
Bimo menghentikan tawanya dan melihat Yuli yang sudah terlihat emosi
" bukan kamu Yuli , tapi Kevin sama Siska " ucap Bimo yang membuat Kevin dan Siska menatap nya dengan tatapan membunuh
" ehh Maksud nya mami sama papi " ucap Bimo kalang kabut
" Bim sini " ucap mami Yani tegas
" sini " ucap lagi mami Yani membuat Bimo perlahan mendekat
" ahhhhg mami sakit " teriak Bimo membuat Alfa dan Alfi tertawa terbahak-bahak
saat sedang mengobrol yang dimana Bimo sering tertawa cekikikan mengingat perkawinan buaya dan kadal , dan lahirlah cicak , Siska tiba tiba berbicara yang membuat semua orang kaget
" kamu hamil Dara ?? tanya Siska tiba tiba yang membuat semua orang yang disana menoleh ke arah Siska dengan pandangan penuh pertanyaan
" kan kamu yang hamil kak Siska " jawab Dara
" iya aku hamil tapi kamu juga kayaknya hamil juga " ucap Siska
" hah kok kak Siska bisa tau ?? tanya Yuli yang ikut penasaran
" kan aku dokter " jawab siska
" tapi apa contoh nya kalau Dara hamil ?? tanya lagi Yuli
" tu si bimo sudah gak jelas " jawab Siska
" Siska kok aneh sih , apa hubungannya sama dia , dia cuma bisanya nusuk doang" ucap Yani cekikikan
__ADS_1
" hahaha mami kok bisa tau " ucap Bimo tanpa rasa malu
" Tu kalian liat kan kelakuan nya sudah sangat aneh jadi Dara itu kemungkinan besar hamil tapi masa ngidamnya berada di suaminya Bimo " ucap Siska mencoba menjelaskan
" memangnya bisa gitu ya ?? tanya Yuli lagi dan diangguki oleh Siska
" tapi kalau mau lebih jelas , kalian nanti singgah beli test pack " ucap Siska
" tapi masa sih aku hamil , aku belum yakin " ucap Dara pelan takut jika dia mengecewakan Bimo
" ternyata usahaku memang memuaskan mi " ucap Bimo dengan bangga kepada mami Yani
" kamu bukan usaha karena kamu itu memang selalu mau, sudah kecanduan " ucap Yani kesal
" lebih baik kamu cek dulu Dar , kamu hanya memastikan nya saja " ucap Yuli
" baiklah nanti kami singgah beli " ucap Bimo dengan senyuman yang tak pernah pudar
" hei anak cicak , kamu mau ku sunat " ucap Bimo kesal
" kamu yang cicak , beraninya kamu bentak cucuku " ucap Yani
" haha tarik telinga nya Oma biar kapok " ucap Alfi
" sayang liat mami sama Alfa dan Alfi " ucap Bimo merengek kepada istrinya membuat Dara membulatkan matanya
" kamu apaan sih ," ucap Dara
" haha tidak ada yang mau bantu om Bimo Karena lawannya Alfa tampan " ucap Alfa dengan bangga
__ADS_1
setelah mereka berbincang bincang , akhirnya Bimo dan Dara pamit untuk pulang
Yuli melangkah kan kakinya menuju ke kamar setelah dia mengantar Alfa dan Alfi ke kamar Nurul , Yuli membuka pintu tapi tidak melihat suaminya berada didalam kamar
kemudian Yuli melangkah ke arah kamar mandi dan ternyata terdengar suara percikan air dari dalam yang artinya suaminya sedang membersihkan badannya
Yuli kembali ke tempat tidur, sambil menunggu Yuli membuka hp nya , tak lama kemudian Aidil keluar dengan handuk di pinggang nya
Aidil memakai pakaian nya dan langsung tidur membelakangi istrinya
" mas kamu kenapa ?? tanya Yuli pelan sambil memeluk pinggang Aidil
" aku mau tidur , jangan ganggu " ucap Aidil ketus
" aku kan cuma tegur kamu agar bisa sopan sama keluarga Rei " ucap Yuli
" jangan lagi aku dengar kata Rei keluar dari mulut mu " ucap Aidil pelan tapi ditekan
" makanya jangan seperti anak kecil dong , itu saja kok marah ," ucap Yuli sudah ikut mulai kesal
" terserah mu aku mau pulang saja , kamu tinggal saja disini, aku malas debat " ucap Aidil ingin bangun tapi Yuli malah mempererat pelukannya
" lepas , aku mau pulang , kamu mending mikirin Rei saja gak usah pikirkan aku " ucap Aidil
" kamu kenapa sih , kok jadi cemburuan seperti ini " ucap Yuli
" lepas gak " ucap Yuli tegas
Aidil melepaskan tangan Yuli dengan kasar dan bangun dari tempat tidur nya tapi lagi lagi Yuli menarik tangan nya hingga dia kembali berbaring , Yuli dengan cepat menindih Aidil dan mengecup bibir suami nya
__ADS_1
Aidil yang sudah tak tahan akhirnya melupakan kemarahan nya dan mereka pun melakukan penggoyangan kasur