Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
flashback


__ADS_3

singkat cerita


hari pernikahan Siska dan Kevin tinggal menghitung hari sedangkan hari pernikahan Bimo dan Dara tinggal menghitung Minggu , semua persiapan pernikahan Siska dan Kevin sudah 99% selesai yang membuat Kevin dan Siska sangat senang


semua undangan telah tersebar ke semua orang yang mereka kenal


Kevin yang baru pulang dari hotel berbaring sambil menghayal masa depannya bersama istrinya serta anak anaknya kelak


" *aku tidak percaya dua hari lagi aku sudah melepas status ku menjadi seorang suami ," Gumam Kevin Tersenyum kecut


" tapi bagaimana nanti jika aku tidak bisa menjadi suami yang baik bagi Siska , tapi aku akan berusaha untuk menjadi suami yang baik dan kepala keluarga yang baik pula " lanjut Kevin bergumam*


di rumah Siska


Siska sedang bersantai bersama keluarga nya di ruang tamu , Siska yang sangat bahagia karena sebentar lagi laki laki yang dicintainya atau laki laki yang pertama kali membuat hati nya merasakan yang namanya cinta akan menjadi suaminya


" ciee kak Siska seperti nya sangat senang akan menikah " ucap Nurul menggoda Kakak nya


" iya lah , siapa juga yang gak bahagia kalau mau menikah , memang nya kamu pacaran sama teman Aidil tapi ditinggal nikah hahaha " ucap Siska membuat Nurul cemberut


" kakak nyebelin tau gak ," ucap kesal Nurul


" iya mami ingat saat di hotel merayakan ulang tahun afdal , Nurul sampai tidak ingat waktu karena bermesraan berdua hahaha " ucap Yani menambahi ucapan Siska


" ahhg mami itu hanya masa lalu jangan di ungkit lagi " ucap Nurul kesal dan pergi meninggalkan mereka yang masih menahan tawanya melihat wajah Nurul yang sangat merah karena malu


" dan ingat , aku akan membawa pacar ku ke acara pernikahan kak Siska dan menyuruhnya untuk melamar ku lalu menikahiku sesegera mungkin " ucap Siska tegas dan melanjutkan langkahnya


" mami tunggu , tapi jangan bawa laki laki yang kamu bayar untuk ngaku pacar kamu ya " teriak balik mami nya yang tidak percaya dengan ucapan anaknya karena seingatnya saat Nurul di tinggal nikah Nurul hanya mengurung dirinya di kamar sampai sampai dia tidak mau makan

__ADS_1


saat itu Aidil sangat marah dan pergi ke rumah sahabat nya afdal lalu memukul nya habis habisan


flashback on


Aidil yang baru datang ke rumah karena saat itu kedua orang tuanya menelfon nya untuk pulang karena sang adik nya tidak mau makan dan keluar kamar


Aidil yang baru sampai langsung melangkah ke arah kamar Nurul dan mengetok pintu nya berkali kali tapi Nurul tetap tidak membukakan nya


Aidil tidak mau pergi dia terus mengetok pintu kamar Nurul dan sampai akhirnya Nurul membuka pintu dengan wajah dan rambut yang sudah tidak terurus membuat Aidil sangat Geram


" kenapa kamu seperti ini ?? tanya Aidil dengan suara yang pelan dan ditekan terlihat jelas wajah Aidil yang sangat emosi


Nurul langsung memeluk kakaknya dengan air mata yang sudah berlinang


" kak tidak usah dipikirkan , aku baik baik saja " ucap Nurul dengan suara yang menyedihkan


" kak afdal sudah nikah , tapi aku sudah ikhlas kok jadi Nurul mohon jangan melakukan hal hal buruk kepada nya " ucap Nurul jujur yang sudah takut dengan suara maupun wajah Aidil yang dipenuhi gejolak api emosi


" Nurul mohon kak ..hiks..hiks " ucap Nurul tak mampu melanjutkan kata katanya


" baiklah aku tidak akan ikut campur , tapi kamu harus hidup seperti biasa , cepat lah mandi dan makan jika kamu tidak mematuhi yang kukatakan afdal akan mati di tangan ku " ucap Aidil dengan tegas dan diangguki oleh Nurul dengan cepat


Aidil turun dengan wajah yang sudah memerah menahan emosi nya , saat itu menurut nya keluarga nya sudah di permalukan atau dianggap tidak mempunyai harga diri


zei dan Yani yang melihat putranya turun , terlihat jelas di mata kedua orang tuanya jika saat ini Aidil sangat emosi


" nak ayo makan dulu ,kamu baru sampai " ucap mami Yani mencoba untuk menahan putranya


" aku ada urusan penting " ucap Aidil datar

__ADS_1


" ohh tapi kamu cepat pulang ya , kalau gak mami tidak akan memasakkan makanan kesukaan mu lagi " ucap Yani lagi yang sudah tidak tau bagaimana menahan putranya


" Aidil ayo lah kita cerita cerita dulu mumpung papi sudah pulang dari luar negeri , kita sudah lama tidak ngobrol dan becanda satu sama lain kan " ucap zei


" urusan Aidil tidak bisa ditunda " ucap Aidil mengambil jas nya


" Bimo sudah menunggu diluar " ucap Aidil lagi pergi begitu saja


Bimo langsung melajukan mobilnya meninggalkan kediaman keluarga Aidil tanpa bertanya dulu ke mana arah tujuan nya saat ini karena Bimo tau kondisi bos nya saat ini sedang tidak baik


" ke rumah afdal " ucap singkat Aidil dan diangguki oleh Bimo


tak lama kemudian mereka sudah sampai , para satpam yang melihat kedatangan Aidil langsung memperbolehkan masuk karena Aidil dulu memang sering datang ke sana


Aidil langsung membuka pintu rumah afdal dengan wajah yang semakin memerah tak sabar ingin menghabisi lawannya yang sudah mengaggap keluarga nya seperti sampah


Aidil melihat afdal sedang berduaan bersama wanita kemungkinan istrinya sedangkan afdal yang melihat Aidil datang langsung berdiri ingin menyapanya tapi tinjuan Aidil lebih dulu menyapanya


" kamu kenapa ?? tanya Afdal memegang pipinya yang terasa sangat sakit


" brengsek " teriak Aidil lalu memukul afdal habis habisan membuat wanita yang berada disitu berteriak histeris membuat para satpam langsung masuk dan menarik Aidil di ikuti oleh Bimo


" lepaskan " teriak Aidil yang sudah seperti dirasuki iblis


" sudah bos , nanti dia bisa mati " ucap Bimo menenang kan


" dia memang pantas mati , dia tidak berhak hidup " teriak Aidil meronta ronta dilepaskan tapi Tanaga beberapa satpam dan Bimo membuat Aidil tidak bisa terlepas


flashback end

__ADS_1


__ADS_2