Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
salah sangka


__ADS_3

Bimo melajukan mobilnya menuju ke perusahaan ,dara yang se dari tadi tidak mengetahui arah tujuan Bimo langsung bertanya tanya


" kita mau kemana?? tanya Dara penasaran


" ke perusahaan " jawab Bimo ketus


Dara yang mendengar ucapan Bimo sangat merasa bingung dibuatnya


" untuk apa kamu bawa aku kesana?? tanya lagi Dara


" diam lah , ikuti saja " ucap Bimo yang membuat Dara menghembuskan nafas nya kasar


" dasar kulkas " ucap pelan Dara tapi masih bisa didengar oleh telinga Bimo


" apa kamu bilang barusan hah ?? tanya Bimo dengan tegas dan tatapan tajam yang menyeramkan membuat Dara kalang kabut


" gak , tadi aku lihat penjual kulkas di sebrang jalan tadi , kebetulan kulkas di rumah sudah mulai rusak " ucap Dara


" tidak usah tinggal di rumah butut mu lagi , tinggallah di rumahku atau apartemenku " ucap Bimo yang membuat Dara membulatkan matanya


" Rumah atau apartemen ??? tanya Dara bingung


" dasar bodoh , aku punya Rumah dan juga kamar apartemen yang sudah ku sewa " ucap Bimo


Dara yang mendengar nya hanya mengangguk anggukan kepala nya tanda mengerti


" tapi aku mau tinggal di rumah saja " ucap lagi Dara


" buat apa kamu tinggal di rumah bututmu ?? tanya Bimo


" hei itu rumah aku beli dengan uang hasil kerja kerasku ,karena rumah dan mobilku yang dulu sudah kujual untuk pengobatan ibu " ucap Dara yang sudah kesal

__ADS_1


" sama saja kan ?? tanya Bimo dengan suara yang seakan tidak ada beban mengatakan nya


" lebih baik aku diam saja , ujung ujungnya pasti kamu yang menang " ucap Dara kesal membuat Bimo Tersenyum tipis


tak butuh berapa lama kini Bimo dan Siska sudah sampai di parkiran bangunan yang menjulang tinggi


" wah besar sekali dari pada tempat kerjaku " ucap Dara terkagum kagum melihat kebesaran bangunan yang ada di depannya


" gak usah kampungan cepat sini " ucap Bimo yang kembali membuat Dara kesal


Bimo dan Dara masuk kedalam kantor sambil bergandengan tangan, para karyawan yang melihat Bimo membawa seorang perempuan cantik mulai bergosip , ada yang terpana karena keserasian Bimo dan Dara , dan ada juga yang mengucapkan hal hal yang tak wajar


" jangan mengucapkan hal hal yang tak wajar dengan calon istriku atau gak kalian akan habis bersama keluarga kalian " ucap Bimo dengan suara menyeramkannya membuat semua karyawan terdiam gemetaran


" ternyata dia memang sangat menakutkan" gumam Dara


Bimo menaiki lift sampai ke lantai dimana ruang Presdir berada


" jika ditanya bos ,kamu harus menjawab nya jujur " ucap Bimo tanpa menoleh ke arah Dara


" memangnya aku mau ditanya apa ?? tanya Dara sedikit panik


" hanya bos yang tau " jawab Bimo datar


Bimo membuka pintu ruang Aidil dengan raut wajah yang sudah berubah , senyuman Aidil terukir manis diwajahnya saat membuka pintu


ceklek


" halo bos " sapa Bimo dengan ceria membuat Dara bergedik ngeri melihat wajah Bimo yang berubah drastis


Aidil yang sedang makan bersama kedua putranya menoleh ke sumber arah

__ADS_1


Yuli sedang berada di kamar mandi sebelum Bimo datang


" om Bimo " teriak Alfa dan Alfi berlari ke arah Bimo


Bimo berjongkok dan mengelus rambut kedua anak tersebut


" hai ganteng " ucap Bimo


" om Bimo mana hadiah ulang tahun adek sama kakak " ucap Alfi dengan mata yang sudah membinar membuat Bimo kaget akan hal itu karena dia tidak mengetahui ulang tahun twins


" adek kenapa mau hadiah trus sih ,ni hadiah dari kakak mau ?? tanya Alfa kesal mengarahkan gepalan tangan nya ke arah Alfi


Alfi langsung menggeleng kan kepalanya cepat


Bimo bernafas lega karena pertolongan sang kakak


Dara yang melihat Alfa dan Alfi sedikit kaget


" mereka berdua mirip anak Yuli " gumam Dara


" tapi masa ia " lanjut Dara bergumam


Alfa dan Alfi yang melihat perempuan cantik yang dibawa Bimo langsung melangkah ke arah Dara dan minta digendong


" aunty Dara gendong " ucap Alfa dan Alfi kompak yang membuat dara kaget


" mereka benar benar anak Yuli " gumam dara panik


" apa jangan jangan Bimo dan bosnya menculik mereka " lanjut gumam Dara


" aunty Dara gak kuat kalau mau gendong Alfa dan Alfi sekaligus " ucap Bimo yang membuat sang kembar kesal dan kembali melangkahkan kakinya ke arah Deddy nya

__ADS_1


__ADS_2