Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
Misi 2


__ADS_3

Bimo yang sedang sibuk tidak menyadari kedatangan seseorang perempuan yang ada di depannya


" pagi Bimo ,sibuk bangat " tanya Yuli


" iya ni bos gila nyuruh gue kerjain semuanya " jawab Bimo yang belum sadar dengan ucapannya


" memangnya dia kenapa kasih kamu semuanya?? tanya lagi Yuli


" dia mau dekatin Yuli lah apa lagi " ucap Bimo refleks dia menoleh ke arah suara dan dikagetkan oleh seseorang yang dia sebut namanya tadi


"mulutku kenapa kamu suka sekali berkata jujur" gumam Bimo mengerutuki kebodohannya


" apa kamu bilang ?? tanya lagi Yuli memastikan


" ti-ti-dak no-na itu anda disu-ruh bos masuk ke ruangannya" ucap Bimo gugup sambil menggeleng-gelengkan kepalanya


" baiklah ,ada yang perlu kita selesaikan , jadi awas kalau kamu kabur " ucap Yuli penuh ancaman membuat Bimo terpojok


Yuli masuk kedalam ruangan Aidil dan melihat laki-laki tampan yang sedang sibuk melihat layar yang ada didepannya tanpa menyadari kedatangan Yuli


" *ternyata dia sangat tampan kalau lagi serius gini " gumam Yuli dengan senyuman tipis


" astaghfirullah, tidak ,tidak kenapa aku memujinya " lanjut Yuli mengerutuki kebodohannya sendiri*


Yuli melangkah mendekati meja Aidil

__ADS_1


" pagi pak " ucap Yuli sopan sambil menundukkan kepalanya


" pagi " jawab singkat Aidil.


" silahkan duduk dulu " ucap Aidil dengan segera Yuli mematuhi perintahnya


" ada apa tuan memanggil saya ?? tanya Yuli


" hehehe saatnya rencana pertama dimulai " gumam Bimo tersenyum licik


" gini kita ada masalah di hotel , jadi kita harus kesana untuk melakukan pengecekan " ucap Aidil berbohong


" apakah kita akan berangkat sekarang tuan ?? tanya Yuli


" kita belum menyiapkan apa-apa untuk kesana " ucap Aidil pura pura berpikir


" hotelnya di Bali " ucap Aidil yang membuat Yuli kaget


" ahh apaaaa , maaf tuan saya tidak bisa ikut " ucap Yuli menolak


" loh trus siapa yang akan mendampingi saya disana kalau bukan sekertaris ku " ucap Aidil


" apa anda lupa kalau masih ada pak Bimo " ucap Yuli


" kalau Bimo ikut kesana siapa yang akan handle perusahaan" ucap Aidil yang membuat Yuli merasa bingung

__ADS_1


" tapi aku ti......ucapan Yuli terpotong oleh Aidil


" aku tidak perna mau mendengarkan kata menolak " ucap Aidil tegas


" kalau begitu sebaiknya tuan cari sekertaris baru saja ,aku mau mengundurkan diri " ucap Yuli berdiri dan melangkahkan kakinya tapi langkahnya terhenti karena mendapat ancaman dari Aidil


" aku membayangkan kalau butik itu aku gusur semua orang yang bekerja disana pasti sangat sedih dan kecewa kepada orang yang mereka percayakan " ucap Aidil menyinggung Yuli


" saya tidak bisa ,aku tidak mau meninggalkan anak-anak ku " ucap Yuli lirih


" kalau kamu gak mau ninggalin anak kita bawa saja aku pasti sangat senang " ucap Aidil dengan senyuman yang menghiasi wajahnya


" tidak ,aku tidak akan perna membiarkanmu bertemu dengannya apalagi bermain bersama mereka ,tidak akan perna ,cam kan itu " ucap tegas Yuli yang membuat Aidil tersenyum tipis


" apakah kamu tau kalau mereka sudah memanggilku dengan sebutan Deddy haha ,kau lucu sekali sayang , " gumam Aidil


" trus bagaimana jika mereka ternyata sudah mengetahui bahwa aku ini adalah ayah mereka "?? tanya Aidil


" dia akan membencimu " jawab Yuli yang membuat Aidil menggelengkan kepalanya


" kasihan sekali kamu , mereka tidak mungkin membenciku " gumam Aidil


" baiklah ,cepat putuskan dan aku tidak menerima kata penolakan " ucap Aidil tegas


yang membuat Yuli melongo

__ADS_1


" hah apa dia bilang " cepat putuskan " apa dia benar benar gila ,bagaimana aku memutuskannya jika kamu sudah putuskan duluan " gumam Yuli tidak paham dengan sifat bosnya tersebut


__ADS_2