
sebelum nya author mau minta maaf karena eps 107 belum di terima masih di review makanya eps yang seharusnya 208 menjadi eps 207 ,jadi jika kalian bertanya kenapa tiba tiba ada Kevin dan ibu nya langsung ada , na itu ada di eps 107 yang belum berhasil ke up
jika kalian menyukai novel ini silahkan vote dan like
jam sudah menunjukan pukul 1:30 Siska sudah gelisa karena Kevin dan ibu nya belum datang
Siska mondar mandir di depan rumah menunggu Kevin dan ibu nya
" Siska ngapain kamu mondar mandir , ayo masuk " ucap Yani
" kak Kevin belum datang mi " saut Siska dengan raut wajah khawatir
" nanti juga sampai , ayo masuk dulu " ucap lagi Yani
" gak ahg , Siska sudah dandan jadi tinggal nunggu kak Kevin saja , mami duluan saja masuk aku masih mau disini" ucap Siska dan diangguki oleh Yani yang mengerti perasaan putrinya
Yuli yang keluar pintu bersama kedua anaknya bingung melihat Siska yang mondar mandir gak jelas dengan raut wajah yang sangat khawatir
" kamu kenapa Siska ?? tanya Yuli bingung
" itu kak Kevin sama nek vivin belum datang kan seharusnya sudah sampai sekarang " ucap Siska
" tunggu saja nanti juga datang " ucap Yuli
" iya aunty " ucap Alfa menambahi
" ni mendingan kamu keluar beli nasi goreng dan es krim jangan lupa sama bakso satu " ucap Yuli yang membuat Siska membulatkan matanya
__ADS_1
" kan aku mau dilamar masa aku gk di rumah " ucap Siska
" cepatlah , jalan kaki tidak usah naik mobil biar sehat " ucap lagi Yuli yang lagi lagi membuat Siska membulatkan matanya
" bawa Alfa dan Alfi bersamamu beli aja yang mereka suruh make uangmu , ok " ucap lagi Yuli dengan santainya yang semakin membuat Siska prustasi
" tapi ..." ucapan Siska terpotong oleh Yuli
" cepatlah , tidak make lama aku mau jam 2 harus sudah makan " ucap Yuli tegas dan pergi meninggalkan Siska begitu saja
Yuli yang melangkah masuk tak sengaja ber pas Pasan dengan zei
" Hai Yuli kamu dari mana ?? tanya Zei dengan senyuman kecil
" dari luar Pi " jawab Yuli
" ohh " ucap zei dan ingin melangkah pergi tapi langsung ditahan oleh Yuli
" apa ?? tanya Zei
" Yuli bisa minta tolong gak ?? tanya Yuli dengan wajah yang tidak bisa diartikan
zei langsung menganggukan kepalanya tanda dia bisa membantu
" Yuli minta tolong belikan mangga di pasar make sepeda nya supir papi " ucap Yuli yang membuat Zei kaget
" hah apa kamu gak salah ucap nak ?? tanya Zei bingung
__ADS_1
" tidak cepat lah Pi , Yuli mau makan mangga jam 2: 10 " ucap Yuli yang membuat Zei membulatkan matanya
" apa Sangat penting ya mangga nya " ?! tanya Zei dan diangguki oleh Yuli
" baiklah tapi tidak usah pake sepeda ya , mobil kan ada " ucap lagi zei dan dengan cepat Yuli menggelengkan kepalanya
" tidak bisa titik , harus sepeda " ucap Yuli tegas
" gimana kalau nyuruh bibi aja sama supir biar mereka yang beli ?? ucap lagi zei memberikan ide tapi sia sia saja
" pokoknya papi dan harus naik sepeda dan trus mangganya harus mudah " ucap Yuli dan pergi meninggalkan zei sendiri yang menganga mendapat perintah dari menantunya
Yuli ingin ke dapur dan melihat Yani yang sedang mencicipi masakannya
" Yuli sini bentar " panggil Yani dengan suara sedikit berteriak
" ada apa mi ?? tanya Yuli
" coba masakan mami ini udah pas kh , tadi sih mami nyicip tapi takut belum enak " ucap Yani membuat Yuli mengangguk anggukan kepala nya tanda mengerti
Yuli menyicipi masakan Yani
" masih kurang garam mi " ucap Yuli
" tambah aja ,mami tidak takut keterusan asinnya" ucap Yani dan diangguki oleh Yuli
" yaudah mami ke kamar mandi bentar ya mau mandi takut pamanmu nanti datang trus mami belum mandi " ucap Yani dan kembali diangguki oleh Yuli
__ADS_1
Yuli yang memasukkan garam sudah 5 sendok tapi masih belum enak di lidahnya , Yuli terus menambah hingga 7 sendok
" nah sekarang pas " ucap Yuli dan pergi