Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
tukang ojek tersiksa


__ADS_3

kini Yuli dan anak anaknya sedang menunggu ojek online tak lama kemudian datang seseorang berjaket warna hijau


" dengan Bu Yuli ya " tanya ojek online tersebut


" ye benar "


" silahkan naik Bu "


dengan cepat Alfa mengambil posisi didepan begitu pun dengan Alfi , hingga membuat tukang ojek tersebut menggaruk kepalanya yang masih menggunakan helm


" dek sama bunda di belakang " ucap Yuli kepada putra nya Alfi


mau tidak mau dalfin mengalah


" untung adek alah tluc ,alau gk adek udah elahi ma akak " ( untung adek ngalah trus ,kalau gak adek udah kelahi sama kakak ) oceh Alfi turun dari motor membuat tukang ojek online tersebut tersenyum


diperjalanan tukang ojek tersebut merasa tersiksa oleh kedua bocah tersebut siapa sangkah kalau mereka berbuat yang tidak-tidak di motor seperti saat ini


" om Alfa aj ang Awa otol biak Aya oci ( om Alfa aja yang bawa motor biar kaya Rossi ) ucap Alfa pada ojek tersebut tapi tidak mendapat jawaban membuat Alfa mengelakson trus


piiipippip

__ADS_1


pipppppppp


pippppp


" kak jangan di mainin , kasian omnya di marahi orang tu " ucap Yuli yang merasa malu dengan sikap anaknya


sedangkan Alfi dibelakang membuat tukang ojek risih


" om aketnya auu Aya entut akak ( om jaketnya bau kaya kentut kakak ) ucap Alfi membuat tukang ojek tersebut menahan rasa malu nya


" om ukak om kok ela , abic akan edic ya


( om wajah nya om kok merah , abis makan pedis ya ) " tanya Alfa yang menoleh ke belakang karena mendengar dirinya di jelek-jelekkan sama sang adik


" om gigi om uning ada emacnya ( om gigi om kuning ada emasnya) ucap Alfa membuat tukang ojek tersebut seketika menutup mulutnya rapat rapat


ya Tuhan kenapa aku dapat penumpang kaya gini " kira kira gini perasaan tukang ojek tersebut


" om ap ni kok elananya Ica onjol ke epan ( om apa ini kok celananya bisa menonjol ke depan ) ucap Alfa menunjuk ke arah pertengahan ************ .


tukang ojek tersebut hanya bisa diam menahan malu

__ADS_1


karena penasaran Alfa memencet nya kedalam membuat tukang ojek tersebut berteriak


auuuuu


" hahaha om ulungnya ecal , ulung aku cama adek ecil kok om Ica ecal ( hahaha om burungnya besar , burungku sama adek kecil kok om bisa besar ya ) ucap Alfa membuat tukang ojek tersebut memberhentikan motornya ditepi jalan dan sangat beruntung Bunda mereka berdua tidak mendengar ucapan Alfa barusan


" maaf Bu saya ada kepentingan ,jadi cari ojek yang lain aja ya Bu ,dan gak usah bayar " ucap tukang ojek tersebut dengan wajah masih nampak memerah


" ohh yaudah pak gakpapa " ucap Yuli sopan


baru dua detik turun tukang ojek tersebut sudah tidak kelihatan lagi membuat Yuli bingung berbeda dengan anak anaknya yang kagum


" wah om Ica Aya oci ya kak ( wah om bisa kaya Rossi ya kak ) ucap Alfi dan di angguki oleh Alfa


"kalau gitu kita naik kendaraan umum aja ya nak , ingat nanti jangan buat ulah lagi " ucap Yuli menasehati anaknya


di jalan nampak seorang perempuan cantik yang sedang mengendarai mobil sport nya melihat seseorang yang selalu di nanti nantinya


" apa itu Yuli "


" fiks itu Yuli , gumam Nurul

__ADS_1


dengan senyuman yang menghiasi wajahnya Nurul melajukan mobilnya ke arah Yuli tapi belum sempat sampai ke arah mereka , Yuli dan kedua anak kecil tersebut sudah naik ke angkot


kini senyuman itu pudar seketika ,tetapi itu tidak membuat Nurul menyerah dia langsung kembali ke mobilnya dan mengikuti arah angkot tersebut dari belakang


__ADS_2