Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
Kevin menyadari


__ADS_3

Siska membuka satu per satu kancing bajunya membuat Kevin menatapnya bingung


" kamu ngapain ?? tanya Kevin


" lakukanlah agar aku bisa menjadi milikmu " ucap Siska dengan suara serius membuat Kevin menggeleng kan kepalanya


" kenapa harus melakukannya hak bodoh seperti itu , aku akan menikahimu walaupun tidak melakukan itu terlebih dahulu jadi jangan membuat ku tambah kecewa kepadamu " ucap Kevin memegang tangan Siska


" kita tidak akan bersatu jika tidak melakukan hal bodoh ini " ucap lagi Siska dengan suara putus asa


" apa maksudmu?? tanya Kevin


" apa kamu tidak mengetahui jika kalau ayah Yuli adalah kakak kamu sedangkan Aidil adalah adik aku ,kita tidak bisa bersama " ucap Siska dengan suara agak tinggi


" apa kamu mencintai ku ?? tanya Kevin lirih dan diangguki oleh Siska


" terimakasih hatiku sedikit tenang mendengar pengakuan mu tapi benar yang kamu katakan aku sungguh bodoh tidak menyadari tapi lebih bodoh lagi jika kita melakukan hal memalukan seperti ini " ucap Kevin


" benar kata kamu kita tidak bisa berjodoh ,maaf kan aku tidak menyadari nya , jika aku menyadari nya aku mungkin akan berusaha tidak mencintai mu tapi itu juga hal yang mustahil " ucap Kevin


Yani yang sedari tadi di depan pintu hanya bisa menahan air matanya mendengar ucapan mereka berdua


" tolong kak lakukan lah ini cara satu satunya " ucap Siska merengek tapi Kevin langsung melangkahkan kakinya pergi meninggalkan Siska


Kevin dikagetkan oleh Yani yang berdiri di depan pintu


" maaf mi tadi Kevin hanya mengembalikan barang Siska yang ketinggalan di kamar " ucap Kevin bohong dan diangguki oleh Kevin

__ADS_1


Yani segera pergi meninggalkan kamar Siska


" Pi kita pulang besok saja biarkan pengantin baru yang duluan " ucap Yani kepada suami nya yang membuat Zei yang mendengar nya bingung


" loh kenapa ?? tanya Zei bingung


" Kevin akan berangkat besok ke luar negri , mungkin Siska sangat sedih jika kita pulang hari ini " ucap Yani kembali memasukan kopernya


" ahhhgggggg " teriak Kevin prustasi


skip


saat makan malam semua orang berkumpul kecuali Aidil dan istrinya serta asisten nya sudah kembali ke Jakarta terlebih dahulu


Kevin dan Siska tak kunjung datang membuat mereka semua khawatir


..............


Siska ikut duduk di samping adiknya tanpa mengeluarkan sepatah kata pun


tak lama kemudian terdengar suara langkah kaki menuruni anak tangga membuat mereka semua mengalihkan pandangannya ke sumber suara tersebut


" Kevin duduk lah " ucap nek Vivin yang melihat wajah Kevin yang suram


mereka melahap makanan nya dengan lahap terkecuali Siska dan Kevin yang sama sama tidak mood makan


" kok kalian berdua tidak makan ?? tanya Yani

__ADS_1


" kenyang " ucap kompak Siska dan Kevin yang membuat suasana menjadi canggung


" ohh baiklah " ucap Yani bingung harus apa


" aku duluan " ucap lagi Siska dan Kevin kompak yang membuat semua orang tegang


" gak jadi " ucap lagi mereka kompak yang membuat suasana tambah semakin canggung


" Pi kita harus apa ?? tanya Yani berbisik yang ikut keringatan melihat Kevin dan Siska


" makanlah dulu " ucap zei berusaha mencairkan suasana


" baiklah " ucapnya lagi dan lagi kompak


" Pi gimana sih kok malah gini jadinya ,mami yang keringatan tau " bisik lagi Yani


" aku gak jadi makan " ucap ya lagi kompak yang membuat Nurul segera berlari pergi tidak ingin ikut campur


" Pi kabur yuk " biak Yani


" tapi nek Vivin gimana dia kan gak bisa jalan terlalu lama " bisik zei balik


" aduh gimana nih " bisik Yani panik


" aku akan duluan " ucap Kevin yang sudah prustasi


" akhirnya" ucap Yani lega

__ADS_1


__ADS_2