
pagi hari kini Aidil dan Yuli beserta anak kembar nya segera bersiap siap untuk pulang ke kota untuk mempersiapkan baju pengantin
Di ruang keluarga
" nek Yuli pulang dulu ,nanti seminggu sebelum menikah Yuli akan kesini " ucap Yuli pamit ke sang nenek
" apa kalian yakin ingin fitting baju pengantin disini saja " ucap sang nenek merasa tidak mau ditinggal kan oleh cucu dan cicitnya
" maaf nek tapi Aidil sudah membuat janji dengan pemilik butik di kota " ucap Yuli dengan tersenyum tipis
" baiklah kalau begitu, kalian hati hati lah dijalan " ucap sang nenek mau tidak mau harus mau
" nenek jaga kesehatan ya , kami permisih " ucap Yuli mencium punggung tangan neneknya
saat mau masuk ke mobil tiba tiba mereka dikagetkan oleh seseorang yang datang berteriak
" woee tunggu aku mau ikut " teriak Kevin buru buru memakai sepatu
" paman mau ikut kemana ?? tanya Aidil
__ADS_1
" mau ikut kalian lah " ucap Kevin sinis
" gak bisa ,paman kalau mau ikut bawa mobil sendiri" ucap Aidil
" loh kan mobil kalian juga ada kursi yang kosong didepan " ucap Kevin
" tidak bisa paman Alfa sama Alfi duduk didepan dan aku sama Yuli dibelakang " ucap Aidil menolak Kevin satu mobil
" kan Alfa sama Alfi bisa sama kalian dibelakang lagian kursi dibelakang luas " ucap Kevin
" kalau Alfa sama Alfi dibelakang aku sama Yuli tidak bisa pacaran" ucap Aidil tegas yang membuat Yuli melototkan matanya sedangkan Bimo hanya menahan tawanya
" mas ihh , paman kalau mau ikut gpp kok ,Alfa sama Alfi nanti dibelakang " ucap Yuli yang membuat Aidil menatap kesal ke arah Kevin yang tersenyum manis
" loh paman didepan ,kok malah buka pintu disini " pintah Aidil kesal
" aku gak bilang kalau aku mau didepan ,aku hanya bilang kalau kursi didepan kosong jadi kamu yang didepan aku dibelakang sama Yuli biar gak bartambah dosa kalian ber dua " ucap Kevin penuh kemenangan membuat Aidil menatapnya tajam
" paman kalau mau ikut tau diri dong ,ini mobil ku kok paman yang ngatur ngatur " ucap kesal Aidil
__ADS_1
" yaudah aku didepan tapi aku gak mau jadi wali Yuli " ancam Kevin yang membuat Aidil melototkan matanya
" mas ngalah aja kenapa sih ,kata paman itu ada benarnya " ucap Yuli yang membuat Aidil terpaksa harus duduk di depan
" mampus lu bos , senang bangat gue liat bos menderita seperti ini hehe " gumam Bimo cengingisan
" apa lu cengingisan gak jelas ,ngejek Lo " ucap Aidil ke Bimo dengan suara kesalnya
" gak bos ,aku cuma merasa lucu sama Alfa sama Alfi " ucap Bimo
" om imo enapa cebut nama Alfa cama Alfi ( om Bimo kenapa sebut nama Alfa sama Alfi ) ucap Alfa sinis membuat Bimo menelan salivnya kasar
" iya om imo enapa ( iya om Bimo kenapa )?? tanya Alfi ngeggas
" tidak Alfa sama Alfi salah dengar " ucap Bimo panik tidak mau terlibat dengan sang kembar yang sudah beberapa kali mengerjainya
" awac alau om imo ohong ( awas kalau om Bimo bohong ) ucap Alfa mengancam
" kakak gak boleh seperti itu sama yang lebih tua ,bunda sudah beberapa kali bilang sama kakak dan juga adek kalau kita harus menghormati yang lebih tua dari kita " ucap Yuli memarahi Alfa sama Alfi
__ADS_1
" Al............." ucapan Alfa terpotong oleh bunda nya.
" biar pun yang lebih mudah kita juga harus menghormati mereka " ucap Yuli lagi membuat mereka berdua menganggukan kepalanya