
seketika mereka mereka ber dua membungkam mulutnya rapat rapat
" jadi jalan yang bagus menurut nek Vivin kapan ?? tanya Yani
" saya ngikut saja ,terserah kalian dan Yuli ,maunya kapan tapi saya hanya ingin meminta satu permintaan agar pernikahan cucu saya diadakan di sini saja " ucap nek Vivin tidak mau ambil pusing
" kalau begitu satu bulan dari sekarang bagaimana " ucap Yani yang refleks membuat Aidil langsung menoloak
" tidak ,itu terlalu lama " ucap Aidil
" trus maumu bagaimana Aidil " ucap kesal maminya
" mauku ya secepatnya" jawab Aidil
" dasar bocah gak mau di atur " ucap Kevin ikut kesal
" yang jomblo diam saja , ini bukan urusan kamu para jomblo ," ucap Aidil dengan bangga membuat Kevin ingin sekali mencabut bulu hidungnya satu per satu
" yaudah Aidil akan setuju kalau satu bulan lagi ...........ucapan Aidil terpotong oleh Siska
" benarkah ,tadi kamu tidak mau menerima tapi sekarang kenapa kamu langsung menerima begitu saja " ucap Siska yang membuat Aidil tersenyum kecut
__ADS_1
" kakak Siska yang cantik adikmu ini belum selesai bicara Lo ,kenapa langsung motong saja " ucap Aidil dengan suara mulus yang di buat buatnya
" ohh maaf ,baiklah lanjutkan saja aku juga tidak peduli " ucap Siska
" Aidil sangat setuju apabila pernikahan kami 1 bulan lagi tapi kakak Siska yang tercantik ini harus menikah juga " ucap Aidil yang membuat Siska melototkan matanya
" apaa , seenaknya saja kamu , pasangan aja belum mau nikah " ucap Siska kesal
" iya betul tu " ucap Kevin ikutan panik membuat Aidil tersenyum licik
" paman apa anda sudah punya uang ?? tanya Aidil yang membuat Kevin menatapnya tajam
" maksud kamu apa , aku banyak uang kamu mau minta buat jadi mahar ponakanku " ucap Kevin
" trus mau mu apa kalau aku banyak uang ?? tanya Kevin
" ahh lupakan saja lah paman itu juga tidak penting " ucap Aidil
" yaudah kak Siska besok ada teman aku yang sudah lama jatuh cinta sama kakak tapi dia malu menyatakan cintanya kepada mu " ucap Aidil yang membuat Siska dan Kevin kaget
" apaaaa " teriak Kevin dan Siska bersamaan
__ADS_1
" loh paman kenapa ikutan kaget ,kan aku nyebutin kak Siska bukan paman " ucap Aidil tersenyum licik yang membuat Kevin sangat malu wajahnya yang kesal berubah menjadi merah karena sangat malu
" maksud kamu apa Aidil ingin menikahkan kakak dengan temanmu yang aku gak kenal hah " ucap tegas Siska
" ohh saya lupa kalau kakak belum mengenalnya ,yaudah deh batalin saja nanti aku Carikan yang lebih kaya dan tampan" ucap Aidil
" ehh kau bocah kurang ajar , jangan sembarangan mau nikah nikahkan orang itu tidak baik " ucap Kevin
" ohh kalau begitu kak Siska nikah sama paman saja gimana "?? tanya Aidil yang membuat Kevin tanpa sadar mengucapkan kata kata yang membuat nya malu
" kalau itu paman setuju" ceplos Kevin yang membuat orang yang berada disana melototkan matanya ,Kevin langsung sadar apa yang telah dia ucapkannya membuat nya panik sendiri
" e eh bu bukan itu, maksudnya itu , apa ya ehh intinya jangan paman " ucap Kevin sangat panik
" ohh syukur lah kalau begitu , paman tidak mau menikah dengan kakak , jadi kak Siska bisa pilih orang yang aku pilihkan saja " ucap lagi Aidil
" jangan " teriak Kevin yang membuat nya kembali malu
" maksud nya jangan anu , jangan membuat kakakmu tidak bahagia karena pilihan mu " ucap Kevin lagi
" loh kok paman seperti nya sangat peduli dengan kakak padahal kalian baru bertemu " ucap Aidil tersenyum licik
__ADS_1
" anu , ahhg dasar siakan kamu" teriak Kevin prustasi