
Yuli menangis sejadi jadinya memeluk tubuh Aidil yang tak berdaya apalagi saya melihat kondisi suaminya yang begitu menyayat hati saat melihatnya
" mas jangan tinggalkan Yuli , tolong bangun mas hiks...hiks.. " ucap Yuli menangis histeris
" Alfa sama Alfi mencarimu jadi tolong bangunlah hiks... " ucap lagi Yuli
" mas jangan main main seperti ini aku sungguh tidak menyukainya,jadi bangun lah kita akan pulang dan tidur dirumah , Yuli janji akan memelukmu " ucap lagi Yuli
" apa kamu tau mas tadi Alfi mimpiin kamu katanya kamu sangat keren " ucap lagi Yuli
" kalau mas gak bangun Yuli akan pergi dan tidak menemanimu lagi tidur " ucap lagi Yuli
Yuli tak sanggup lagi melihat keadaan suaminya yang seperti ini ,Yuli memilih untuk keluar
saat keluar Yuli langsungnya memeluk Yani erat dengan tangisan yang semakin menjadi jadi
" mi ma.s Aidil ...hiks...hiks..mi " ucap Yuli berbata bata tak sanggup melanjutkan kata katanya
__ADS_1
" iya nak , tenang lah Aidil pasti sangat kuat apalagi dia sudah mempunyai anak yang di cintai dia akan bangun menemui mereka " ucap Yani membalas pelukan Yuli walaupun Yani sangat sedih seperti Yuli saat ini
" tapi......hiks...hiks .."
" mami benar Yul Aidil sangat kuat dia pasti akan segera sembuh " ucap zei
" istirahat lah di kamar khusus , disini suamimu punya kamar ,ini rumah sakitnya " lanjut zei
" suster antar istri bos kalian ke kamarnya " lanjut zei sedikit berteriak kepada suster
" Yuli mau tunggu mas Aidil Pi biarkan aku disini saja " ucap Yuli
zei dan Yani masuk ke ruang IGD , Yani yang sedari tadi menahan tangisnya langsung menumpahkan nya setelah melihat ke adaan putranya yang sangat memprihatinkan
zei juga menitikkan air matanya melihat putra nya yang selalu ceria kini berbaring lemah dengan berbagai alat medis
" Aidil " ucap Yani lirih dengan air matanya yang mengalir
__ADS_1
Yani memeluk putra satu satunya tersebut
" bangun lah nak apa kamu tidak kasihan dengan istri dan anak anakmu ,kamu baru mau memulai hidup barumu tapi kenapa kamu jadi seperti ini nak hiks..hiks " ucap Yani yang membuat suaminya segera mengelus punggung istrinya
" papi mohon sama kamu Dil cepat lah bangun istrimu ikutan tersiksa melihat keadaanmu seperti ini , apalagi Alfa dan Alfi mereka pasti akan mencarimu " ucap zei berharap Aidil bisa mendengar nya
" ayo mi " ucap zei dan dengan terpaksa Yani menganggukan kepalanya
pagi harinya Yuli bangun lebih cepat dari biasanya , Yuli langsung mencuci muka dan berlari ke ruang IGD berharap suaminya sudah membuka matanya
tapi matanya SE akan membinar saat melihat suaminya di keluarkan dari ruangb IGD oleh beberapa perawat diikuti dokter
" mas Aidil sudah mau dimasukan ke ruangan inap " ucap Yuli merasa sedikit lega
dengan cepat Yuli berlari ke arah tempat Aidil dan langsung memeluk badan suaminya tanpa melihat wajahnya terlebih dahulu
" Alhamdulillah mas akhirnya kamu sudah baikan ,aku sangat yakin kalau kamu kuat hiks..hiks. " ucap Yuli senang tak sanggup lagi menahan rasa bahagianya
__ADS_1
Yuli melepas pelukannya dan melihat wajah suaminya Sangat pucat dan matanya yang masih tertutup
" mas apa kamu masih ngantuk kenapa masih tidur bangun lah ayo, apa kamu tidak kangen dengan ku " ucap lagi yuli