Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
ruangan Presdir


__ADS_3

semenjak dari pertemuan Aidil dan Yuli yang tanpa kesengajaan belaka membuat idol selalu menyempatkan waktunya untuk perusahaan dimana Yuli bekerja yang beralasan ingin mengecek perusahaan seperti sekarang ini


" bim antar aku ke perusahaan cabang yang kemarin" pintah Aidil


"loh, ngapain kita ke sana lagi, kan kemarin udah dari sana, masa tiap hari harus di cek bos" protes Bimo


"jalan karena aja perintahku yang bos disini aku bukan kamu" ucap Aidil dengan suara agak ditekan membuat Bimo pucat


"siap bos" ucap Bimo gugup


tak butuh berapa lama Bimo dan Aidil kini ini sudah memasuki perusahaan, setiap karyawannya dilewati Aidil membungkukkan badannya tanda hormat mereka


"bagian keuangan di sini bagian mana? tanya Aidil kepada Bimo yang di sampingnya


"di bagian ujung sebelah kanan bos "ucap Bimo sambil menunjuk ke arah depan


tak ada satu katapun keluar dari mulut Aidil dan melangkahkan kakinya menuju kearah yang ditunjuk oleh Bimo


Yuli sedang sibuk memperhatikan komputernya tanpa ia sadari seseorang terus memandanginya diam-diam

__ADS_1


"oke semuanya yang ada di bagian keuangan segera berkumpul terlebih dahulu" ucap aidil tegas.


karyawan yang mendengarnya langsung berkumpul kecuali Yuli yang masih sibuk dengan layar yang ada di depannya


Aidil yang melihat Yuli tidak memperdulikannya mempunyai ide yang akan menjadi senjata aidil untuk menaklukkan hati Yuli


"oke karena ada karyawan yang tidak mendengarkan saya, diharap bagi yang merasa segera ke ruangan saya"ucap Aidil tapi masih belum dihiraukan oleh Yuli


" Yul, Yul " panggil Dara yang ikut takut


" apaan sih Dar, ganggu aja" ucap Yuri kesal tapi belum melihat sekitarnya


"ikut dengan saya ke atas sekarang, ucap Aidil tapi belum ada jawaban dari Juli membuat idol tersenyum kecut dan melangkahkan kakinya di diikuti oleh Bimo,tetapi sebelum Bimo melangkah dia terlebih dahulu menyuruh karyawan kembali ke tempatnya


"oke sekarang semua bisa kembali ke tempat duduknya dan melanjutkan pekerjaannya kecuali Bu Yuli saya harap anda naik ke atas terlebih dahulu untuk menghadap ke presdir"ucap Bimo tegas


Yuli kini sudah berada dilantai di mana ruangan presdir berada , sebelum Yuli masuk Yuli berusaha menahan amarah yang bergejolak dalam dirinya


tanpa mengetuk pintu Yuli langsung masuk begitu saja

__ADS_1


" permisi" ucap Yuli sambil melangkahkan kakinya masuk


"duduk "satu kata yang keluar dari mulut Aidil


Yuli melangkahkan kakinya menuju ke depan meja presdir dengan kepala menunduk Yuli duduk di depan meja Idil dengan kursi yang sudah disediakan


1 menit


5 menit


tapi belum ada yang berani bicara membuat yuli kesal


"baiklah pak, kalau tidak ada yang mau ndak omongin saya keluar "ucap Yuri yang sudah berdiri dari tempat duduknya dan tiba-tiba tangannya ditahan oleh seseorang


"tunggu sebentar "ucap Aidil yang merasa ini adalah kesempatan bagus


tanpa mengatakan sepatah kata Yuli pun kembali berbalik arah dan duduk di tempatnya yang tadi


"saya mau menanyakan beberapa hal penting yang berhubungan dengan kecocokan seseorang sebagai karyawan di bagian keuangan di perusahaan saya "ucap Idil yang merasa menang akan dalam hal ini

__ADS_1


"yang pertama, mengapa anda bekerja di perusahaan ini? tanya Aidil yang tidak tahu mau menanyakan apa selain pertanyaan diatas


__ADS_2