Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
Misi Aidil


__ADS_3

" aku hanya tidak mau mereka suatu saat nanti akan dibutakan oleh harta dan tidak mempedulikan satu sama yang lain" ucap Yuli


" aku mengerti" ucap Siska


" ayok Ponakan ganteng aunty kita main sama-sama" ucap Siska dengan kedua anak tersebut dan dengan semangat mereka mengangguk


saat mereka bermain tanpa sengaja Alfi jatuh karena ulah jail kakaknya membuat Alfi nangis sedangkan Alfa cekikikan


Siska yang melihat Alfi menangis langsung menenangkannya


" Alfa jangan seperti itu ,kasihan adek mu " ucap Siska dan diangguki oleh Alfa


Yuli yang mendengar suara tangisan langsung berlari ke sumber suara dan melihat Alfi yang menangis dan kakaknya sedang tertawa membuat Yuli yang melihatnya kembali menasehati Alfa


" kakak ,kalau Alfa trus seperti ini tidak mau mendengarkan ucapan bunda , suatu saat nanti kakak mau seperti apa ,masa depan kakak nantinya bagaimana , ingat nak kita ini keluarga yang kekurangan " ucap Yuli sambil meneteskan air matanya menghadapi anak nya yang satu ini


" apa kakak tau jika terjadi kesalahan sedikit saja kaki adek bisa-bisa terkilir , apa kakak mau adek tidak bisa berjalan ?? tanya Yuli dengan suara tegas dan Alfa hanya menggeleng kan kepalanya

__ADS_1


" tapi kenapa kak setiap bunda menasehati kamu ,kakak selalu mengangguk tapi masih saja dilakukan , jika kakak sudah paham jadi bunda mohon nak jangan dilakukan lagi ya " ucap Yuli menasehati dengan suara yang lembut sambil mengelus kepala Alfa


" iya unda ,aaf ( iya bunda , maaf ) ucap Alfa lirih


" iya sekarang kakak lanjutin mainnya sama adek jangan nakal lagi ya " ucap Yuli dan dengan semangat Alfa kembali melanjutkan permainannya


" adek sekarang bunda sudah marahi kakak ,jadi adek sudah ya menangisinya lanjutin main sama kakak ,bunda mau lanjut masak " lanjut Yuli dan Alfi menggeleng kan kepalanya membuat Yuli menghembuskan nafasnya kasar


" akak ahat unda ( kakak jahat bunda ) ucap Alfi sambil menghapus air matanya


" kakak tidak jahat ,kakak cuma main main tapi terlalu berlebihan dan lagi pula bunda sudah marahi kakak kan jadi Alfa pasti tidak buat nakal lagi " ucap Yuli dan Alfi hanya bisa pasrah mengangguk


...........


Aidil kini sedang urung uringan di kasur empuknya sambil memikirkan apa yang harus dia lakukan selanjutnya untuk membuat Yuli jatuh cinta padanya


" apa yang harus aku lakukan sekarang , dia sudah menjadi sekretaris ku tapi aku gak tau selanjutnya kaya apa " ucap Aidil pada dirinya sendiri

__ADS_1


" apa aku pura-pura ngajak dia liburan apa ya , tapi gak mungkin dia mau " ucap lagi Aidil


" ya Tuhan kenapa baru pertama kali aku merasakan seperti ini mulai aku lahir sampai sekarang baru pertama kalinya ada wanita yang tidak tertarik denganku " ucap Aidil prustasi mengacak rambutnya


" apa aku pura-pura ngajakin ke Bali dan aku bohong padanya kalau kita akan mengadakan pertemuan dengan klien, jadi yang harus mendampingiku adalah sekertaris " ucap Aidil tersenyum licik


mentari sudah menyinari alam semesta dengan cahayanya yang begitu indah itu tandanya mahluk hidup harus kembali beraktifitas untuk mencari kebutuhan hidupnya


hari ini adalah hari yang membuat Aidil bersemangat dia tidak sabar ingin menjalankan misinya


sekitar satu jam perjalanan kini Aidil sudah berada di perusahaan nya dan melihat Bimo yang sedang sibuk bekerja


" hai bim ,kenapa masuk kamu kan minta diliburkan seminggu ?? tanya Aidil pura pura tidak tahu apa-apa


" kamu yang gila ,kasih aku harapan palsu " gumam Bimo kesal


" yaudah kalau gak dijawab aku mau ke ruangan ku dulu dan nanti kalau ada Yuli suruh dia masuk " ucap Aidil mengedipkan matanya ke arah Bimo dan melangkah kakinya ke arah ruangannya

__ADS_1


" bos gila mau ngapain lagi tu ,perasaan gue kok jadi gak enak ya " gumam Bimo


__ADS_2