
dua bulan telah berlalu Yuli dan Aidil perlahan demi perlahan sudah mulai mengikhlaskan kepergian anaknya dan satu bulan pula Aidil sudah kembali melaksanakan kewajiban nya sebagai seorang suami yaitu memakan istrinya
Yuli sangat dibuat lelah oleh suaminya yang selalu beralasan agar anaknya nanti cepat tumbuh di dalam rahim Yuli untuk mencegah Alfa dan Alfi mengetahui kebenaran nya , Yuli pun hanya bisa menurut karena mau tidak mau itu sudah kewajiban nya
sedangkan Siska sudah memberi tahukan tentang berita bahagia nya bersama Kevin , dia sudah mengandung sang kecil yang sudah mau menginjak 1 bulan
Siska sedikit berbeda dengan Yuli saat mengidam , Siska hanya ingin selalu dipeluk dia tidak mau ditinggal kan oleh Kevin , Siska sangat manja seperti anak kecil jika ditinggal 10 menit saja Siska sudah terisak seperti anak anak yang tidak di beri ASI oleh ibunya
Kevin pun juga merasakan sengsara mau gimana, jika dia ingin buang air besar saja Siska ingin mengikuti nya , seperti Takut jika Kevin meninggalkan nya ,seperti saat Kevin meninggalkan kan nya dulu
" sayang aku mau kerja , kamu gak usah ikut yah " ucap Kevin lembut yang sangat sengsara di ekori Mulu sama istrinya
tapi dengan wajah yang cemberut Siska menggeleng kan kepalanya dengan mata yang sudah berkaca-kaca
" kamu nanti kecapean kalau ikut , aku janji akan pulang cepat " ucap Kevin memeluk Siska tapi saat Kevin ingin melepaskan pelukannya Siska malah mempererat pelukannya
" aku ikut " ucap Siska lirih masih memeluk tubuh Kevin
" gimana kalau kita jalan jalan nanti kalau aku sudah pulang kerja " ucap Kevin membuat Siska menoleh kan kepalanya keatas agar bisa melihat wajah Kevin
" mau " ucap Siska manja
" yasudah , kamu istirahat di rumah dulu ya biar aku kerja nanti aku akan cepat pulang biar bisa jalan jalan " ucap Kevin
__ADS_1
" mau ikut juga " ucap lagi Siska manja
" anak kamu mau ikut " ucap Siska tegas yang membuat Kevin diam , dia sudah tidak bisa berkata kata lagi jika istrinya sudah mengeluarkan jurus andalan nya
" baiklah ,tapi kamu nanti di ruang ku aja ya " ucap Kevin
" siap " ucap Siska semangat dan menarik tangan Kevin agar mengikuti nya
" ehh mau kemana ?? tanya Kevin bingung
" gantiin baju ku " ucap Siska yang membuat Kevin hanya pasrah Walaupun saat memakaikan baju istrinya si Otong nya juga ikut mau memasang didalam tempat seharusnya tapi Kevin tidak ingin dulu melakukan karena janin istrinya masih terlalu lemah
.......
Aidil turun dengan pakaian yang rapih sudah siap untuk berangkat bekerja
" aku kerja dulu ya sayang " ucap Aidil melangkah ke arah istrinya
" iya , hati hati ya " ucap Yuli
Aidil pun mencium kening istrinya serta pipi kedua anak kembar nya secara bergantian
saat di kantor Aidil mendatangi Bimo yang sedang melamun
__ADS_1
" Woi " teriak Aidil didepan Bimo yang membuat Bimo langsung lompat karena kaget
" astaga , dasar gila " ucap Bimo kaget
" kamu bilang apa sialan ?? tanya Aidil dengan tatapan tajam
" salah ngomong bos , lagian siapa suruh main kaget kagetin orang " ucap Bimo
" kamu yang ngapain pagi pagi sudah ngelamun ?? tanya Aidil
" aku bingung sama si Dara masa dia tadi pagi seperti sedang kerasukan , dia tiba tiba mengganas " ucap Bimo curhat deh mah
" kerasukan hantu ?? tanya Aidil
" bukan , tadi tiba tiba dia langsung mulai memakan ku saat masih belum bangun kan biasanya aku yang meminta dan memulai nya duluan tapi tadi pagi dia seperti kerasukan " ucap Bimo
" memangnya kamu kalau minta berapa kali dalam seminggu ?? tanya Aidil penasaran karena dia tidak ingin disaingi
" mungkin 8 kali bos kadang juga lebih kalau lagi minum obat " ucap Bimo yang membuat Aidil membulat kan matanya
" apa kamu masih waras bim , apa dara tidak mati dirumah ?? tanya Aidil yang sangat ketinggalan jauh jika dibandingkan dengan dirinya
" ngaco Lu bos , itu ma masih kurang , buktinya dia belum hamil " ucap Bimo yang membuat Aidil tertawa terbahak-bahak dan pergi meninggalkannya
__ADS_1