
Kevin duduk di sofa dengan keringat yang terus bercucuran di wajahnya , tubuhnya sangat kaku
" kenapa seperti ini ,apa siska sengaja " gumam Kevin
Siska yang melihat wajah Kevin Sangat pucat hanya bisa menahan tawanya ,
" ternyata kak Kevin hanya sok keren ingin melamar ku didepan mami dan papi ,buktinya sekarang dia sangat pucat " gumam Siska menahan tawanya
" baiklah Kevin ,karena kamu sudah melamar anak sulung kami , dan Siska sendiri sudah menerimamu jadi kapan kalian akan merencanakan hari pernikahan ?? tanya Zei dengan suara agak serius yang tambah membuat Kevin keringat dingin
" iya Kevin , mami juga ingin segera mempunyai cucu dari putri sulung kami , masa Aidil sudah punya anak dua dan sebentar lagi akan bertambah tiga tapi Siska masih belum menikah " ucap Yani yang tambah membuat Kevin sangat panik
lidah Kevin seakan sangat kaku tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun membuat Zei dan Yani menatap Kevin kembali
" Kevin apa kamu baik baik saja ?? tanya Zei merasa bingung
" iya kak Kevin , apa kamu hanya main main saja sama Siska " ucap Siska kembali mencoba memancing Kevin
Siska dengan wajahnya yang cantik pura pura berwajah menyedihkan dan merengek ke mami dan papi nya
__ADS_1
" mami hiks..hiks " ucap Siska dengan suara pura pura sedih dan air mata palsunya
" aku akan segera membawa ibu ku kesini untuk membicarakan hal itu ,aku tidak bisa jika mengambil keputusan tanpa diketahui ibuku " jawab Kevin yang tak tega melihat Siska
wajah Siska kembali sangat ceria dan menghapus air mata palsunya
" apa kak Kevin tidak berbohong ?? tanya Siska dengan suara yang begitu sangat bersemangat membuat Kevin bingung dengan sikap Siska yang tiba tiba berubah
" apa kamu sedang hamil Siska ?? tanya Kevin yang melihat tingkah Siska yang seperti ibu hamil
mami dan papi Siska menatap keduanya dengan tatapan tajam yang membuat Siska menelan ludah nya kasar
" apa kamu hamil " ulang lagi Kevin yang membuat papinya segera memukul meja dan berdiri dari tempat duduknya
prak
zei memukul meja dengan keras mendengar ucapan Kevin ,
" pokoknya papi tidak mau tau , seminggu lagi kalian harus menikah jangan mempermalukan keluarga kita lagi seperti yang dilakukan Aidil " ucap zei dengan tegas yang membuat Kevin membulatkan matanya , sedangkan Siska dia disisi berbeda , Siska senang bercampur rasa takut melihat wajah papinya yang sudah emosi
__ADS_1
" kak Kevin Sangat pandai jika ingin menikah lebih cepat tapi gak gini juga kali kak caranya" gumam Siska
" apa yang dikatakan papi Siska barusan " gumam Aidil tak mengerti
" kenapa sangat mendadak sekali ?? tanya Kevin yang tak terima karena dia saja belum memberitahukan info kepada ibu nya
" mendadak kamu bilang ,itu bukan lagi mendadak tapi itu waktu yang sangat lama apa kamu mau nanti bayi yang ada diperut Siska semakin berkembang , pasti kalian akan malu jika menikah saat keadaan perut Siska membuncit " ucap zei dengan tegas sangat emosi mendengar ucapan Kevin
Kevin langsung mengingat apa yang dia katakan tadi ,
" astaga kenapa jadi begini ,kenapa zei jadi salah paham " gumam Kevin yang sudah tak tau mau menjelaskan nya lagi
" itu hanya becanda " ucap Kevin yang sudah panik
" becanda kamu bilang Kevin , itu bukan lagi becanda itu adalah nafsu , mana ada becanda sampai membuat anak orang hamil " ucap lagi zei
" beneran sumpah , Kevin hanya bercanda " ucap lagi Kevin
" Kevin , tidak ada yang pernah mengatakan jika melakukan zina seperti itu adalah becanda " ucap lagi zei
__ADS_1
" benar yang dikatakan papi sebaiknya kalian menikah seminggu lagi dari pada nanti kalian akan malu , bukan kalian saja tapi semua keluarga kita akan malu " ucap Yani menambahi ucapan suaminya