
setelah Aidil dan Yuli pergi kini tinggal lah Siska dan Kevin yang sama sama malu malu kucing
" mau ngomong apa gue ni " gumam Kevin
keringat dingin
" ada yang mau kamu bicarakan?? tanya Siska yang membuat Kevin salting
" eeh iya , tapi apa ya " ucap Kevin dengan bodohnya
" loh kak Kevin yang mau bicara tapi kok bingung mau ngomong apa " ucap Siska
" wah dia ngomong apa barusan ," kakak" " batin Kevin melayang layang
" anu , itu ,kamu belum ngantuk?? tanya Kevin tidak tau mau membicarakan apa "
" belum kok , " ucap singkat siska
" ohh iya aku mau nanya, memangnya kamar tamu disini dipasang banyak foto anak beserangan ya ?? tanya Siska menahan tawanya mengingat foto Kevin memegang golok
Kevin yang ditanya semakin salah tingkah bercampur malu
" tidak , cuma kamar itu saja " ucap Kevin
" loh kok bisa dikamar tamu yang kutempati saja dan tadi aku lihat pas membuka lemari baju didalam nya semua pakaian laki laki ?? tanya lagi Siska
__ADS_1
" ohh anu itu sebenarnya kamar ku , " ucap jujur Kevin yang memilih memberitahu sebenarnya dari pada pertanyaan Siska semakin memojokan dirinya
" hah kok kak Kevin menyuruhku tidur di kamarmu ,apa tidak ada kamar kosong lagi ?? tanya Siska yang membuat Kevin semakin bingung dibuatnya
" iya , udah gak ada yang kosong , tapi gpp kok kamu tidur didalam nanti aku di sofa saja " ucap Kevin bohong
" tidak bisa begitu dong , kan aku bisa tidur sama Nurul kalau kamar nya gak cukup " ucap lagi Siska
" sumpah gpp kok , aku bisa tidur di sofa ," ucap lagi Kevin
" beneran ?? tanya Siska dan diangguki oleh Kevin
" tapi aku merasa gak enak Lo sama tuan rumah " ucap Siska merasa kasian
" nggak perlu kasihan , aku sering tidur di sofa kalau lagi ketiduran saat nonton hehe " ucap Kevin
" bisa aja , ayo kita tidur saja " ucap Kevin yang membuat Siska kaget
" hah maksudnya "kita tidur " kita berdua tidur sama sama ?? tanya Siska yang membuat Kevin kalang kabut
" ehh maksud nya kamu tidur di kamar dan aku tidur di sofa " ucap Kevin panik
" hahaha kamu kok sangat lucu sekali saat panik " ucap lagi Siska di sela tawanya membuat Kevin ikut tertawa
Kevin dan keluarga nya sedang berkumpul di ruang tamu untuk bersiap melanjutkan perjalanan menuju kediamannya
__ADS_1
" terimakasih tempat tinggal nya nek Vivin " ucap Yani sopan
" gak usah sungkan , anggap saja ini rumah kalian juga kan kita keluarga " ucap nek Vivin
" nek Vivin bisa aja " ucap Yani
" mami tunggu dulu , kita kan belum membahas pernikahan paman sama kakak " ucap Aidil yang membuat Kevin dan Siska melototkan matanya
" hah ti...tidak jangan main main kamu sialan " ucap panik Kevin
" maksud nya gimana ?? tanya nek Vivin
" ibu gak usah dengarkan si bocah satu ini " ucap Kevin panik
" paman gak usah sok soan ,tadi malam sampai memohon sama aku untuk saling bekerja sama mendekati kakak " ucap Aidil membocorkan rahasia penting Kevin
" cobaan apa lagi ini " gumam Kevin
" apa betul Kevin kamu menyukai Siska ?? tanya Zei tegas yang membuat Kevin segera berlari keluar
" wahahahaha" tawa semua orang yang berada disana kecuali Siska yang malu dengan ucapan sang adek
" baiklah kalau begitu kami pamit " ucap zei dan diangguki oleh nek Vivin
" ohh anak Deddy yang ganteng mirip Deddy nya , besok Deddy kesini lagi ya , Deddy mau pulang cari uang buat Alfa sama Alfi dulu " ucap Aidil merasa tak tega meninggalkan anaknya
__ADS_1
" iya eddy angan lupa awak Ainan ( iya Deddy jangan lupa bawa mainan ) ucap Alfi dan di angguki oleh Aidil