
siska sangat senang karena Kevin sudah bekerja dimana dia juga bekerja , dan juga Kevin sudah tinggal di ibu kota yang membuat Siska tambah senang karena bisa bertemu kapan saja ,
saat ini Siska sedang merapihkan tempat kerja Kevin , dengan senyuman yang terus terukir diwajahnya Siska satu per satu menyusun barang barang Kevin tanpa sepengetahuan yang mempunyai ruangan tersebut
setelah semua dianggap nya sudah beres Siska duduk sambil menunggu Kevin , Siska seharusnya sekarang sudah pulang karena jam kerjanya sudah habis tapi dia ingin menunggu Kevin dan pulang bersama sama
tak lama kemudian Kevin masuk ke dalam ruangan nya dan melihat barang barangnya yang sudah tersusun rapi , Kevin menoleh ke sofa dan melihat perempuan yang sangat dia sayangi terlelap tidur
senyuman di wajah Kevin terukir manis dan melangkah ke arah Siska yang sedang terlelap tidur
Kevin berjongkok di depan sofa tempat Siska tidur , Kevin melihat wajah Siska yang dianggap nya sangat lah cantik dan entah dorongan apa yang membuat Kevin langsung mencium kening Siska
cup
" astaga , apa yang aku lakukan untung dia tidur " ucap Kevin pelan menggerutu Ki kebodohan nya
" sekali kali gpp ahg yang penting gak ketahuan " ucap nya lagi pelan
Kevin kembali mencium kening Siska yang terlelap
" sekali lagi ahg " ucapnya lagi ingin mencium ke tiga kalinya "
cup
Kevin kembali mencium tapi sekarang berbeda Kevin mencium pipi Siska yang semakin membuat Kevin kecanduan ingin mencium trus
" enak juga kaya gini " ucap lagi Kevin Tersenyum penuh kemenangan
Kevin kembali ingin menciumnya tapi Kevin kaget saat wajahnya sudah berjarak 2 cm dari wajah Siska
Kevin langsung lompat karena kaget melihat mata Siska yang langsung terbuka lebar di depan wajahnya
" astaga aku Ketahun " gumam Kevin merasa sangat bodoh
__ADS_1
" sudah lama datangnya kak ?? tanya Siska pura pura tak tau padahal Siska hanya pura pura tidur saja tadi ,
Siska ingin sekali tertawa saat mendengar ucapan bodoh Kevin tapi dia terpaksa menahannya karena ingin melihat reaksi Kevin dan ternyata Kevin mengambil kesempatan saat dia tidur
Kevin sangat panik ingin mengatakan apa dia sudah tertangkap basah tapi dia mencoba menenangkan dirinya berharap jika Siska tidak mengetahui apa yang dilakukan nya tadi
" emm aku baru datang " ucap Kevin santai
" ohh , trus kenapa kak Kevin gak bangunin aku tadi pas sudah masuk ?? tanya lagi Siska
" aku gak mau ganggu kamu , lagian kamu pasti capek kan bereskan semuanya " ucap lagi Kevin tanpa rasa bersalah
" tadi kenapa wajah kak Kevin sangat dekat sekali saat Siska membuka mata ?? tanya lagi Siska yang membuat Kevin membulatkan matanya tidak tau harus bagaimana
" emm tadi aku liat nyamuk nempel di wajahmu " ucap Kevin
" loh kok ada nyamuk sih kan ruangannya ada AC ya " ucap Siska dengan suara seperti bingung
" hahaha kak Kevin sangat pintar ternyata " ucap Siska yang membuat Kevin semakin panik
" iya " jawab Kevin cengingisan
" tapi kak Kevin tau gak ?? tanya Siska dengan nada yang serius
" tau apa ?? tanya balik Kevin
" tadi aku rasa ada yang menempel di kening sama pipi ku deh , tapi itu seperti ciuman " ucap Siska lagi dengan nada suara bingung
" mungkin itu nyamuknya kali " jawab kevi yang sudah keringat dingin
" tapi masa sih , kening sama pipiku tidak gatal tapi " ucap Siska lagi
" mungkin nyamuknya gak menggunakan bibir panjangnya " ucap lagi Kevin yang otaknya seakan sudah loading
__ADS_1
" iya juga sih ,mungkin itu bibir yang sedang mencuri kesempatan kali ya " ucap lagi Siska menyindir Kevin
Kevin sudah tak tahan lagi , badannya seperti sudah panas sekali , padahal AC di ruangannya nyalah
" aku yang menciummu " ucap Kevin dengan suara cepat sambil memejamkan matanya
" hahaha kak Kevin ternyata nyamuk pencuri kesempatan " ucap Siska diselah tawanya
" aku tidak sengaja " jawab Kevin lirih
" mana mungkin tidak sengaja kalau berkali kali " ucap Siska
" tidak ,aku hanya sekali " ucap lagi Kevin mencoba mengelak
" kak Kevin tidak bisa bohongin Siska karena Siska tadi cuma pura pura tidur hahahaha " ucap Siska dan dilanjutkan dengan tawa nya yang keras karena melihat wajah Kevin yang sudah memerah
" maaf " ucap singkat Kevin sangat malu
" tidak apa , " ucap Siska singkat dan berdiri melangkah ke arah Kevin yang dibanjiri keringat
" cup
Siska mencium pipi Kevin singkat seraya tersenyum manis ke arahnya
" tidak usah dipikirkan,aku hanya mengetes mu saja " ucap Siska
" kenapa kamu sangat jahat Siska " ucap Kevin kesal
" hahaha kak Kevin yang jahat cium Siska diam diam , yang disalahin nyamuk lagi " ucap Siska tertawa renyah
" aku juga hanya mengetes mu " ucap Kevin dengan suara berwibawa
" terserah mu saja , ayo kita pulang " ucap Siska mengalah dan diangguki oleh kevin
__ADS_1