Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
masih dengan Siska dan kevin


__ADS_3

Kevin didalam kamar hanya bisa menatap kosong ditemani lagu


Hu-u-u-u ...


Hu-u-u-u ...


Hu-u-u-u ...


Kata pujangga


Cinta itu luka yang tertunda


Walau awalnya selalu indah


Bila bukan jodohnya


Siap-siap 'tuk terluka


Hmm-mm-mm ...


Lebih baik bangun cinta


Daripada jatuh cinta


Jatuh itu sakit


Bangun itu semangat


Lebih baik bangun cinta


Daripada jatuh cinta


Meski tak mudah


Namun cinta


Jadi punya tujuan


Kata pujangga


Bangun cinta itu tak semudah


Tak secepat hati jatuh cinta


Namun bila jodohnya


Kita pasti bahagia


Hu-u-hu ...


Lebih baik bangun cinta


Daripada jatuh cinta

__ADS_1


Jatuh itu sakit


Bangun itu semangat


Lebih baik bangun cinta


Daripada jatuh cinta


Meski tak mudah


Namun cinta


Jadi punya tujuan


Sampai kapan bermain cinta (bermain cinta)


Kuingin bahagia (bahagia)


Tetap selamanya


Untukku


Hu-u-u-hu ...


U-u-u-u-uh ...


Lebih baik bangun cinta (cinta)…


" kamu pasti bisa Kevin , walaupun Siska yang pertama kalinya membuat mu jatuh cinta tapi jangan putus asa kamu harus bisa bahagia walaupun tanpa dirinya " lanjut Kevin menyemangati dirinya sendiri


di lain kamar Siska terus menangis air matanya tak ada habis habisnya


tok


tok


tok


suara ketukan pintu membuat Siska segera berlari ke westafel dan membasuh wajahnya


" iya sebentar" teriak Siska


ceklek


Siska membuka pintu dan melihat adiknya yang berdiri didepan pintu


" Nurul ada apa ?? tanya Siska berusaha menyembunyikan wajahnya yang sedih


" hmm kita akan pulang kak " ucap Nurul


" apa kita akan pulang sekarang?? tanya Siska dan diangguki oleh Nurul


" baiklah tunggu sebentar " ucap Siska kembali masuk dan menutup pintunya

__ADS_1


Siska kembali menetes kan air matanya dibelakang pintu


" kenapa jadi begini tuhan " ucap Siska lirih


" aku ingin bertemu kak Kevin sebelum aku pergi ,aku ingin membuat nya tak berangkat ke luar negeri " ucap Siska mengambil hpnya dan menghubungi Kevin


tak lama kemudian suara dari balik telfon kedengaran


" hallo " ucap dari sana dengan suara pelan


" kekamar ku lah sebentar" ucap Siska langsung mematikan hp nya


tak lama suara ketukan pintu membuat Siska langsung membuka pintu


tanpa melihat orang yang didepan pintu nya Siska langsung menarik tangannya masuk


" kak kenapa main narik narik ?? tanya Nurul bingung


saat melihat siapa yang ditariknya Siska segera menghapus air matanya cepat


" kakak kenapa menangis?? tanya Nurul pura pura tidak tau


" tidak apa tadi kelilipan saja " ucap Siska pura pura menggosok matanya


" ohh " ucap singkat Nurul


" ada apa ?? tanya Siska


" hanya mau manggil kakak lagi karena mami sama papi sudah menunggu" ucap Nurul merasa ikut sedih melihat kakaknya seperti ini


" duluan lah aku siap siap dulu " ucap Siska dan diangguki oleh Nurul


tak lama setelah Nurul keluar ketokan pintu lagi yang membuat Siska menenangkan dirinya takut jika bukan Kevin yang mengetok


ceklek


ternyata Kevin yang berdiri di depan pintu , Siska segera menarik tangan Kevin masuk


" Siska langsung memeluk Kevin Erat seperti tak ingin di tinggalkan


" ada yang bisa kubantu ?? tanya kevin berusaha tersenyum


" aku harap kamu tidak pergi " ucap Siska lirih dipelukan Kevin


" aku akan pergi besok aku mempercepat nya " ucap Kevin yang membuat Siska menatap nya sangat sedih


" apa secepat itu ?? tanya Siska dan diangguki oleh Kevin


Siska membuka satu per satu kancing bajunya membuat Kevin menatapnya bingung


" kamu ngapain ?? tanya Kevin


" lakukanlah agar aku bisa menjadi milikmu " ucap Siska dengan suara serius membuat Kevin menggeleng kan kepalanya

__ADS_1


__ADS_2