
author lagi memperbaiki episode 3-15 yang banyak comen negatif nya , jujur memang benar sih comennya😂 tapi author sudah review ulang kok ,. di episode tersebut banyak kata kata yang salah dan tidak dimengerti ,juga banyak yang tidak masuk akal karena terlalu berlebihan , terimakasih atas sarannya , walaupun ngulang like dari 0 tapi gpp buat pembaca terhormat author
yang sudah baca dsampai disini mungkin banyak yang masih bingung dengan eps tersebut , tapi author bersyukur karena tidak terlalu mempermasalahkan nya , jadi jika ada yang membaca eps yang dianggap pembaca tidak normal tau masuk akal bisa langsung comen kok
lanjut cerita ......
pagi harinya Aidil sudah bersiap siap untuk berangkat ke perusahaan nya , Yuli yang sedang kesal sama Aidil memilih tidak bicara sama suaminya
" pasangkan dasinya sayang " ucap Aidil kepada Yuli yang masih duduk ditempat tidur
dengan kesal Yuli berdiri dan memasang kan dasi Aidil
" kok masih ngambek sih syg " ucap Aidil cengingisan
" tau " jawab Yuli ketus
" aku itu tidak bermaksud sayang , tapi aku ini baik jadi suamimu karena membuat istrinya mendapatkan pahala karena melayani suaminya dengan baik " ucap Aidil yang membuat Yuli mengembuskan nafasnya kasar mau bagaimana juga ucapan Aidil ada benarnya
" terserah mu saja " jawab Yuli
" ayo kita turun sarapan " ajak Aidil ke istri nya
" aku mau siap siap juga " jawab Yuli yang membuat Aidil menatapnya bingung
" memangnya kamu mau kemana ?? tanya Aidil
" mau kerja lah mau kemana lagi emangnya" jawab Yuli
__ADS_1
" kerja apa ?? tanya lagi Aidil
" mas memangnya lupa ingatan ya , aku kan kerja di kantor mu " jawab Yuli yang langsung membuat Aidil menahan nya
" gak perlu kamu cukup dirumah saja mengurus anak anak ,biar aku saja yang mencari duit buat kalian " ucap Aidil dengan nada serius
" tapi....." ucapan Yuli terpotong oleh suaminya
" gak ada tapi tapian pokonya gak boleh titik . " ucap Aidil dan langsung memeluk istrinya
" aku akan menjadi suami yang baik " ucap Aidil pelan dipelukan Yuli
yuli Tersenyum manis kepada suami nya dan menganggukan kepalanya tanda mengerti
" baiklah mas , ayo kita turun " ucap Yuli melepaskan pelukannya
Yuli dan Aidil bergandengan tangan menuruni anak tangga
" bunda Deddy selamat pagi " sapa Alfa
" pagi ganteng " sapa balik Aidil yang membuat Alfa menyilangkan kedua tangannya seakan bangga mendengar ucapan Deddynya
" pagi bunda Deddy " sapa Alfi yang ingin dipuji juga
" pagi Alfi " ucap Aidil yang membuat Alfi cemberut
" bunda , Deddy jahat " teriak Alfi yang membuat semua orang menoleh ke arahnya penuh tanda tanya
__ADS_1
" jahat kenapa ?? tanya Yuli
" tidak bilang kalau adek ganteng masa cuma kakak doang " ucap Alfi kesal yang membuat Aidil mengusap kepala putra nya
" pagi Alfi tampan " sapa lagi Aidil yang membuat senyuman di wajah Alfi kembali terukir
" huh Deddy terpaksa ngomong dek ,kalau kakak Deddy jujur " ucap Alfa yang membuat Alfi mengambil sendok nya dan mengangkat tangannya ingin melempar tapi dengan cepat Yuli mengambil sendok yang mau digunakan untuk melempar sang kakak
" jangan buat ulah ini batu pagi , ayo makan " ucap Yuli tegas yang membuat keduanya ciut
" bunda sendok Alfi " ucap Alfi
" mau digunakan makan atau ngelempar ?? tanya Yuli
" untuk makan " jawab Alfi pelan dan bundanya segera memberikan nya balik
mereka menikmati hidangan dengan hening tanpa ada yang bersuara , Alfa dan Alfi takut jika Bundanya marah lagi karena ulahnya
Aidil sudah selesai dengan sarapan nya
" aku mau berangkat kerja sayang " ucap Aidil dan diangguki oleh Yuli
Yuli mencium punggung tangan suaminya terlebih dahulu sebelum berangkat diikuti oleh ke dua putranya
" Deddy berangkat ya , jangan nakal " ucap Aidil kepada kedua putranya dan diangguki nya dengan semangat
Aidil mencium pipi kedua putranya begitu pun dengan istrinya
__ADS_1
" aku antar ke depan ya mas " ucap Yuli dan diangguki oleh aidil
o