Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
Yuli sadar 2


__ADS_3

Aidil kini membaringkan tubuh istrinya di kamar mereka tak lama datang kedua si kembar dengan tangisan yang pecah


" Bunda kenapa tidur tadi ?? tanya Alfa memeluk bunda nya erat


" iya bunda langsung tidur di lantai tidak mau bangun " ucap Alfi juga ikut memeluk tubuh bunda nya


" maaf ya , bunda lagi kecapean " ucap Yuli pelan


" kamu gak mau dibawa ke rumah sakit saja sayang ?? tanya Aidil yang khawatir dengan kondisi istri nya


" tidak usah mas " jawab Yuli


" tapi wajah kamu pucat sekali Lo " ucap lagi Aidil


" gakpapa aku cuma kecapean " jawab Yuli berusaha tersenyum tipis meski sebenarnya kepalanya masih sedikit pusing


tak lama setelah itu seseorang datang masuk kemar mereka begitu saja


" kamu kenapa Yuli , sampai pingsan ?? tanya mami Yani yang juga ikut kerena diceritakan oleh Siska


" kamu gak mau dibawa ke rumah sakit saja Yul ?? tanya papi Zei , Yuli hanya menggeleng kan kepalanya


" kak coba cek kondisi Yuli " ucap Aidil dan diangguki oleh Siska


" apa yang kamu rasakan sekarang Yuli ?? tanya Siska


" cuma pusing " jawab Yuli


beberapa saat kemudian Siska sudah selesai memeriksa Yuli

__ADS_1


" kondisi kamu baik baik saja , tapi kamu mending coba periksa ke rumah sakit saja deh , alat yang aku bawa tidak lengkap dan juga aku tidak membawa obat buat kamu " ucap Siska


" tidak usah kak , aku baik baik saja" jawab Yuli


" kamu ada ngerasa mual gak ?? tanya Siska tapi mendapat gelengan kepala dari Yuli


" kok kakak tidak tau sih , percuma saja dokter " ucap Aidil


" hei anak kampang , kamu pikir dengan alat seperti ini langsung bisa tau istri mu sakit apa " ucap Siska ngeggas


" iya aunty Siska tidak bisa , coba kalau kakak pasti bisa " ucap Alfa ikut campur


" kan kami sering main dokter dokteran jadi kami sudah pintar " ucap Alfi


" terserah mu kembar , kamu tau gak kalau kalian berdua sama nyebelin sama Deddy mu " ucap Siska kesal yang mendapat tawa dari papi dan mami nya


" jangan sampai anak ku nanti ketularan sama kalian bertiga " ucap Siska mengelus perutnya yang sudah mulai terlihat buncit walau masih tidak terlalu jelas


" iya , kami kan kakak jadi kami yang akan jadi bos nya nanti " ucap Alfi


" enak saja , makanya suruh Deddy kalian sama Bunda bikin lagi adik jangan gunakan anakku jadi panutan kalian " ucap Siska


" Isssh aunty nyebelin , nanti kakak curi saja kalau aunty tidak mau kasih ke kami " ucap Alfa


" sudah lah pusing palaku lama lama sama Kelian bertiga , aku sebagai dokter tidak tau penyakit kalian bertiga , entah virus apa yang menyebar ke diri kalian bertiga " ucap Siska yang sudah mulai terpojok oleh si kembar


" yasudah kalau aunty nanti tidak mau , nanti adek main sama adik kami yang diperut aunty Dara " ucap Alfi


" hei anak kurcaci , anak ku lebih dulu lahir nanti jangan menyesal ya " ucap Siska

__ADS_1


" Bunda , aunty pelit " rengek Alfa


" aunty cuma bercanda " jawab Yuli mengelus rambut putranya


" mami sama papi nginap disini nanti malam , takut ada apa apa " ucap Zei


" yey , Oma sama kai mau tinggal di rumah kita , nanti kita main ya Oma " ucap Alfi senang


" iya kita main sepuasnya " ucap Oma nya yang semakin membuat Alfi gembira


" kalau mau tidur sama Oma juga gakpapa " ucap Zei yang sudah tau jika kedua anak kembar itu tidak ingin tidur dengan Oma nya , mereka sudah trauma saat mereka tidur dengan Yani


" tidak mau " ucap tegas Alfa dan Alfi bersamaan


" wahahaha " tawa Zei sangat puas melihat wajah istri nya yang cemberut


" memangnya kenapa tidak mau tidur sama Oma ?? tanya Aidil


" Oma kalau tidur berisik , kalau tidur mami gini Deddy" ngoooookkk) ucap Alfa meniru Oma nya


" iya Oma juga tidak bisa diam kalau tidur , sering peluk adek tapi dipeluk kaya boneka , berat sekali , juga adek sering di jadikan bantal sama Oma " ucap Alfi kesal


" awahahah " tawa mereka kembali pecah kecuali Yani yang sudah malu


" ihh cucu Oma kalau bohong , memang sangat pintar " ucap Yani


" siapa yang bohong ,Oma memang gitu kok " ucap Alfa


" mana ada Oma seperti itu, Oma tidak lihat kok " ucap mami Yani

__ADS_1


" kan Oma tidur ya tidak bisa lihat lah " ucap Alfa


__ADS_2