " ucap Yuli


" aku sangat berharap akan hak itu , aku berharap suami ku di sisi ku saat aku melahirkan anak kami" ucap siska

__ADS_1


__ADS_2