
MAAF NI SEBELUM NYA BANYAK YANG BILANG JIKA HUBUNGAN KEVIN DAN SISKA TETAP GAK BOLEH ...
AUTHOR HANYA MENGIKUTI ARAH PIKIRAN AUTHOR SENDIRI LAGIAN DI SUKU AUTHOR JIKA HAL YANG SEPERTI DIALAMI OLEH SISKA DAN KEVIN MEREKA AKAN SAH SAH SAJA JIKA MENIKAH ASALKAN BEDA AYAH ATAUPUN SEBALIKNYA DAN KEDUA MEMPELAI SALING MENCINTAI SATU SAMA LAIN
AUTHOR SUNGGUH TIDAK TAU JIKA BANYAK YANG BILANG ITU TIDAK BOLEH KARENA KITA BERBEDA SUKU JADI AUTHOR AKAN MELANJUTKAN SESUAI SUKU AUTHOR
MAAF
" ibu kenapa menyimpan nya dari ku ? tanya Kevin lirih
" ibu hanya menjalankan apa yang ayahmu janjikan agar kamu dan Delvin tetap seperti saudara kandung , ayahmu takut jika kamu mengetahui nya kamu akan sedih tapi kamu sudah besar ini waktu yang pas untuk mengungkapkan nya walaupun ayahmu tidak mau jika mengetahui nya " ucap nek Vivin
Kevin berdiri dari tempat duduknya dengan wajah yang datar
" kamu mau kemana Kevin ?? tanya ibu nya
tapi tidak mendapat jawaban dari Kevin
Kevin melangkah meninggalkan mereka semua sambil menghapus air matanya
__ADS_1
diam diam Siska mengikuti kemana Kevin akan pergi
Kevin keluar dari rumah sakit dengan jalan kaki , Kevin tidak menghiraukan orang orang yang menatapnya yang dia pikirkan sekarang ini adalah percaya atau tidak apa yang di ucapkan oleh ibunya
Kevin singgah di sebuah warung dan membeli sebungkus rokok dan satu korek api
Kevin terus melangkahkan kakinya dan tak terasa Kevin sampai ke taman belakang rumah sakit
Kevin membuka jas nya dan mengambil satu batang rokok lalu menghisap nya , Kevin seakan masih tidak percaya yang dikatakan oleh ibunya
Siska yang melihat Kevin duduk di taman dengan tatapan kosong ditemani sebatang rokok segera melangkahkan kakinya menuju ke arah Kevin dan duduk disampingnya
" sejak kapan kak Kevin merokok ?? tanya lagi Siska tapi masih tidak dipedulikan ,kevin trus menghisap rokok nya
" kak Kevin kan dokter trus kenapa merokok ,kak Kevin kan sudah tau penyakit yang dapat ditimbulkan oleh rokok " ucap lagi Siska
" biarkan aku sendiri " ucap Kevin dengan raut wajah dingin
" aku pingin nemani kakak disini " ucap Siska
__ADS_1
" ini mereknya apa ya " ucap Siska dan pura pura mengambil sebungkus rokok tersebut
" berapa batang ya " ucap lagi Siska mengambil satu persatu batang rokok tersebut
" hmm ternyata 15 batang , 16 batang sama yang kamu hisap " ucap lagi Siska yang masih di cueki oleh Kevin
" kak Kevin coba aku lihat rokok yang kamu pegang " ucap Siska segera merebut satu batang yang masih tersisa setengah
Siska mematikan bara yang masih menyala yang diambilnya di Kevin dan dengan segera dai mengumpulkan nya jadi satu ditelapak tangan nya
" lihat kak , ini adalah sulap pencegahan " ucap Siska dan segera mematahkan semua batang rokok yang di tangannya
" apa yang kamu lakukan ?? tanya Kevin tegas
" aku kan sudah bilang ini adalah sulap pencegahan" ucap Siska santai
" ini sungguh tidak lucu , tinggal kan lah aku disini ,aku mau sendiri " ucap Kevin yang membuat Siska segera memeluk Kevin
" jangan begini kak , aku tidak mau kak Kevin sakit , selesai kan lah masalah kak Kevin dengan cara yang benar dan asal kak Kevin tau merokok bukan hal yang baik untuk menenangkan pikiran " ucap Siska berlinang air mata di pelukan Kevin
__ADS_1