
Siska dan Kevin pulang dengan menggunakaan motor Kevin , Siska meninggalkan mobilnya di rumah sakit karena dia ingin berduaan dengan Kevin
motor Kevin melaju dengan kecepatan sedang , udarah malam yang cukup dingin membuat Siska sedikit mengeratkan pelukannya membuat Kevin yang menyetir tersenyum penuh kemenangan karena ada sesuatu di belakangnya yang menempel di punggung nya
" kenyal kenyal ya sis " ucap kevin ke Siska yang tidak tau apa yang diucapkan Kevin
" apa yang kenyal ?? tanya Siska bingung
" tidak apa ,lupakan saja , peluk aku sangat erat aku ingin menambah kecepatan,udara nya lumayan dingin " ucap Kevin kembali ingin mengambil kesempatan
Siska yang tidak mengerti hanya mengiyakan dan mengeratkan pelukannya ke Kevin
tak lama kemudian Kevin dan Siska sudah sampai di rumah utama
Siska turun dari motor Kevin dan melepaskan helm nya lalu mengembalikan nya balik kepada Kevin
" ayo kak masuk " ucap Siska
" hmm kayaknya sih aku mau pulang saja , gak enak sama mami mu " ucap Kevin yang membuat Siska sedikit cemberut
" ayo lah kak , nginap disini aja sekalian " ucap lagi Siska dengan suara yang manja
" aduh gimana ya , hmm gimana kalau besok aku singgah " ucap Kevin
" kak Kevin " rengek Siska yang terpaksa membuat Kevin turun dari motornya , senyuman Siska kembali terukir manis diwajahnya
" baiklah , aku akan mampir tapi tidak lama " ucap kevin dan diangguki oleh Siska
mereka berdua masuk kedalam rumah utama , saat sudah memasuki pintu mata Kevin langsung tertuju kepada dua bocah yang sedang merebutkan mainan
__ADS_1
" loh kok rebutan , ganti gantian aja " ucap Kevin ikut duduk disamping sang kembar
" uncle " teriak Alfa dan Alfi memeluk Kevin
" kakek mudah Alfa dan Alfi sudah kembali " ucap Kevin dengan nada yang ceria membuat Siska tertawa dibelakang nya
" hahaha kak Kevin ternyata sudah jadi kakek , aku gak jadi nikah sama orang yang sudah mempunyai cucu " ucap Siska disela tawanya membuat Kevin berdiri menatap Siska dengan serius
" apa kamu hanya mempermainkan ku ?? tanya Kevin dengan suara yang dingin membuat Siska melototkan matanya karena tadi dia hanya bercanda tapi malah dianggap serius sama Kevin
" ini uncle mainan " ucap Alfa polos memberikan mainan yang mereka berdua rebutkan tadi
Kevin kembali menoleh ke arah Alfa dan Alfi , Kevin hanya bisa menghembuskan nafas nya kasar
" aku hanya bercanda " ucap Siska dengan senyuman tipis
" aku tidak suka kamu bercanda tentang hal seperti itu " ucap lagi Kevin dengan serius
" ok " jawab Alfa dan Alfi kompak membalas perminta maafan dari Siska
" Alfa Alfi dimana Oma ,kai , deddy ,bunda , aunty , nya Alfa dan Alfi ?? tanya Siska karena tak ingin berurusan dengan kedua bocah tersebut
" kalau deddy sama bunda ada dikamar , tadi Alfa di usir Deddy keluar katanya ingin kasih dedek " ucap Alfa yang membuat Siska dan Kevin kepanasan mendengar nya
" ohh gak usah dilanjutkan ya Alfa , aunty sama uncle duluan " ucap Siska buru buru menarik tangan Kevin ke arah ruang tamu
" kenapa kamu lari dari mereka ?? tanya Kevin saat sudah di ruang tamu
" mereka berdua selalu membuat ku kepanasan " ucap Siska yang kembali membuat Kevin Tersenyum jail
__ADS_1
" makanya buka bajumu , biar aku kipas " ucap Kevin cengingisan yang mendapat jeweran dari Siska
" aduhh sakit ,ampun " teriak Kevin meringis kesakitan
" dasar Kevin mesum , pencuri kesempatan " ucap Siska kesal
" hehehe kan gpp sama calon istri " ucap Kevin cengingisan
" calon istri , tapi belum di lamar ,belum ada kepastian ,hanya janji saja tapi tidak ada buktinya " ucap Siska kesal yang membuat Kevin menggaruk kepalanya yang tidak gatal
" baiklah aku akan melamarmu malam ini didepan semua keluarga mu " ucap Kevin dengan bodohnya
" baiklah aku pegang janjimu , apa kamu sudah ada kata kata untuk melamar ?? tanya Siska ingin memancing Kevin dan diangguki oleh Kevin
" coba ?? ucap Siska
" Siska didepan semua keluarga mu aku ingin mengatakan hal yang sangat penting , aku ingin kau menjadi istriku , Kevin tidak mau mendengar kan sebuah penolakan aku hanya ingin kamu menerimanya ,itu saja , jadi apa kamu mau menikah denganku " ucap kevin berjongkok dihadapan Siska dengan pas bunga kecil ditangannya
" aku mau karena tidak bisa menolak " jawab Siska mengambil pas bunga tersebut
prok
prok
prok
suara tepukan tangan dari arah tangga yang ternyata Yani dan zei sudah dari tadi disana , Siska memang sudah mengetahui karena dia berhadapan dengan tangga sedangkan Kevin berlawanan arah , Siska memang sengaja menjebak Kevin agar segera menjadi suaminya
Kevin seakan tak tau lagi cara bernafas saat menoleh kebelakang yang ternyata sedari tadi papi dan mami nya Siska mendengar semua ucapannya
__ADS_1
"