Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
Yuli sakit


__ADS_3

Pagi harinya Nurul bangun Dari tidur nya dan melihat suaminya yang sudah membuka mata nya yang sedang tersenyum tipis ke arah nya


" selamat pagi sayang " ucap Rei tersenyum manis ke arah nya .


" pagi juga mas " jawab Nurul yabg hendak ingin membuka selimut tapi dia baru sadar jika dia tidak menggunakan apa apa membuat nya batal membuka selimut


Nurul sangat geli saat merasakan tangan sudah bermain lagi di tahu nya , entah bagaimana nasib tahu nya sekarang apa kah sudah gosong di makan ular atau gimana hanya Nurul yang tau bersama author


" ahhg " suara d€$ahan Nurul tiba tiba Keluar


( ahhg author sungguh malas dah , aku iri belum punya pasangan 😭😭)


Pagi ini Nurul dan Rei kembali mengumpulkan muntahan Otong dan gua buaya


Terdengar suara irama kasur dan pak pak yang terdengar dari benturan benturan Yang kalian tau sendiri itu apa , ditambah lagi dengan suara nyanyian yang keluar dari mulut Nurul , siapa saja yang melihat itu pasti hanya bisa menelan ludah nya , nyanyian Nurul sangat indah , lagu tersebut bukan lagu pada umumnya melainkan lagu lagu untuk membuat anak


nyanyian tersebut diiringi oleh suara kasur dan pak pak karena benturan benturan yang author tidak tau


cukup lama mereka menyelesaikan cover lagu serta Irama irama pembuatan anak


.....

__ADS_1


di rumah Aidil


Yuli pagi ini terlihat tambah pucat dari kemarin membuat Aidil sangat khawatir dengan istri nya


" sayang kita ke rumah sakit ya , aku sangat khawatir jika ke adaan mu seperti ini " ucap Aidil


" tidak mas , Yuli hanya kecapean " ucap Yuli pelan


tak lama mami Yani dan papi Zei masuk kekamar nya diikuti oleh kedua kembar yang ada dibelakang


" Bunda " ucap Alfa naik ke atas tempat tidur diikuti oleh adik nya


" Bunda kenapa masih tidur , sudah mau siang " ucap Alfi


" Bunda sakit apa Oma ?? tanya Alfa


" Bunda tidak apa apa , kalian berdua sudah makan ?? tanya Yuli kepada kedua putra nya


" sudah Bunda , tadi kakak makan banyak ayam " ucap Alfa seakan sangat bangga


" adek lebih banyak Bun " ucap Alfi tak mau kalah

__ADS_1


" wah benar kah , bunda sangat senang kalau Alfa sama Alfi banyak makan biar cepat besar kaya Deddy " ucap Bunda nya tersenyum lembut ke arah nya


" biar cepat punya cewek " ucap Alfi yang membuat semua orang menatap ke arah nya


" keturunan ku mi " ucap Aidil


" wahahaha kenapa anak kamu itu seperti ingin dewasa karena perempuan saja " ucap mami Yani


" Alfi tidak boleh ngomong seperti itu , kalau Alfi sama Alfa sudah besar harus sekolah dulu baru kerja dan bahagiain bunda sama Deddy kalau sudah semua Alfa sama Alfi sudah boleh menikah " ucap Yuli menitikkan air matanya mengingat kejadian bersama suami nya , entah mengapa Yuli sangat takut jika anak anak nya bisa melakukan hal hal yang pernah Deddy nya lakukan


" sayang tenang kan diri mu kamu lagi sakit Lo " ucap Aidil menghapus air mata istri nya


" kenapa bunda menangis Deddy ?? tanya Alfa


" Bunda lagi sakit jadi kakak sama adek tidak boleh terlalu nakal ya biar bunda tidak pusing " ucap Aidil dan di angguki oleh keduanya


" Deddy kata Oma , kakak mau punya adek " ucap Alfa lagi yang seketika membuat mami Yani melotot kan matanya


" kenapa mulut mu seperti sangat bagus jika di gosok cabe rawit biar bisa diam " gumam mami Yani


Aidil menoleh ke arah mami nya

__ADS_1


" nanti Alfa punya adik tapi masih lama jadi Alfa jangan nakal ya " ucap Aidil dan dengan semangat kedua anak itu mengangguk


__ADS_2