Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
melewati masa kritis


__ADS_3

Yuli masuk kedalam ruangan dimana suaminya dirawat


Yuli tak sanggup menahan air matanya melihat putranya yang begitu erat memeluk Deddy nya


Yuli perlahan melangkah ke arah suaminya dan putranya


" mas lihatlah Alfa dia sangat menyayangi mu , dia sangat rindu denganmu begitupun dengan Alfi , jadi mohon mas bangunlah untuk mereka " ucap pelan Yuli sambil menghapus air matanya


" mas apa kamu bahagia sekarang melihat ku tersiksa seperti ini , aku kehilangan semangat hidupku jika tanpa dirimu , apa kamu ingin membunuhku perlahan lahan jadi tolong mas bangun lah semua orang mengkhawatirkan mu , aku sangat tersiksa mas hiks..hiks " lanjut lagi Yuli dengan isakan tangisannya


" apa kamu tidak mau merayakan ulang tahun anak anak kita , tinggal 6 hari lagi mas mereka berumur 4 tahun , mas tidak pernah kan merayakan ulang tahun mereka jadi bangun lah ini pertama kalinya mas merayakan ulang tahun Alfa dan Alfi , apa mas tau dulu hanya aku dan kak Siska yang merayakan ulang tahun mereka , walaupun hanya sederhana tapi mereka sangat senang dengan hadiah hadiah yang dikasih kakak ipar dulu " lanjut lagi Yuli dengan isakan tangisannya yang semakin menjadi jadi


" kamu liat ka sekarang mas , gimana hancur nya diriku , dan apa kamu tega mas melihat Alfa dan Alfi yang menangis gara gara melihat mu dalam keadaan seperti ini , jadi plis bangun hiks..hiks.." lanjut Yuli yang membuat Alfa terbangun dari tidurnya


Yuli segera menghapus air matanya saat melihat putranya sudah bangun


" bunda , apa Deddy masih lama tidur ?? tanya Alfa yang membuat Yuli menitikkan air matanya sudah tak sanggup menahannya


" belum sayang ,tapi nanti Deddy Alfa dan Alfi pasti bangun " ucap Yuli pelan

__ADS_1


" kenapa bunda nangis juga ?? tanya Alfa dengan polos nya


" gpp nak , bunda hanya terharu melihat Alfa memeluk Deddy " ucap Yuli


Alfa menggoyang goyangkan tubuh Aidil " Deddy bangun , kakak mau main sama Deddy " ucap Alfa


mereka dikagetkan oleh orang yang baru datang dengan suara tangisan yang sangat kencang


" Deddy " teriak Alfi berlari ke arah tempat tidur Deddy nya dan meminta me Bundanya agar ikut di naikkan


Yuli hanya pasrah dan menaikkan Alfi , Yuli tau jika kedua anaknya merindukan ayahnya


" Deddy bangun " teriak Alfi dengan isakan tangisannya


tiba tiba mata mereka dikagetkan oleh air mata yang keluar dari mata Aidil yang masih tertutup


" mas " ucap. Yuli lirih dan menghapus air mata suaminya


" apa kamu mendengar nya mas hiks..hiks.. "lanjut yuli

__ADS_1


Yani dan zei segera memencet tombol yang memang sudah disiapkan untuk panggilan darurat


tak lama kemudian datang lah dokter diikuti beberapa perawat


setelah memeriksa kondisi aidil , Yuli langsung menyerbu dengan beberapa pertanyaan


" dok gimana keadaan suami saya ?? tanya Yuli dalam bahasa Inggris


Yuli memang bisa dalam berbahasa Inggris karena dari dulu dia sangat gemar mempelajari beberapa bahasa


" beliau sudah melewati masa kritisnya , trus support dia dan terus ajak ngobrol " saut dokter tersebut yang membuat air mata bahagia mereka semua keluar


" mas aku sangat senang , cepat lah bangun dan pulang ke tanah air " ucap Yuli beberapa mencium pipi suaminya


Yani yang melihat pemandangan tersebut sangat terharu membuat Yani Langsung memeluk suaminya , sangat bersyukur putranya akhirnya melewati masa kritisnya


VOTE


LIKE

__ADS_1


mohon kepada pembaca tercinta untuk tidak menulis nama author di comen ,


author malu wkwkwk


__ADS_2