
" sebenarnya aku masih punya nenek dan adik dari ayahku , tapi dulu pas kami berkunjung ke sana bersama ayah kami di usir oleh nenek , kerena ayah menikah dengan ibuku tanpa sepengetahuan nya hiks..hiks " ucap Yuli lirih dengan air mata yang mengalir di kedua pipinya
seketika Aidil yang mendengar langsung senang
" apa kamu lihat dimana rumah mereka ?? tanya Aidil denga serius
" mereka tinggal di pedesaan jauh dari sini " ucap Yuli
" dan aku juga tidak tau masih ingat apa nggak , aku pertama kali kesana saat masih SD " lanjut Yuli
" baiklah kita akan berangkat besok " ucap Aidil dan melajukan mobilnya
" tapi , aku takut " ucap Yuli yang mengingat saat diusir bersama aayahnya
" kenapa kamu begitu takut ,bukan kah mereka keluargamu?? tanya Aidil tapi mendapat gelengan kepala dari Yuli
" mereka tidak menganggap kami , saat aku bersama ayah kesana kami diusir seperti seekor ayam , apa kamu tau kami baru sampai dan mengetok pintunya tapi apa yang mereka lakukan , mereka menyiram kami menggunakan air cucian dan lebih para lagi ayah sampai di maki maki oleh ibunya sendiri , padahal saat itu aku sangat senang ingin bertemu dengan nenek tapi ternyata mereka sangat tidak menginginkan kami " ucap Yuli dengan isakan tangis nya
" tidak ada salah nya kita mencoba kesana bukan " ucap Aidil dengan penuh percaya diri
" baiklah terserah mu saja " ucap Yuli pasrah
__ADS_1
" tapi aku sudah lupa jalan ke sana " lanjut Yuli
" apa kamu masih ingat nama perkampungan nya atau kabupaten nya " tanya Aidil
" nama kampungnya ********* " ucap Yuli
" baiklah nanti aku akan menyuruh Bimo mencari kampung tersebut " ucap Aidil
tak butuh waktu terlalu lama kini Aidil dan Yuli beserta anak anaknya sudah sampai di depan rumah
" baiklah ayo kita masuk " ucap Aidil bersemangat dan di angguki oleh ke dua anaknya membuat Yuli mematung ditempatnya
" unda ayo acuk , uatkan Eddy Opi kan eddy ( bunda ayo masuk , buatkan Deddy kopi, kan Deddy) ucap Alfa dan diangguki oleh Aidil
Yuli yang melihat Aidil dan anaknya begitu kompak merasa ikut senang
waktu terus berjalan hingga tak terasa Aidil sudah 3 jam berada di rumah Yuli
" sepertinya hari sudah mulai gelap , sebaiknya kamu pulang ,gak enak sama tetangga " ucap Yuli kepada Aidil
" baiklah kalau begitu, ingat kita akan langsung berangkat besok ,Bimo sudah menemukan lokasi nya " ucap Aidil dan diangguki oleh Yuli
__ADS_1
" anak Deddy yang ganteng , Deddy kerja dulu ya jangan nakal " ucap Aidil ke pada sang kembar nya
" Eddy angan ulang , Ita mAci AU ain cama Eddy kan adek " ( Deddy jangan pulang , kita masih mau main sama Deddy kan Adek ) ucap Alfa dan di angguki oleh Alfi
" iya unda ( iya bunda ) ucap Alfi
" Deddy tidak pulang kok , Deddy tadi bilang mau kerja cari uang buat Alfa dan Alfi supaya bisa beli ... " ucap Aidil dan mendapat sautan dari ke dua anaknya
" mainan " teriak bersemangat Alfa dan Alfi
" baiklah kalau begitu Deddy pamit ya , sini Deddy cium dulu " ucap Aidil mencium kedua pipi Alfa dan Alfi
" sayang ,aku pulang dulu ya " ucap Aidil dan di angguki oleh Yuli
cup
Aidil mengecup kening Yuli sebelum melangkah pergi
" hati hati mas dijalan " ucap Yuli dengan wajah yang merona merah
" baiklah , aku pamit " ucap Aidil melangkah keluar
__ADS_1