
" mi kok wajah mami bisa seperti Kunti lanak sih hahaha " ucap Aidil dengan tangan yang sudah berada di perutnya
" ni anak mu dia curang main ,masa kalau kami gak lihat dia memindahkan kudanya ke atas sedangkan punya kami dipindahkan ke bawah " ucap Yani
" memangnya kalian main apa ?? tanya Yuli
" tu main ular tangga ,perjanjiannya kalau kami kalah akan di hukum si kembar tapi kalau kedua bocah itu kalah mereka tidak boleh dihukum" ucap Nurul
" hahahaha anak Deddy memang hebat seperti siapa " ucap Aidil dan disambut oleh kedua anaknya
" Eddy ( Deddy) teriak Alfa dan Alfi semangat
" sudah kalau begitu kami pamit dulu ya, maaf kelakuan Alfa sama Alfi " ucap Yuli sopan
" loh kok cepat bangat , kan baru sampai , kalian juga datang gak kasih tau dulu lagi " ucap Yani mencoba menahan Yuli
" maaf , Yuli tidak kepikiran heheh " ucap Yuli cengingisan
" sayang kok udah mau pulang aja " ucap Aidil yang membuat Nurul dan Yani membuatkan matanya
" aku mau Istirahat" ucap Yuli dengan suara lembut
" apa yang sebenarnya terjadi?? gumam Yani
" kamu nginap aja , kamarku luas kok " ucap Aidil dan mendapat cubitan kecil dari Yuli
" enak aja , kamu selalu mengambil kesempatan dalam kesempitan" ucap Yuli kesal yang lagi lagi membuat Nurul dan mami nya membuka mulutnya lebar
__ADS_1
" ada apa ini ?? tanya Yani bingung bercampur penasaran
" oh mami ku yang tersayang apa mami tidak tau kalau sebentar lagi aku bukan lagi perjaka hahahaha " ucap Aidil membuat Yuli merona merah
" memangnya kamu perjaka ?? tanya Yani yang membuat tawa Aidil berhenti
" ayo kita duduk dulu , gak enak ngomong nya mami mau minta penjelasan" ucap maminya melangkah ke arah sofa di ikuti oleh Nurul,Aidil yang menggendong Alfa dan Yuli menggendong Alfi
" sekarang jelaskan " ucap Yani dengan suara serius
" jelaskan apa mi ?? tanya Aidil yang mendapat lototan mata dari Yani
" ya jelaskan kenapa kamu menggil Yuli sayang sayang ,bikin mami geli aja tau gak " ucap Yani dengan suara tegas
" IRI BILANG BOS " ucap Aidil dengan suaradi tekan
" cepat jelaskan , atau mami tidak merestui hubunganmu dan membawa Yuli pergi bersama kami ke luar negri " ucap Yani mengancam membuat Aidil segera menahannya
" ohh tidak semudah itu perguso , jika mami membawanya aku juga pasti akan ikut hahaha " ucapa idil dengan suara mengejek membuat wajah Yani merah karena emosi
" kamu mau bikin mami mati , apa kamu tau darah tinggi mami naik ,gula mami juga naik gara gara kamu ,anak tengik " ucap Yani berapi api
" selow mi sebenarnya gini mi " ucap Aidil membuat Yani dan Nurul segera serius mendengarkan nya
" mi serius amat kalau kepo hahaha " ucap Aidil yang tak henti hentinya tertawa membuat Alfi segera memasukan cemilan ke dalam mulut Aidil
uhuk
__ADS_1
uhuk
" hahahahahaha " ketawa orang yang berada disana
mereka dikagetkan oleh seseorang yang baru turun dari tangga
" ada apa ini berisik sekali " ucap zei yang sepertinya baru bangun tidur
tiiba tiba mata Zei membulat melihat wajah istrinya dan anaknya yang berantakan membuat nya tertawa berbahak bahak
" hahahahahahaha " ketawa zei yang membuat orang disana bingung
" pi masih waras ??? tanya Aidil membuat tawa papinya berhenti
" Aidil , kapan pulang ?? tanya zei
" baru saja " ucap singkat Aidil
zei langsung ikut duduk di samping istrinya
" apa bedak mami sama Nurul gak ketebalan tu hahaha " ucap zei dan mendapat cubitan keras dari istrinya
" auuu " pekik zei mengelus elus bagian yang dicubit istrinya
" ini kelakuan cucumu tau gak ,gara gara papi minta di gantikan ,wajah mami seperti ini" ucap kesal Yani yang membuat Zei tersenyum tipis
" masih mau debat apa mau kepo ni mi ?? tanya Aidil yang membuat maminya segera menoleh ke arah Aidil
__ADS_1
" ya cepat jelasin kamu dari tadi cuma bertele tele dong tau gak " ucap maminya kesal