Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
pertanyaan bertubi-tubi


__ADS_3

Aidil dan Yuli turun untuk makan pagi padahal jam sudah menunjukan pukul 11:00 bisa dibilang turun untuk makan siang


Aidil turun dengan senyuman yang tak pernah pudar di wajahnya berbeda dengan Yuli yang sangat kesal dengan suaminya karena sedari tadi Yuli lapar tapi Aidil terus memakannya habis habisan


saat turun mereka melihat kedua putranya sedang bermain dengan mainan yang sangat banyak berserakan dilantai


saat melihat kedua orang tuanya turun Alfa dan Alfi segera berlomba ke arah Yuli dan Aidil


" bunda lihat mainan Alfi banyak " ucap Alfi sangat senang


" loh siapa yang kasih ?? tanya Yuli penasaran karena setaunya mainan Alfa dan Alfi tidak sebanyak itu


" kak kumis sama Oma katanya hadiah ulang tahun adek dan kakak " jawab Alfi lagi


" ohh " ucap singkat Yuli


" Deddy hadiah ulang tahun adek sama kakak mana ?? tanya lagi Alfi


" masih dalam proses " jawab Aidil yang membuat Alfi bingung


" proses apa Deddy?? tanya Alfi


" baru di proses didalam perut bundamu hahaha " ucap Aidil yang membuat Yuli memukul lengannya pelan


" mas ih " ucap kesal Yuli


" maaf " saut Aidil cengingisan yang membuat kedua putranya dilanda kebingungan

__ADS_1


" memangnya hadiah kakak sama adek apa didalam perut bunda ?? tanya Alfi yang sangat penasaran


" adik Alfa dan Alfi " jawab Aidil dengan bersemangat membuat Alfa dan Alfi menatap keduanya dengan tatapan tajam


" apa benar bunda adek sama kakak mau punya adik ?? tanya Alfi yang semakin membuat Yuli terpojok


" iya sayang " jawab Aidil


" yey akhirnya aku tidak jadi anak terakhir hahaha " ucap Alfi sangat senang membuat Yuli dan Aidil membulatkan matanya dengan jawaban Alfi


" apa kamu hanya menginginkan itu ?? tanya Aidil dan diangguki oleh Alfi


" kalau kakak ?? tanya Aidil lagi tapi tidak mendapat jawaban dari Alfa


" Alfa kamu kenapa kok dari tadi gak bicara ?? tanya Yuli bingung


" kan Deddy sama bunda lagi buatkan adik " jawab Aidil yang kembali mendapatkan pukulan yang lumayan keras di bagian lengannya


" auu sakit sayang " pekik Aidil


" mas kamu gimana sih , ngomong sama anak kecil gak boleh sembarangan " omel Yuli


" bunda kapan Alfa punya adek , kakak bosan kalau Alfi trus yang jadi adek ?? tanya Alfa yang langsung berubah yang kembali membuat kedua orang tuanya melototkan matanya sempurna


" apa kamu secepat itu kalau marah ?? tanya Aidil dengan bodohnya


" kakak tidak mau lama lama marah , nanti bosan sendiri gak ada teman ngobrol " jawab Alfa santai

__ADS_1


" baiklah terserahmu saja " ucap Aidil yang sudah pusing dengan sikap ajaib kedua putranya


" Deddy trus kapan kakak punya adik ?? tanya Alfa lagi membuat Yuli dan Aidil saling menatap satu sama lain


" mas kamu tau kan akibat kamu ngomong sembarangan " bisik Yuli dan diangguki oleh Aidil


" sekarang kamu tanggung jawab " bisik lagi Yuli


" anak ganteng Deddy , dedek Alfa dan Alfi masih didalam perut bunda " ucap Aidil


" kenapa disimpan di perut bunda dulu sih , kenapa tidak langsung di keluarkan saja " ucap Alfa yang sudah tidak sabar


Yuli dan Aidil sama sama bingung , entah apa yang harus dijawabnya


" kan kalau mau punya dedek harus di simpan dulu didalam perut " ucap Aidil yang membuat kedua putranya menganggukan kepalanya walaupun tidak mengerti


" trus kenapa tidak disimpan di perut Deddy saja , ?? tanya lagi Alfa


" iya Deddy mirip om hamil yang di tempat kerja Deddy , perutnya besar " lanjut Alfi


" sayang aku harus apa sekarang" bisik Aidil ke istri nya


" tanggung sendiri resiko nya " jawab Yuli


" laki laki tidak bisa harus permpuan " jawab lagi Aidil


" ohh iya nanti Deddy belikan lagi mainan gimana , sekarang Alfa sama Alfi lanjut kan saja bermain " ucap Aidil berusaha menjauh dari pertanyaan bodoh anaknya

__ADS_1


__ADS_2