
Yuli sedari tadi hanya bisa berbaring di tempat tidur dengan wajah yang sangat pucat , Aidil sudah beberapa kali memaksa untuk berangkat ke rumah sakit namun Yuli tidak mau
sedangkan kedua anak kembar nya sudah tidak memperdulikan Yuli dan Aidil lagi karena sangat asik bermain dengan Oma nya , Siska memang sudah pulang sedari tadi
makan malam pun tiba hanya ada mami Yani dan papi Zei serta kedua anak kembar yang duduk di meja makan
" Oma bunda sama Deddy kok lama sekali ?? tanya Alfa
" bundamu lagi sakit , ayo kita duluan makan saja " ucap mami Yani tapi dengan cepat Alfa menggelengkan kepalanya
" tidak mau , kalau bunda sama Deddy tidak ada kakak gak mau makan juga " ucap Alfa tegas
" nanti bunda sama Deddy nyusul Alfa " ucap Zei
" tidak mau , kalau ada yang makan duluan berarti dia rakus " ucap Alfa yang tidak ingin jika ayam nya habis saat dia ngambek
" lihat adek kak " ucap Alfi menggigit paha ayam nya yang seketika membuat mata Alfa menatap nya tajam
" kalau kakak gak mau makan ,mending kita habiskan saja ayam nya " ucap mami Yani yang juga sudah mengambil ayam kesukaan Alfa , mata Alfa terus menatap tangan Oma nya mulai dari mengambil sampai digigit
karena sangat tidak tahan melihat mereka Alfa langsung naik ke atas meja makan dan mengambil piring yang ditempati oleh ayam tersebut
" tidak boleh makan sendiri kata bunda , harus bagi bagi " ucap Alfa yang sudah di atas meja
tiba tiba Alfa kaget saat seseorang datang
__ADS_1
" Alfa kenapa di atas meja gak sopan Lo sama Oma dan kai " ucap Yuli pelan yang baru datang di gendong oleh Aidil mereka seperti pengantin baru
" kamu sudah baikan Yul ?? tanya mami Yani dan dengan pelan Yuli mengangguk
" wah Deddy kuat angkat bunda kak , kita tadi tidak bisa cuma kepala bunda saja yang ke angkat
" siapa dulu Deddy nya Alfa sama Alfi " ucap Aidil membuat si kembar mengeluarkan kata kata yang membuat semua orang kaget
" Aidil " ucap Alfa dan Alfi kompak yang membuat mata Yuli melotot serta Aidil sedangkan sepasang suami istri yang sudah tua itu menahan tawanya
" wahahha " tawa menggelenggar Yani dan Zei
" adek Kakak gak boleh ngomong gitu sama Deddy , tidak baik kalau manggil nama Deddy seperti itu " ucap Yuli
" kalian sangat pintar sekali nak " ucap Aidil juga ikut tertawa renyah
" Yuli dan Aidil " kini pasangan tua tersebut yang menjawab dengan kompak serta tawa mereka yang kembali menggelenggar
" mami sama papi ternyata yang ngajar mereka ya ? tanya Aidil
" lah mana ada mami sama papi yang ngajar , mami juga tidak menyangka kalau Alfa sama Alfi akan ngomong seperti itu " ucap Yani
" sudah lah ayo makan " ucap Yuli dan diangguki oleh mereka
" Bunda kakak mau ayam tapi bunda yang lepas dagingnya kecil kecil ya " ucap Alfa dan diangguki oleh Yuli
__ADS_1
saat memegang daging ayam tersebut tiba tiba Yuli merasa entah kenapa , dia tiba tiba kembali merasa pusing dan mual
" kamu kenapa sayang ?? tanya Aidil tapi Yuli menggeleng dan menaruh kembali ayam tersebut
Yuli seketika menunduk sambil memegang kepalanya membuat yang berada di sana menjadi khawatir
" Yul kamu baik baik saja nak ?? tanya Zei
" iya Pi " jawab lirih Yuli
karena sudah tidak tahan menahan rasa mualnya Yuli segera berlari membuat Aidil refleks berdiri dan mengejarnya
" mami papi Yuli kayaknya dimasuki jin , " ucap Aidil yang sudah berlari duluan yang refleks juga membuat Mami Yani ikut lari
" astaga Yuli , tahan nak " teriak Yani yang ikut berlari
" Oma lari apa jalan sih , kok lambat " ucap Alfi kesal tidak memperdulikan Teriakan Deddy nya
" jin itu apa ?? tanya Alfa polos
" kok Deddy kalian seperti nya keturunan dari Oma ya sama sama gila " ucap Zei menggeleng gelengan kan kepalanya dan ikut mengejar Yuli
" kakak kenapa semuanya lomba lari " ucap Alfi
" hahahaha saat nya kakak beraksi , adek pasti paling akhir " ucap Alfa yang sudah turun dari kursi nya dan ikut berlari sekuat tenaga diikuti oleh Alfi
__ADS_1
Seakan rumah Aidil sangat heboh , hanya ada suara teriakan dan tawa yang menggemah didalam rumah tersebut , makan malam tersebut serasa sangat meriah tak kalah dari pesta