
Aidil yang se dari tadi tidak bisa tidur segala gaya telah dilakukan tapi masih tetap mata nya tidak bisa terpejam
" *astaga kenapa aku gak bisa tidur, aku selalu merindukan bau wangi Yuli " gumam Aidil prustasi
" aku harus melakukan sesuatu" lanjut Aidil mencoba merencanakan sesuatu yang akan membuatnya tidur dengan Yuli*
Aidil pertama tama menelfon nomor Yuli yang telah di salinnya kemarin saat ke hutan
trut
trut
" halo " ucap seseorang perempuan di sebrang sana
" hai ,aku kangen " ucap Aidil yang sudah menjadi bucin
" ini siapa ya ?? tanya Yuli
" siapa lagi kalau bukan calon suami mu " ucap Aidil membolak balikan badannya di kasur
" apa sih malam malam nelfon gak bisa besok apa " omel Yuli
" kan aku kangen ," ucap Aidil
" astaga, ni cowok mesum ngapain sih ,lebay bettul " ucap Yuli kesal
__ADS_1
" ya udah tidur dah ,tapi jangan lupa save no ku nanti kalau terjadi apa apa langsung hubungi aku saja ya ":ucap Aidil
" hmm , aku matikan ya " ucap Yuli
" tu......." telfon langsung dimatikan Yuli sebelum Aidil melanjutkan kata katanya
baiklah sayang mari kita lihat apa kamu sanggup jika tidak tidur dengan orang tampan seperti calon suami mu ini" ucap Aidil pada dirinya sendiri
Aidil bangun dari tempat tidurnya dan mencari sesuatu
" nah ketemu kau saos" ucap Aidil dengan senyuman licik
Aidil melangkah ke depan kamar Yuli membawa sandal dan saos
Aidil mengoleskan saos ke telapak kakinya dan menginjak lantai didepan Yuli yang mana membuat jejak seperti bekas darah , kemudian Aidil langsung menggunakan sendalnya untuk kekamarnya supaya tidak ketahuan
saatnya beraksi " ucap Aidil dengan senyuman liciknya
trutt
trutt
" matikan lampu di lantai paling atas lima menit lagi , jangan nyalakan setelah saya menyuruh kalian " pintah Aidil dan langsung mencari kain berwarna putih di lemarinya
saat sudah menemukan benda yang dicari nya dengan cepat Aidil langsung menutupi tong sampah yang ada di depan kamar Yuli menggunakan kain putih tersebut
__ADS_1
" semuanya siap tinggal nunggu lampunya mati " ucap Aidil dengan tersenyum penuh kemenangan
tiba tiba lampu langsung mati membuat Aidil segera mengetok ngetok pintu Yuli dengan keras
Yuli yang sudah tidur karena mendengar ketikan pintu yang begitu keras , saat membuka matanya Yuli tidak bisa melihat apa apa dengan cepat dia mencari hp nya dan menyalakan senter
Yuli melangkah perlahan ke arah pintu dengan senter di tangannya dan
ceklek
Yuli membuka pintu tapi tidak ada siapa siapa tiba tiba senternya terarah pada sosok putih didepannya membuat Yuli menundukkan kepalanya tidak ingin melihat penampakan didepannya namun lagi lagi yang dilihatnya salah jejak kaki berwarna merah membuat Yuli langsung berteriak dan menutup pintunya
Yuli segera berlari kekamar nya dan menutupi badannya dengan selimut
Aidil yang dari tadi mengintip di pintunya cekikikan melihat reaksi Yuli yang ketakutan
Aidil yang tidak ingin ketahuan segera mencari kain pel dan mengepel lantai tersebut tak lupa dia membuang kain putih itu di tong sampah
" seumur hidup aku baru pertama kali ngepel lantai seperti ini ," gumam Aidil
# terimakasih#
#like#
#vote#
__ADS_1
#kritikan / comen untuk mempelajari hal hal yang menurut pembaca salah atau hal sebagainya