Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
ketahuan merokok


__ADS_3

Siska sudah terbiasa dengan hal memasak karena dulu dia hidup mandiri sampai dia sukses


Siska membuat sarapan malam untuknya dan Kevin


Kevin yang mencium bau yang membuat perutnya lapar segera bangun dari tempat tidurnya dan melangkah keluar


Kevin melihat Siska memasak begitu semangat membuat Kevin Tersenyum tipis melihat nya


" dasar perempuan aneh " gumam Kevin


Kevin duduk di meja makan sambil menunggu hidangan dari Siska ,tak lama kemudian Siska datang dengan membawa makanan yang dimasak nya


" kak Kevin nungguin apa ?? tanya Siska ingin menjaili Kevin


" anuh itu , tidak aku hanya ingin duduk ,kalau gitu aku masuk kamar dulu " jawab Kevin dengan wajah suram nya


" kak Kevin tidak mau makan ?? tanya lagi Siska


" kamu saja ,aku sudah kenyang " jawab Kevin tapi tiba tiba perutnya membuat nya malu


kruyuk


bunyi perut Kevin yang sangat jujur membuat siska tertawa renyah


" duduk lah kak ,aku hanya bercanda " ucap Siska yang membuat Kevin duduk dengan wajah yang sangat memalukan


Kevin tak sadar jika dia sudah beberapa kali menambah nasi dan lauknya membuat Siska menatap nya senang

__ADS_1


" aku bersyukur kakak mau makan masakan Siska " ucap Siska tiba tiba yang membuat Kevin menghentikan aktivitas nya


" hah enak kok " jawab singkat Kevin dan kembali melanjutkan makan


Kevin merebahkan badannya di kursi makan dan dikagetkan oleh makanan yang sudah habis tak tersisa kecuali tempat nya


" Siska apa kamu menghabiskan nya ?? tanya Kevin yang membuat Siska membulatkan matanya


" tidak , ini punyaku masih belum habis " ucap Siska heran melihat Kevin yang tidak sadar jika yang menghabiskan nya adalah dirinya sendiri


" trus siapa yang habiskan , perasaan aku baru makan sedikit " ucap Kevin yang lagi lagi membuat Siska membulatkan matanya


" apa kak Kevin benar benar tidak sadar ?? tanya Siska


" sadar apa ?? tanya balik Kevin


" bukan ,aku baru nambah 2 kali " elak Kevin


" kak Kevin , calon suamiku yang tercinta cepat lah mengaku jika kak Kevin yang habiskan kalau gak aku tidak akan memasak lagi buatmu " ucap Siska dengan suara dibuat buat lembut tapi mengancam


" apa maksudmu aku benar tidak tau " ucap Kevin panik


" jika kak Kevin tidak mengaku ayo kita lihat cctv " ucap Siska yang sudah kesal


" tidak perlu ,aku hanya bercanda, baiklah aku mengaku jika yang menghabiskan nya adalah Siska " ucap Kevin dan segera pergi meninggalkan Siska sendiri


" kak Kevin nyebelin" teriak Siska

__ADS_1


Kevin berdiri di balkon sambil menatap pemandangan , lampu lampu menghiasi dan mewarnai kota tersebut


Kevin mengambil satu batang rokoknya dan menghisapnya , Kevin masih memikirkan hal yang terjadi di keluarga nya


" apa aku harus menerima semua ini ,ayah dan ibuku serta kakak ku yang paling kusayangi membohongiku , tapi aku masih bingung kenapa kak Delvin sangat menyayangiku walaupun dia tau sebenarnya aku ini hanya saudara tiri nya" ucap Kevin pada dirinya sendiri


Siska yang tak sengaja lewat dan mencium bau rokok segera melangkahkan kakinya ke balkon dan melihat Kevin yang berdiri sambil menghisap rokok membuat nya segera merebut rokok Kevin dan mematahkannya lagi , mata Siska menatap kantong Kevin dengan curiga


" kak mana rokoknya?? tanya Siska dengan suara menakutkan


" sudah habis terakhir yang kamu patahkan tadi " jawab Kevin


" cepat berikan " ucap lagi Siska dengan tegas


" aku mau berikan apa kalau sudah habis " elak lagi Kevin


" yang di kantong mu apa ,cepat keluar kan dan berikan padaku " ucap Siska


" ini bukan rokok ini hanya dompet " ucap Kevin kembali mengelak


" lihat kan dulu " ucap Siska tapi masih tidak di keluarkan oleh Kevin


dengan cepat tangan Siska masuk ke kantong Kevin dan mengambil nya


" wow dompetmu sangat bagus ya tapi lebih bagus jika di buang " ucap Siska menjatuhkan me lantai dan menginjak injaknya , Siska kemudian memasuki nya ke dalam tempat sampah


" jika mencari alasan cari lah yang masuk akal dan ku peringati lagi jangan merokok , aku tidak mau jika kamu menderita karena rokok , aku harap kamu mengerti dengan ucapanku , aku mencintaimu aku tidak mau jika terjadi apa apa denganmu maka berhentilah merokok pakailah otak kecilmu itu untuk berfikir " ucap Siska dan kembali masuk

__ADS_1


__ADS_2