
setelah mendengar Yuli menelfon jika suami nya sudah sadar pagi harinya semua keluarga nya langsung berangkat ke rumah sakit begitu pun dengan nek Vivin
Yuli yang sedang menyuapi suaminya langsung menoleh ke arah pintu yang dibuka dan ternyata yang datang adalah anggota keluarga suaminya maupun neneknya
Yani langsung berhambur memeluk putranya dengan air mata yang tak bisa ditahannya
" mami kenapa ketek mami masih bau " ucap Aidil membuat Yani Langsung melepaskan pelukannya dan mencium cium keteknya
" harum kok " saut Yani
" hahaha mami ketipu " tawa pelan Aidil
" kamu ni baru sadar langsung buat ulah ,untung kamu masih sakit kalau gak mami sudah tarik tu telinga" saut Yani kesal sambil menghapus air mata nya
Alfa dan Alfi yang digendong ke dua aunty nya segera berlari ke arah Deddy nya sambil berteriak memanggil Aidil
" Deddy " teriak Alfa dan Alfi berlari ke tempat Aidil dan dengan segera Yani mengangkat mereka naik ke atas tempat Aidil berbaring
" anak ganteng Deddy " ucap Aidil sambil mengelus rambut kedua putranya
" Deddy kenapa lama sekali tidur " ?? tanya Alfa
" Deddy sedang ngantuk sekali karena Alfa sering pisahin Deddy sama bunda tidur " ucap Aidil yang membuat Alfa menangis
" kakak tidak akan ganggu Deddy tidur lagi hiks hiks " ucap Alfa disela tangisannya
__ADS_1
" iya anak pintar " ucap Aidil
" modus " ucap Yani menoleh ke sembarang arah
Aidil yang sedari tadi melihat Alfi hanya diam segera bertanya
" adek kenapa diam saja ?? tanya Aidil
" kata kakak Deddy pergi lagi ke surga " ucap Alfi dengan mata yang berkaca kaca
" kakak hanya bercanda , Deddy hanya tidur karena terlalu ngantuk " saut Aidil
" trus mana mainan yang Deddy mau belikan ?? tanya lagi Alfi yang membuat Aidil melototkan matanya
" apa kamu hanya ingin mainan nak , " gumam Aidil
" astaga apa yang di ucapkan , mampus gue " gumam kevin
dengan segera Alfi menatap Kevin dengan tatapan tajam
" uncle jahat bunda " ucap Alfi mengadu ke bunda nya
" nanti Deddy belikan ya dek " ucap Yuli yang membuat Alfi menganggukan kepalanya
" selamat " gumam Kevin
__ADS_1
zei yang sedari tadi hanya diam segera melangkahkan kakinya ke arah putranya
" seperti nya kamu sudah baik baik saja Dil " ucap zei memeluk putranya
" iya Pi ,udah bisa olahraga malam lagi " saut Aidil dengan senyuman yang tidak bisa diartikan
" kamu ni " ucap zei Tersenyum tipis
Siska dan Nurul langsung berhambur memeluk saudara kandung nya saat papinya sudah selesai
" kamu bikin kami khawatir kak " ucap Nurul tak kuasa menahan air mata bahagia nya
" iya maaf " saut Aidil pelan
" lain kali hati hati lah saat berkendara " ucap Siska
" iya kak " saut Aidil
kini giliran nek Vivin yang maju ke arah Aidil
" Alhamdulillah akhirnya kamu sudah sehat ,kamu buat cucuku sangat menderita ,lihat dia sudah kurus " ucap nek Vivin Tersenyum tipis
Aidil menoleh ke istri nya dan benar saja Yuli mulai kurus
" maaf nek , Aidil tak bermaksud " ucap Aidil merasa tak bersalah
__ADS_1
" ini bukan salahmu , kamu seperti ini bukan karena kamu sengaja kan " ucap nek Vivin dan diangguki oleh Aidil
" jaga lah cucuku ya " ucap nek Vivin dan kembali diangguki oleh Aidil